Latar Belakang : Angka tidak sarapan pada anak-anak di Yogyakarta hingga 60%. Melewatkan sarapan akan menurunkan konsentrasi dan anemia. Anak usia sekolah memerlukan media yang sesuai dan memadai untuk menambah pengetahuan serta pengembangan sikap dan norma t entang kesehatan. Media yang dipilih dan mudah diterapkan kepada anak usia sekolah salah satunya melalui permainan ular tangga.Tujuan: Mengetahui pengaruh penyuluhan gizi tentang sarapan pagi melalui permainan ular tangga terhadap asupan zat gizi makro (Energi, Protein, Lemak, Karbohidrat) pada siswa kelas V di SD Negeri Bhayangkara Yogyakarta. Metode: Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Bhayangkara Yogyakarta dengan menggunakan desain one group pretest-posttest. Jumlah sampel adalah 43 siswa, dipilih dengan teknik sistematik random sampling.Data dianalisis dengan menggunakan uji Paired T-Test dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil :Rata-rata asupan untuk zat gizi makro (energi, protein, lemak, karbohidrat) menunjukkan terjadi peningkatan asupan setelah diberikan intervensi. Berdasarkan uji statistik terdapat pengaruh penyuluhan gizi melalu permainan ular tangga terhadap asupan energi, protein, dan karbohidrat (p value: 0,000), namun tidak demikian dengan asupan lemak (p value : 0,079). Kesimpulan: Ada pengaruh penyuluhan gizi tentang sarapan pagi melalui permainan ular tangga terhadap asupan energi, protein, dan karbohidrat pada siswa SD Negeri Bhayangkara Yogyakarta(p<0,05). Tidak ada pengaruh penyuluhan gizi tentang sarapan pagi melalui permainan ular tangga terhadap asupan lemak pada siswa SD Negeri Bhayangkara Yogyakarta (p>0,05).Kata kunci :Asupan zat gizi makro, permainan ular tangga, anak sekolah dasar.Background:The highest number of children that has not breakfast in Yogyakarta is up to 60%. Skipping the breakfast will reduce concentration and anemia. Students need corresponding media to increase knowledge development attitudes and norms about healthy. One of the media that easy to apply is ular tangga board game. Objective:To knowthe influence of nutrition counseling about breakfast through ular tangga board game to macronutrien intake (energy, protein, fat, and carbohydrate) of elementary school on students of Bhayangkara Yogyakarta. Method:This research was conducted at Bhayangkara State Elementary School Yogyakarta which took place in February 2017 by using one group pretest-posttest design. The sample of this research is 43 students ,using systematic random sampling technique. Data was analyzed by using Paired T -Test with significance level 0,05.Result:Average intake for macro nutrients (energy, protein, fat,carbohydrate) showed an increase in intake after intervention. Based on statistical test there is the influence of nutritional counseling through ular tangga board game aga ints intake of energy, protein, carrbohydrate (p value: 0,000), but no effect with fat intake (p value : 0,079). Conclusion:There is influence of nutrition counseling about breakfast through ular tangga board game to energy, protein and carbohydrate intake at elementary school student of Bhayangkara Yogyakarta. Not influence nutrition counseling about breakfast through game of snake ladder to fat intake at elementary school student of Bhayangkara Yogyakarta (p > 0,05)Keywords: intake of macro nutrients, ular tangga board game, primary school students.