Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Seni Merespons Situasi Suryajaya, Martin
Urban: Jurnal Seni Urban Vol 6, No.2: Oktober 2022
Publisher : Sekolah Pascasarjana Institut Kesenian Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52969/jsu.v6i2.154

Abstract

Pemetaan Tren Riset Seni Rupa di Jurnal Terindeks Scopus 1928 – 2023 Suryajaya, Martin
Jurnal Senirupa Warna Vol. 12 No. 2 (2024): Seni, Ekspresi dan Eksistensi
Publisher : Faculty of Arts and Design, Jakarta Institute of the Arts

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36806/jsrw.v12i2.219

Abstract

Artikel ini mengkaji tren riset dalam bidang seni rupa yang terdokumentasi dalam jurnal-jurnal terindeks Scopus dari tahun 1928 hingga 2023. Studi ini menggunakan metodologi analisis bibliometrik dan pendekatan humaniora digital untuk mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan menganalisis data publikasi ilmiah. Melalui pengolahan dataraya (big data), studi ini berhasil mengungkap pola, topik, dan arah riset seni rupa yang telah berkembang selama hampir satu abad. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat beberapa fase signifikan dalam tren riset seni rupa, yang ditandai dengan perubahan dalam tema, teknik, dan metodologi. Pada awal periode, riset dominan berkutat pada studi sejarah dan kritik seni. Kemudian, tren bergerak menuju kajian interdisipliner, integrasi teknologi, dan analisis kontekstual yang lebih luas. Studi ini juga mencatat peningkatan signifikan dalam jumlah publikasi dan keragaman geografis penulis, yang mencerminkan globalisasi riset seni rupa. Penggunaan algoritma dan teknik penambangan teks (text mining) dalam humaniora digital memungkinkan identifikasi terhadap pergeseran topik dan kerangka teori dalam riset seni rupa. Kesimpulannya, artikel ini memberikan peta komprehensif terhadap dinamika riset seni rupa dan membuka wawasan baru tentang potensi humaniora digital dalam mendukung dan memperluas cakrawala penelitian di bidang ini. Studi ini menawarkan sumber daya berharga bagi para peneliti, akademisi, dan praktisi yang tertarik dalam pengembangan dan diseminasi pengetahuan seni rupa.
MAGIC ROOM MANIFESTASI: PEMANFAATAN STREAMDIFFUSIONSEBAGAI SISTEM GENERATIVE AI REAL-TIME DALAM PRAKTIKSENI BERBASIS TEKNOLOGI Ganesha, Fariz; Suryajaya, Martin; Achnas, Nan Triveni
Profilm Jurnal Ilmiah Ilmu Perfilman dan Pertelevisian Vol. 5 No. 1 (2026): Volume 05 Nomor 1 - Maret 2026
Publisher : Akademi Komunikasi SAE Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56849/jpf.v5i1.120

Abstract

Perkembangan pesat kecerdasan buatan generatif (AI) mendorong transformasi mendasar dalam praktik seni berbasis teknologi, yaitu pergeseran dari pembuatan visual statis menuju eksplorasi sistem dinamis yang interaktif dan responsif. Penelitian ini berfokus pada analisis pemanfaatan diffusion model yang dioptimalkan untuk interaksi langsung, khususnya StreamDiffusion, sebagai inti dari sistem generatif AI waktu-nyata dalam konteks praktik seni media. Dengan menggunakan metodologi practice-based research, studi ini menjadikan karya   seni instalasi Magic Room Manifestasi sebagai artefak kunci. Karya tersebut mengintegrasikan StreamDiffusion dengan platform TouchDesigner untuk secara real-time menerjemahkan input naratif personal dan data gestur tubuh peserta menjadi representasi visual generatif. Data dikumpulkan melalui observasi terhadap interaksi pengguna dan wawancara reflektif singkat pasca-pengalaman. Hasil analisis mengungkapkan bahwa StreamDiffusion memungkinkan AI berfungsi sebagai sistem responsif yang aktif memediasi hubungan triadik antara intensi subjektif pencipta/peserta, tindakan tubuh fisik, dan manifestasi visual digitalnya. Temuan ini menegaskan peran generatif AI waktu-nyata yang melampaui fungsi instrumental sebagai sekadar alat produksi gambar. Dalam praktik seni media kontemporer, teknologi   ini   beroperasi sebagai medium reflektif berbasis sistem, yang membuka ruang untuk dialog dinamis, negosiasi makna, dan pengalaman estetis yang muncul (emergent) dari proses interaksi itu sendiri.