Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MANAJEMEN PEMBELAJARAN BERBASIS DARING DALAM RANGKA MEMUTUS MATA RANTAI PENULARAN COVID-19 DI PERGURUAN TINGGI SWASTA LEMBAGA LAYANAN PENDIDIKAN TINGGI (LLDIKTI) WILAYAH VII Suyono
Ed-Humanistics : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 5 No 1 (2020): Ed-Humanistics
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Hasyim Asy'ari (Unhasy) Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.063 KB) | DOI: 10.33752/ed-humanistics.v5i1.708

Abstract

Salah satu usaha pemerintah untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 adalah untuk mengurangi pengelompokan masa masyarakat, oleh karena itu sesuai dengan surat edaran menteri pendidikan dan kebudayaan republic indonesia nomor 3 tahun 2020 tentang pencegahan corona virus disease (Covid-19) pada satuan pendidikan. Sangat tepat dan harus didukung dan di sukseskan serta di publikasikan secara besar-besaran. Perguruan Tinggi Swasta Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII, mempunya kewajiban untuk melaksanakan surat edaran tersebut diatas dengan cara melaksanakan rapat secara online terhadap Perguruan Tinggi di wilayahnya yang dilaksanakan pada hari/tanggal: Rabu, tanggal 8 April 2020. Adapun kegiatan yang lainnya yang telah dilaksanakan oleh LLDIKTI Wilayah VII terhadap PTS adalah memberikan hibauan agar PTS segera melaksanakan perkuliahan secara daring sesuai dengan surat edaran dari LLDIKTI Wilayah VII nomor: 578/Tahun 2020, tentang Pencegahan corona virus disease (Covid-19) (Surat edaran LLDIKTI Wilayah VII Nomor 578/TAHUN 2020 tanggal 16 Maret 2019). Adapaun fasilitas aplikasi converencing/metode-metode daring yang digunakan dalam pelaksanaan Study From Home (SFH) di PTS LLDIKTI Wilayah VII antara lain: SPAD, Zoom Meeting, Google Class Room, Email, Whatsapp, Telegram, Youtube. Sebagian besar PTS di lingkungan LLDIKTI Wilayah VII sudah melaksanakan Perkuliahan secara daring. Dengan adanya perkuliahan secara daring maka tidak terjadi pengelompokan masa yang sebagai mana biasanya dilakukan perkuliahan secara tatap muka, sehingga penularan Covid-19 dapat dicegah. Walaupun semua kegiatan itu dilakukan di rumah atau dengan metode daring sehingga program pemerintah memutus rantai penularan covid-19 bisa berjalan dengan baik dan sukses. Dan perkuliahan tetap berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku, yaitu tetap terpenuhi capaian pembelajana. Kampus tidak boleh tutup harus ada kegiatan, sedangkan Pimpinan PTS agar memfasilitasi kepentingan seluruh anggota civitas akademika Perguruan Tinggi tersebut. Kata Kunci: Pembelajaran, Daring, Memutus rantai penularan Covid-19
Reliabilitas Sistem dengan Pendekatan Nonparametrik Izzati Wulandari; Suyono; Widyanti Rahayu
Jurnal Statistika dan Aplikasinya Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Statistika dan Aplikasinya
Publisher : Program Studi Statistika FMIPA UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSA.03102

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai reliabilitas sistem dengan pendekatan nonparametrik, yaitu waktukegagalan suatu komponen tidak dimodelkan dengan distribusi parametrik tertentu. Dengan pendekatanini pertama-tama diturunkan transformasi Laplace dari reliabilitas sistem, yang memuat transformasiLaplace Stieltjes dari waktu kegagalan suatu komponen. Selanjutnya dengan menggunakan fungsidistribusi empirik dari data realisasi, transformasi Laplace ini diinversi secara numerik denganmenggunakan bantuan software matematika. Selain itu, dalam penelitian ini juga membahas reliabilitassistem seri dengan pendekatan nonparametrik.
PERAN POLRI DALAM UPAYA PREVENTIF TERHADAP PENGGUNA NARKOTIKA DITINJAU DARI PENDEKATAN SOSIOLOGI HUKUM PADA MASYARAKAT DI KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA Agus Kasiyanto; Suyono
Jurnal de Facto Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : Pascasarjana Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepolisian Republik Indonesia sebagai unsur terdepan dalam penanggulangan terhadap setiap ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba haruslah memiliki upaya-upaya dalam penanggulangan penyalahgunaan narkoba baik secara Pre-emptif, Preventif dan Represif. Upaya pre-emptif pada dasarnya berupa pembinaan kegiatan-ketiatan positif bagi masyarakat, sedangkan upaya Preventif berupa pengendalian dan pengawasan jalur resmi peredaran gelap narkoba. Upaya represif berupa penindaklanjutan dan penegakan hukum guna membuat pelaku menjadi jera dan tidak mengulangi perbuatannya. Tindak pidana narkoba telah bersifat transnasional yang dilakukan dengan menggunakan modus operandi yang tinggi, teknologi canggih didukung oleh jaringan organisasi yang luas dan sudah banyak menimbulkan korban terutama dikalangan generasi muda bangsa yang sangat membahayakan kehidupan masyarakat, bangsa, dan Negara. Penyebaran narkoba telah mencapai tingkat yang sangat memprihatinkan. Metode pendekatan masalah yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan yang bersifat yuridis sosiologis (sociological research) yaitu suatu penelitian dalam disiplin hukum berdasarkan kenyataan yang terjadi dalam masyarakat. Upaya yang dilakukan oleh satuan Reserse Narkoba dalam Penaggulangan penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Penajam Paser Utara yang meliputi: (a) upaya pre-emtif yaitu pada dasarnya berupa pembinaan kegiatan-ketiatan positif bagi masyarakat, (b) upaya preventif yaitu merupakan tindak lanjut dari upaya Pre-Emtif yang menekankan pada menghilangkan kesempatan untuk melakukan kejahatan dan (c) upaya represif yaitu berupa penindaklanjutan dan penegakan hukum guna membuat pelaku menjadi jera dan tidak mengulangi perbuatannya.