Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh persediaan terhadap laba melalui penjualan. Metode pengumpulan data digunakan dengan cara observasi dan wawancara. Data yang diperoleh berupa laporan keuangan perusahaan yaitu neraca dan laporan laba/rugi dari tahun 2010 – 2015. Hasil penelitian menunjukan bahwa :Hasil analisis korelasi antara X1 terhadap X2 sebesar r = 0,270 dan termasuk dalam kategori rendah yang bersifat positif sempurna (searah). Hasil korelasi antara X2 terhadap Y sebesar r = 0,601 dan termasuk dalam kategori kuat yang bersifat positif sempurna (searah). Sedangkan hasil korelasi antara X1 terhadap Y sebesar r = 0,576 dan termasuk dalam kategori sedang yang bersifat positif sempurna (searah). Hasil analisis determinasi antara X1 terhadap X2 sebesar Kd = 7,31% yang berarti persediaan mempunyai kontribusi 7,31% terhadap penjualan sedangkan sisanya 92,69% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Hasil analisis determinasi X2 terhadap Y sebesar Kd = 36,10% yang berarti X2 mempunyai kontribusi 36% terhadap Y sedangkan sisanya 63,90% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Sedangkan hasil analisis determinasi X1 terhadap Y sebesar Kd = 33,20% yang berarti X1 mempunyai kontribusi 33,20% terhadap Y sedangkan sisanya 66,80% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Hasil analisis uji hipotesis (uji t) antara X1 terhadap X2 sebesar thitung = 0,562 sedangkan ttabel = 2,312 yang berarti thitung< ttabel maka kriterianya adalah Ha ditolak dan Ho diterima. Hasil analisis uji hipotesis (uji t) antara X2 terhadap Y thitung = 1,503 sedangkan ttabel = 0,569 yang berarti thitung< ttabel maka kriterianya adalah Ho ditolak dan Ha diterima. Sedangkan Hasil analisis uji hipotesis (uji t) antara X1 terhadap Y thitung = 1,410 sedangkan ttabel = 0,569 yang berarti thitung< ttabel maka kriterianya adalah Ho ditolak dan Ha diterima.