Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERTUMBUHAN KEMBALI DAN HASIL TANAMAN Asystasia gangetica (L.) subsp. Micrantha YANG DIBERI PUPUK NPK DISUBSTITUSI BIOURIN SAPI E. E., Simanjuntak; Roni, N.G.K.; Kusumawati, N.N.C.
Jurnal Peternakan Tropika Vol 12 No 1 (2024): Vol. 12 No. 1 Tahun 2024
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan kembali dan hasil tanaman Asystasia gangetica (L) subsp. Micrantha yang diberi pupuk NPK disubstitusi biourin sapi. Penelitian ini dilakukan di Rumah Kaca Sading, Desa Sading, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. Penelitian berlangsung selama 3 bulan, menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Terdapat 8 perlakuan dan setiap perlakuan diulang sebanyak tiga kali sehingga terdapat 24 unit percobaan. Kedelapan perlakuan tersebut yakni D1 : NPK 200 kg ha-1; D2 : Biourin sapi 5.000 l ha-1 ; D3 : Biourin sapi 7.500 l ha-1; D4 : Biourin sapi 10.000 l ha-1; D5 : NPK 50 kg ha-1 + Biourin sapi 5.000 l ha-1; D6 : NPK 50 kg ha-1 + Biourin sapi 7.500 l ha-1 ; D7 : NPK 100 kg ha-1 + Biourin sapi 5.000 l ha-1; D8 : NPK 100 kg ha-1 + Biourin sapi 7.500 l ha-1. Variabel yang diamati yaitu variabel pertumbuhan, variabel hasil dan variabel karakteristik tumbuh tanaman. Hasil penelitian menunjukan bahwa substitusi pupuk NPK dengan biourin sapi pada perlakuan D4 menghasilkan tinggi tanaman, berat kering total hijauan, dan luas daun yang lebih tinggi, namun jumlah daun, jumlah cabang, berat kering daun, berat kering batang dan nisbah berat kering daun dengan batang tanaman A. gangetica yang sama dengan perlakuan pupuk NPK. Disimpulkan bahwa substitusi pupuk NPK dengan biourin sapi dapat meningkatkan pertumbuhan kembali dan hasil tanaman Asystasia gangetica subsp. Micrantha, dan dosis biourin sapi 10.000 l ha-1 memberikan hasil terbaik.
PENGARUH DOSIS Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) AKAR Mimosa pudica TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL Asystasia gangetica PADA JENIS TANAH BERBEDA G., Sembiring; Duarsa, M.A.P.; Roni, N.G.K.
Jurnal Peternakan Tropika Vol 12 No 3 (2024): Vol. 12 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian dosis Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) akar Mimosa pudica pada jenis tanah yang berbeda terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman Asystasia gangetica. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) pola Split plot dengan dua faktor. Faktor pertama adalah jenis tanah sebagai main plot/petak utama yang terdiri atas tanah regosol (TR), tanah latosol (TL), dan tanah mediteran (TM). Faktor kedua adalah dosis PGPR sebagai subplot/anak petak yang terdiri atas dosis 0 ml (P1), dosis 10 ml (P2), dan dosis 20 ml (P3). Terdapat sembilan kombinasi perlakuan dan setiap perlakuan diulangi sebanyak empat kali sehingga terdapat 36 unit percobaan. Variabel yang diamati yaitu variabel pertumbuhan, variabel hasil, dan variabel karakteristik tumbuh tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada variabel berbunga pertama kali terjadi interaksi. Kombinasi TMP1dan TLP2 menghasilkan nilai tertinggi sebesar 55 hari pada berbunga pertama kali. Pada pertumbuhan dan hasil tanaman Asystasia gangetica penggunaan jenis tanah regosol (TR) memberikan hasil terbaik, sedangkan pada dosis PGPR 10 ml (P2) memberikan hasil terbaik. Disimpulkan bahwa penggunaan jenis tanah regosol dengan pemberian dosis PGPR 10 ml dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman Asystasia gangetica.
PENGARUH PUPUK EKOENZIM TERHADAP HASIL RUMPUT GAJAH KATE (Pennisetum purpureum cv. Mott) PADA PEMOTONGAN KEDUA Yusra,, F.A.,; Kusumawati,, N.N.C.; Roni, N.G.K.
Jurnal Peternakan Tropika Vol. 13 No. 6 (2025): Vol. 13 No. 6 (2025): Vol. 13 No. 6(2025)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dwarf elephant grass (Pennisetum purpureum cv. Mott) is a tropical forage that is easyto develop, has high production, can be used as animal feed, and its productivity can beincreased to produce productivity through fertilization ecoenzyme. This study aims todetermine the results of dwarf elephant grass (Pennisetum purpureum cv. Mott) in the secondcutting fertilized with ecoenzyme fertilizer. The study was conducted at the Greenhouse of theSesetan Research Station, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University, Jalan RayaSesetan Gang Markisa, Denpasar which lasted for October 2024 until January 2025 frompreparation to cutting. The experimental design used was a completely randomized design(CRD) consisting of five treatments and six replications, so there were 30 experimental pots.The treatments were as follows: D0: 0 l ha-1; D1: 5,000 l ha-1; D2: 10,000 l ha-1; D3: 15,000 l ha-1; D4: 20,000 l ha-1. The variables observed in the study were: leaf dry weight, stem dryweight, total dry weight of forage, root dry weight, ratio of leaf dry weight to stem dry weight,ratio of total dry weight of forage to root dry weight. The results showed that the application ofecoenzyme fertilizer with a dose of 15,000 l ha-1 produced the highest dry weight of leaves ,dry weight of stems and total dry weight of forage. It can be concluded that ecoenzymefertilizer increases the yield of kate elephant grass (Pennisetum purpureum cv. Mott) at thesecond cutting, and the ecoenzyme fertilizer dose of 15,000 l ha-1 gave the best results. ABSTRAK Rumput gajah kate (Pennisetum purpureum cv. Mott) adalah hijauan makanan ternaktropik yang mudah dikembangkan, produksinya tinggi, dapat dimanfaatkan sebagai makananternak ruminansia. Produktivitasnya dapat ditingkatkan melalui pemupukan ekoenzim.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil rumput gajah kate (Pennisetum purpureum cv.Mott) pada pemotongan kedua yang dipupuk dengan pupuk ekoenzim. Penelitian dilaksanakandi Rumah Kaca Stasiun Penelitian Sesetan, Fakultas Peternakan, Universitas Udayana, JalanRaya Sesetan Gang Markisa, Denpasar yang berlangsung selama bulan Oktober 2024 hinggaJanuari 2025 mulai dari persiapan sampai pemotongan. Rancangan percobaan yang digunakanadalah rancangan acak lengkap (RAL) terdiri dari lima perlakuan dan enam kali ulangan,sehingga terdapat 30 pot percobaan. Perlakuan sebagai berikut: D0: 0 l ha-1; D1: 5.000 l ha-1;D2: 10.000 l ha-1; D3: 15.000 l ha-1; D4:20.000 l ha-1. Variabel yang diamati dalam penelitianyaitu: berat kering daun, berat kering batang, berat kering total hijauan, berat kering akar, nisbahberat kering daun dengan berat kering batang, nisbah berat kering total hijauan dengan beratkering akar. Hasil penelitian menunjukkan pemberian pupuk ekoenzim dengan dosis15.000 l ha-1 menghasilkan berat kering daun, berat kering batang dan berat kering total hijauanpaling tinggi. Dapat disimpulkan bahwa pupuk ekoenzim meningkatkan hasil rumput gajah kate(Pennisetum purpureum cv. Mott) pada pemotongan kedua, dan dosis pupuk ekoenzim 15.000 lha-1 memberikan hasil terbaik)