Latar Belakang: Manajemen terapi jangka panjang bagi pasien pasca-stroke memerlukan pendekatan tim interdisipliner yang terkoordinasi untuk menjamin keberlangsungan rehabilitasi secara optimal. Namun, implementasinya sering terhambat oleh data klinis yang terfragmentasi antarprofesi serta kurangnya platform kolaborasi yang terpusat. Kondisi ini dapat menurunkan efektivitas terapi, memperlambat proses pemulihan, dan berdampak pada rendahnya kepatuhan pasien terhadap program rehabilitasi multi-aspek yang meliputi medis, fisik, fungsional, komunikasi, dan psikologis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan model sistem informasi holistik guna mendukung kolaborasi tim interdisipliner dalam manajemen terapi pasca-stroke berbasis komunitas. Metode: Penelitian menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan (Research and Development/R&D) dengan model Waterfall pada studi kasus program Rumah Sehat Stroke oleh Persatuan Penyintas Stroke Indonesia (PPSI) Kota Balikpapan. Sistem berbasis web dirancang untuk mengakomodasi berbagai peran terapis, meliputi Dokter Rehabilitasi Medik, Fisioterapis, Terapis Okupasi, Terapis Wicara, dan Psikolog. Hasil: Penelitian menghasilkan prototipe sistem informasi holistik yang berhasil mengintegrasikan modul penjadwalan terpadu, portal keterlibatan pasien serta rekam medis elektronik tunggal dengan format SOAP (Subjective, Objective, Assessment, Plan) yang terstandarisasi. Sistem ini terbukti mampu mendukung komunikasi interprofesional, mengurangi fragmentasi data klinis, dan memperkuat continuity of care dalam rehabilitasi pasca-stroke berbasis komunitas. Simpulan: Implementasi sistem informasi holistik berbasis Community-Based Rehabilitation (CBR) berpotensi menjadi inovasi dalam Manajemen Farmasi dan Farmasi Klinik karena menyediakan data terpusat untuk evaluasi efektivitas program rehabilitasi secara komprehensif. Sistem ini dapat meningkatkan kepatuhan pasien terhadap terapi jangka panjang serta mendukung peningkatan hasil rehabilitasi secara menyeluruh.