Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

TEENAGERS' PERCEPTIONS OF CITAYAM FASHION WEEK CONTENT ON @ABDULSOFIALLAIL'S TIKTOK ACCOUNT Ridzki, Annisa Ayu; Darwinsyah, Muhammad
Jurnal Ekonomi Kreatif dan Manajemen Bisnis Digital Vol 2 No 4 (2024): MEI
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/jekombital.v2i4.659

Abstract

Citayam Fashion Week content uploaded on the TikTok @abdulsofiallail feed, researches aim to find out the perceptions of teenagers and what make people interested in the simple fashion information content presented @abdulsofiallail and to find out the perception of teenage from @abdulsofiallail accounts, whether the information presented by TikTok accounts @abdulsofiallail be an up-to-date source and whether TikTok social media can be source of information. In this study, the method used is a qualitative method. Qualitative methods are used to research scientific objects, so the researcher is a key instrument. This study used triangulation acquisition techniques as data collection. This research is descriptive or utilizes qualitative data, this type of research is descriptive qualitative, used to analyze an event or situation socially. This study found 3 main categories based on qualitative coding. First, TikTok as a source of information known to various kinds of news and entertainment can be accessed on these social media. Second, the followers of TikTok accounts @abdulsofiallail cover all circles including teenagers. Thirdly, the disseminator of information is very entertaining with the content it creates. Social media is a medium that has many users and has access to any platform including TikTok and easily gets news and can spread the news, so that teenagers get information and entertainment quickly. As for the reason why the disseminator of information wants to entertain viewers virtually.
PERAN SUTRADARA DALAM PEMBUATAN KARYA DOKUMENTER “TARI LENGGER SEBAGAI WARISAN BUDAYA WONOSOBO” Putra, Dika Syahadat; Darwinsyah, Muhammad
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v5i4.6557

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki budaya lokal yang dinamis, khususnya dalam bentuk seni tradisional yang telah dilestarikan sepanjang sejarahnya yang kaya, dengan budaya adat yang sangat kental, telah berhasil mempertahankan seni tradisionalnya meskipun memiliki sejarah panjang dan beragam. Salah satu contoh seni tradisional yang masih dilestarikan adalah Tari Lengger, yang populer di daerah Wonosobo. Untuk memperkenalkan Tari Lengger kepada masyarakat lebih luas, pencipta karya membuat sebuah dokumenter seni berjudul Tari Lengger sebagai Warisan Budaya Wonosobo. Dokumenter ini diproduksi dengan tujuan untuk mendidik, menginspirasi, dan menghibur penonton. Pencipta karya, yang juga berperan sebagai sutradara, terlibat dalam setiap tahap produksi dari pra-produksi hingga pasca-produksi untuk memastikan bahwa visi dan harapannya terwujud dengan baik. Dokumenter ini mengadopsi gaya dokumenter yang menekankan pada penyajian fakta dan kenyataan, memberikan pengalaman yang autentik kepada penonton. Metodologi penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan pendekatan literasi, observasi, survei lokasi, dan wawancara sebagai metode pengumpulan data. Harapan dari dokumenter ini adalah untuk menyebarluaskan pengetahuan tentang Tari Lengger, menghibur penonton, dan memotivasi generasi muda di Wonosobo untuk melestarikan seni tradisional ini. Indonesia is one of the countries that has a dynamic local culture, especially in the form of traditional arts that have been preserved throughout its rich history, with a very thick indigenous culture, has managed to maintain its traditional arts despite its long and diverse history. One example of a traditional art that is still preserved is the Lengger Dance, which is popular in the Wonosobo area. To introduce Lengger Dance to the wider community, the creator of the work made an art documentary entitled Lengger Dance as Wonosobo Cultural Heritage. This documentary was produced with the aim to educate, inspire, and entertain the audience. The creator, who also acted as the director, was involved in every stage of production-from pre-production to post-production to ensure that his vision and expectations were well realized. The documentary adopts a documentary style that emphasizes the presentation of facts and reality, providing an authentic experience to the audience. The research methodology used is qualitative, with a literacy approach, observation, site survey, and interviews as data collection methods. The hope of this documentary is to disseminate knowledge about Lengger Dance, entertain the audience, and motivate the younger generation in Wonosobo to preserve this traditional art.
Dampak Program CSR PT. Pondok Indah Padang Golf, Tbk., Jakarta Terhadap Citra Perusahaan Arifina, Selvi; Darwinsyah, Muhammad
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 5 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v2i5.1199

Abstract

Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial adalah manajemen pencitraan dalam program kerja PR yang menjadi sarana vital dalam rangka menumbuhkan citra perusahaan. Penelitian ini bertujuan mengetahui kuat tidaknya dampak Program CSR PT. PIPG, Tbk. Jakarta pada citra perusahaan serta mengetahui komponen Program CSR yang paling berdampak pada citra PT. PIPG, Tbk. Variabel CSR dan Citra mengadopsi empat komponen CSR pada citra perusahaan: ekonomi, hukum, etika dan filantropis. Penelitian ini dilakukan di PT. PIPG, Tbk menggunakan metode survey. Populasinya adalah karyawan sebanyak 225, sampel 69 menggunakan purposive sampling. Data diolah dengan SPSS 20.1 menggunakan Analisis faktor, Cronbach Alpha, nilai R2 dan nilai sig. serta beta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Variabel CSR memiliki dampak yang cukup kuat dalam meningkatkan citra PT. PIPG, Tbk. Adapun komponen pada variabel CSR yang secara signifikan memiliki dampak baik dalam meningkatkan citra PT. PIPG, Tbk. adalah ekonomi dan filantropis. Sebagai saran hendaknya lebih memaksimalkan komponen hukum dan etika serta membuat program program Green (peduli dan berbudaya lingkungan) untuk berkontribusi aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA KANTOR PUSAT UNIVERSITAS TERBUKA PONDOK CABE Ussalam, Abror; Darwinsyah, Muhammad
Media Riset Bisnis Ekonomi Sains dan Terapan Vol 2, No 1 (2024): Media Riset Bisnis Ekonomi Sains dan Terapan
Publisher : Taksasila Edukasi Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71312/mrbest.v2i1.158

Abstract

This research aims to test and analyze the influence of Leadership Style and Organizational Culture on employee performance at the Pondok Cabe Open University Head Office.This research design is quantitative with an associative type. This research uses primary data. The population used was 81 employees of the Pondok Cabe Open University Head Office. This research method used is a quantitative method that is associative with a sampling technique, namely a saturated sample. The data analysis technique used was multiple linear analysis using SPSS version 2.0.The results of this research show that leadership style has a positive and significant effect on employee performance at Pondok Cabe Open University. Organizational culture has a positive and significant effect on employee performance at Pondok Cabe Open University. Leadership Style and Organizational Culture have a positive relationship and have a significant effect on Employee Performance at Pondok Cabe Open University.
PERAN EDITOR DALAM PEMBUATAN KARYA DOKUMENTER “TARI LENGGER SEBAGAI WARISAN BUDAYA WONOSOBO” Bayra, Dio Andra; Darwinsyah, Muhammad
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 3 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil karya dokumenter yang berjudul “Tari Lengger Sebagai Warisan Budaya Wonosobo” ini bertujuan untuk memberikan informasi dan hiburan kepada masyarakat yang membaca atau menonton film dokumenter kesenian agar mengetahui persiapan apa saja yang dilakukan dibalik layar sebelum tampil ke depan layar suatu pertunjukan tari lengger. Seluruh kegiatan dan adegan dalam karya ini dibuat berdasarkan fakta yang terjadi saat persiapan dibalik layar pertunjukkan kesenian tari lengger. Tari Tradisional Lengger merupakan salah satu kesenian yang berasal dari Dataran Tinggi Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah. Tari Lengger dirintis oleh sosok bernama Gondowinangun yang berasal dari Desa Kecis, Kecamatan Selomerto, Wonosobo pada 1910. Kemudian Tari tradisional ini, dikembangkan Ki Hadi Soewarno pada dekade 1960-an. Diharapkan pada karya ini dapat memberikan manfaat secara umum, praktis dan akademis. Manfaat secara umum yaitu menambah minat masyarakat dalam melestarikan budaya tari Lengger. Manfaat Akademis dari pembuatan tugas karya film dokumenter ini untuk menambah wawasan pengetahuan tentang media film, yang difokuskan pada semiotika film dan makna budaya untuk di sampaikan. Dalam proses pembuatan sebuah film terbagi menjadi tiga tahap yaitu pra-produksi, produksi, dan pasca produksi. Metode yang digunakan dalam penulisan film dokumenter ini menggunakan kualitatif. Dalam film dokumenter ini, penulis memiliki peran sebagai editor yang bertanggung jawab melakukan penyuntingan gambar, suara, dan efek sesuai dengan keinginan penulis naskah dan sutradara. Laporan tugas akhir ini akan menguraikan peran editor selama proses produksi film dokumenter. Harapan penulis dari film dokumenter “Tari Lengger Sebagai Warisan Budaya Wonosobo” dapat menjadi alternatif pilihan tayangan edukatif, informatif, serta menjadi sarana hiburan bagi masyarakat yang menontonnya. Kata Kunci: Tari Lengger, Karya Dokumenter, Editor Abstract The documentary work entitled “Lengger Dance as Wonosobo Cultural Heritage” aims to provide information and entertainment to people who read or watch art documentaries in order to know what preparations are done behind the scenes before appearing in front of the screen of a lengger dance performance. All activities and scenes in this work are made based on the facts that occur during the behind-the-scenes preparation of lengger dance performances. Lengger Traditional Dance is one of the arts originating from the Dieng Plateau, Wonosobo, Central Java. Lengger dance was pioneered by a figure named Gondowinangun who came from Kecis Village, Selomerto District, Wonosobo in 1910. Then this traditional dance was developed by Ki Hadi Soewarno in the 1960s. It is hoped that this work can provide general, practical and academic benefits. The general benefit is to increase public interest in preserving Lengger dance culture. The academic benefits of making this documentary film work assignment are to add insight into knowledge about film media, which is focused on film semiotics and cultural meanings to be conveyed. In the process of making a movie, it is divided into three stages, namely pre-production, production, and post-production. The method used in writing this documentary uses qualitative. In this documentary film, the author has a role as an editor who is responsible for editing images, sounds, and effects in accordance with the wishes of the scriptwriter and director. This final project report will describe the role of the editor during the documentary film production process. The author hopes that the documentary film “Lengger Dance as Wonosobo Cultural Heritage” can be an alternative choice of educational, informative, and entertainment for the people who watch it. Keyword: Lengger Dance, Documentary Work, Editor