Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERANCANGAN SISTEM KENDALI DAN MONITORING ATS/AMF MELALUI JARINGAN INTERNET Indrawan, Andi Wawan; hamdani, Hamdani; Nuraminah, Nuraminah
Jurnal Teknologi Elekterika Vol 13, No 2 (2016): Nopember
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (596.447 KB) | DOI: 10.31963/elekterika.v13i2.979

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah merancang bangun sebuah perangkat Automatic Transfer Switch/Automatic Main Failure (ATS/AMF) yang dapat memberikan informasi terkait konsumsi energi listrik serta sumber pembangkit listrik yang melayani beban melalui jaringan internet. Sistem kendali dari ATS/AMF yang dirancang menggunakan mikrokontroler AVR ATmega16 sebagai pusat control untuk mengatur dan memastikan ketersediaan  catu dayai listrik. Informasi data terkait catu daya listrik yang melayani beban, energi listrik yang dikonsumsi dapat dimonitor oleh operator melalui jaringan tanpa kabel (wireless) menggunakan media radio frekuensi memanfaatkan modul YS1020UB dan kabel (wire) berupa LAN dan internet secara real time. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan  pengalihan suplai energi listrik dari catu daya listrik utama (PT.PLN) ke catu daya cadangan (GENSET) membutuhkan waktu ± 22 detik, sebaliknya pengalihan dilakukan secara langsung dari catu daya cadangan ke catu daya listrik PLN. Hasil pengukuran memiliki akurasi pembacaan dengan margin error ± 5% dan dapat diterima dengan baik pada computer server yang berjarak ±30 meter dari panel ATS/AMF yang dirancang, serta  dapat termonitor dari komputer operator dan komputer yang terkoneksi dengan jaringan LAN dan internet
Engaging electrical lighting installation classes: Android interactive learning media development with Adobe Animate CC Nuraminah, Nuraminah; Azim, Fauzan; Anshari, Khairul; Urazaliyeva, Ulzhan
Journal of Computer-based Instructional Media Vol. 2 No. 2 (2024): Regular Issue
Publisher : Researcher and Lecturer Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58712/jcim.v2i2.134

Abstract

This study aims to develop android-based interactive learning media for Electrical Lighting Installation subjects by using Adobe Animate CC. The research was conducted in response to the limited variation of learning media, which has affected student engagement and motivation in technical subjects. The Research and Development (R&D) model, adapting a 3D out of 4D model (Define, Design, Develop) was referred to develop interactive media designed for vocational students. The media integrates audiovisual elements to enhance students' learning experiences and promote independent learning outside the classroom. The validation process utilized questionnaires, interviews, and observations from content experts, media experts, and students. The media was validated by experts in two stages. In the first stage, the media achieved a feasibility score of 68%, categorized as "fairly good." After revisions, the second validation showed an improvement with a feasibility score of 85.33%, categorized as "very good". The results indicate that the Android-based learning media potentially enhance the learning process of Electrical Lighting Installation subjects effectively, providing a more engaging and flexible tool for students. This innovation significantly contributes to improving the quality of technical education by offering an accessible and interactive learning resource. It also addresses the challenges of limited learning media variation and encourages independent learning, possibly serving as a model for the development of similar media in other technical subjects.
PENINGKATAN PENDAPATAN PETANI KAKAO MELALUI MANAJEMEN TEKNOLOGI SARUNGISASI TERINTEGRASI PADA KELOMPOK TANI SEKKANG MATA II KECAMATAN MARIORIWAWO KABUPATEN SOPPENG Thamrin, Syahruni; Nildayanti, Nildayanti; Baba, Basri; Junaedi, Junaedi; Haris, Haris; Yulius, Yulius; Nuraminah, Nuraminah
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 4 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i4.3407

Abstract

Kabupaten Soppeng merupakan salah satu sentra produksi kakao di Sulawesi Selatan yang menjadi sumber utama pendapatan masyarakat pedesaan. Namun, dalam beberapa tahun terakhir produktivitas kakao di Kelurahan Tettikenrarae mengalami penurunan akibat lemahnya manajemen budidaya, dominasi tanaman tua, rendahnya penerapan teknologi, serta tingginya serangan hama dan penyakit seperti Helopeltis spp. dan Conopomorpha cramerella. Kondisi ini menyebabkan penurunan kualitas dan kuantitas produksi kakao sehingga berdampak pada rendahnya pendapatan petani. Oleh karena itu, diperlukan inovasi teknologi budidaya yang efektif dan ramah lingkungan untuk meningkatkan produktivitas dan mutu hasil kakao. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas manajerial petani dalam penerapan teknologi sarungisasi kakao secara terintegrasi guna meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani. Kegiatan dilaksanakan pada Juni–November 2025 di Kelompok Tani Sekkang Mata II, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng, dengan melibatkan 25 petani. Metode yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif, edukatif, dan demonstratif melalui sosialisasi, penyuluhan, pelatihan, demonstrasi lapangan, serta pendampingan penerapan teknologi sarungisasi buah kakao. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani dalam penerapan teknologi sarungisasi serta pengelolaan budidaya kakao secara lebih terencana. Penerapan sarungisasi terbukti mampu menurunkan tingkat serangan hama menjadi sekitar 3–7%, dibandingkan 25–40% pada buah tanpa sarungisasi. Selain itu, kualitas biji kakao meningkat dengan kadar air 6–7% serta kondisi fisik buah yang lebih seragam. Produktivitas kakao meningkat dari sekitar 1,1–1,4 kg menjadi 1,8–2,2 kg biji kering per pohon per musim. Peningkatan produksi tersebut berdampak pada kenaikan pendapatan petani dari sekitar Rp148.500–Rp189.000 menjadi Rp243.000–Rp297.000 per pohon per musim serta menurunkan penggunaan pestisida hingga sekitar 60%. Teknologi sarungisasi terintegrasi efektif meningkatkan produktivitas, kualitas hasil, serta pendapatan petani kakao dan berpotensi diterapkan secara berkelanjutan pada tingkat kelompok tani.