Sianturi, Effendi
Politeknik Kesehatan Kemetrian Kesehatan Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP BIDAN TENTANG RETENSIO DENGAN PENATALAKSANAAN MANUAL PLASENTA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS HUTA RAKYAT SIDIKALANG Sianturi, Effendi
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol 10 No 2 (2015): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2015
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemetrian Kesehatan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (776.747 KB)

Abstract

Penatalaksanaan manual plasenta merupakan tindakan operasi kebidanan untuk  melahirkan  retensio  plasenta. Rentensio plasenta dapat menyebabkan perdarahan, perdarahan merupakan penyebab nomor satu (40%-60%) kematian ibu melahirkan. Menurut WHO dilaporkan bahwa 15-20% kematian ibu di sebabkan oleh retensio plasenta dan insidennya adalah 1% untuk setiap kelahiran. Jenis penelitian ini adalah Analitik Korelasi dengan menggunakan metode pendekatan Cross Sectional. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Huta Rakyat Sidikalang, dari bulan Maret sampai dengan Juli 2015. Populasi dan sampel dalam penelitian ini semua bidan yang mempunyai praktek sendiri/klinik yang berada di wilayah kerja Puskesmas Huta Rakyat Sidikalang, sampel diambil dengan cara Total Sampling dengan jumlah sampel 35 orang. Penelitian ini menggunakan uji Chi Square dengan a = 0.05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  ada hubungan pengetahuan bidan tentang retensio plasenta dengan penatalaksanaan manual plasenta dengan nilai ρ = 0,001 (ρ < 0,05), dan ada hubungan sikap bidan terhadap retensio plasenta dengan penatalaksanaan manual plasenta di dengan nilai ρ = 0,001 (ρ < 0,05). Diharapkan pada bidan yang mempunyai pengetahuan dan sikap yang kurang mengerti tentang retensio plasenta dan penatalaksanaan manual plasenta agar lebih aktif dan tanggap dalam mendapatkan informasi dari berbagai media seperti buku, internet, dan pengalaman dari bidan yang lebih senior sehingga bidan dapat mengambil keputusan dengan tepat dan tidak tidak terjadi keterlambatan dalam pelaksanaan asuhan kebidanan pada ibu bersalin dengan retensio plasenta.