Andi Mauliyana
STIKES Mandala Waluya Kendari

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN IMUNISASI IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA BAYI USIA 9-11 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MOKOAU KOTA KENDARI Nurhikmah Nurhikmah; Andi Mauliyana
MIRACLE Journal Of Public Health Vol 1 No 2 (2018): Miracle Journal of Public Health
Publisher : Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cakupan imunisasi lengkap pada bayi ditargetkan sebesar 100%, data di Wilayah Kerja Puskesmas Mokoau belum mencapai target dan termasuk urutan pertama terendah dibandingkan Puskesmas lain di Kota Kendari, Tahun 2014 sebesar 68,79%, Tahun 2015 sebesar 83,50% dan Tahun 2016 sebesar 78,51%. Jenis penelitian analisa kuantitatif dengan desain Cross Sectional Study. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 8 Maret sampai 8 April 2018. Populasi semua ibu yang memiliki bayi usia 9-11 bulan periode Januari-Maret Tahun 2018 yang berjumlah 163 orang. Sampel diambil dengan teknik Proportional Random Sampling berjumlah 62 orang. Analisis Chi square dan koefisien kontigensi ().Hasil penelitian ada hubungan sedang antara pengetahuan ibu dengan pemberian imunisasi dasar lengkap, ada hubungan lemah antara sikap ibu dengan pemberian imunisasi dasar lengkap, ada hubungan kuat antara dukungan keluarga dengan pemberian imunisasi dasar lengkap dan ada hubungan kuat antara kunjungan ibu ke Posyandu dengan pemberian imunisasi dasar lengkap. Kesimpulan semakin baik pengetahuan, sikap, dukungan keluarga dan kunjungan teratur ibu ke Posyandu maka pemberian imunisasi dasar lengkap semakin lengkap. Saran bagi petugas imunisasi dan promosi kesehatan disarankan agar meningkatkan frekuensi penyuluhan di setiap posyandu dan sweeping imunisasi. Bagi masyarakat mengoptimalkan kegiatan di posyandu yang menarik seperti pengaktifan pemberian makanan tambahan sehingga ibu rajin berkunjung.
FAKTOR RISIKO KEJADIAN PENYAKIT KULIT PADA NARAPIDANA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLAS IIA KOTA KENDARI Arum Puspita Sari; Mohamad Guntur Nangi; Andi Mauliyana
MIRACLE Journal Of Public Health Vol 1 No 2 (2018): Miracle Journal of Public Health
Publisher : Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Napi dan tahanan sangat rentan terhadap serangan berbagai ancaman penyakit karena kehidupan di dalam lingkungan Lapas memang jauh dari kelayakan. Mereka terkadang harus tidur bertumpuk-tumpuk karena sel penuh dan sesak. Ruangan sel seluas 1,5 meter x 2,5 meter diisi 6-8 orang bahkan lebih. Kondisi lapas dengan sarana, prasarana, lingkungan dan sanitasi yang kurang memadai diduga merupakan faktor pendukung yang menyebabkan tingginya angka kesakitan di lingkungan Lapas dan rutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor Risiko kejadian Penyakit kulit pada narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Kota Kendari. Jenis penelitian adalah penelitian analitik dengan pendekatan case control study. Populasi penelitian ini adalah seluruh warga binaan yang menderita penyakit kulit di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Kendari yang berjumlah 242 orang. Besarnya sampel kasus dalam penelitian ini sebanyak 56 orang dan sampel kontrol sebanyak 56 orang. Uji statistik yang digunakan adalah uji odds ratio. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa frekuensi mandi (OR = 8,3), ganti pakaian (OR = 11,2) dan kebersihan tempat tidur (OR = 8,5) merupakan faktor risiko terjadinya penyakit kulit di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Kendari.
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU SEKS PRANIKAH REMAJA PADA SISWA SMA DI KOTA KENDARI Andi Mauliyana
Miracle Journal of Public Health Vol 2 No 2 (2019): Miracle Journal of Public Health
Publisher : Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku seks pranikah umumnya disebabkan oleh media informasi sehingga pernah menonton video porno, siswa tidak dapat mengontrol diri ketika sedang berpacaran berduaan, dan adanya pengaruh dari teman-teman sebaya yang sering berpacaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor - faktor yang berhubungan dengan perilaku seks pranikah remaja pada siswa SMA di Kota Kendari. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI SMA Kartika XX-2 Kendari, SMAN 1 Kendari dan SMAN 9 Kendari yang berjumlah 212 sehingga totalnya menjadi 610 siswa dengan jumlah sampel 86 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling. Metode analisis menggunakan Uji Chi Square dan uji Phi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa ada hubungan sedang antara media informasi dengan perilaku seks pranikah remaja ( hitung = 13,418 > 3,841), ada hubungan sedang kontol diri dengan perilaku seks pranikah remaja ( hitung = 13,182 > 3,841), dan ada hubugan sedang pengaruh teman sebaya dengan perilaku seks pranikah remaja ( hitung = 12,882 > 3,841). Diharapkan kepada pihak SMA di Kota Kendari agar siswa diajarkan tentang mata pelajaran keagamaan dan kegiatan - kegiatan keagamaan, karena didalam kegiatannya terdapat banyak ilmu - ilmu yang bersifat positif sehingga siswa dapat mengerti dan paham tentang pentingnya perilaku pencegahan seks pranikah pada remaja.
FAKTOR RISIKO OBESITAS, KEBIASAAN OLAHRAGA DAN ASUPAN PURIN TERHADAP KEJADIAN PENYAKIT ASAM URAT PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PASIR PUTIH KABUPATEN MUNA Andi Mauliyana
Miracle Journal of Public Health Vol 3 No 1 (2020): Miracle Journal of Public Health
Publisher : Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36566/mjph/Vol3.Iss1/143

Abstract

Penyakit asam urat merupakan salah satu pnyakit yang banyak diderita oleh masyarakat Indonesia terutama pada kelompok lansia. Kejadian kasus asam urat di Kabupaten Muna setiap tahun meningkat. Banyak factor yang menyembabkan tingginya kasus tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui factor risriko obesitas, kebiasaan olahraga, dan asupan purin terhadap kejadian penyakit asam urat pada lansia di Kabupaten Muna. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain penelitian case control study Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Pasir Putih Kabupaten Muna Propinsi Sulawesi Tenggara tahun 2019. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh penderita asam urat pada lansia. Sampel berjumlah 41 orang dengan jumlah sampel kasus 41 responden dan sampel control 41 responden dengan total sebanyak 82 responden dan teknik pengambilan sampel secara Total Sampling. Hasil analisis bivariat menunjukkan hasil uji statistik Odds Rasio diperoleh OR = 2.281 berarti obesitas berisiko menderita penyakit asam urat sebesar 2.281 kali, Kebiasaan olahraga OR = 5.635 artinya okurangnya olahraga berisiko menderita asam urat sebesar 5.635 kali. Asupan Purin OR > 1 yaitu 6.677 artinya asupan purin kurang baik berisiko menderita penyakit asam urat 6.677 kali lebih besar. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa obesitas, kebiasaan olahraga, dan asupan purin merupakan faktor risiko kejadian asam urat pada lansia.