Komarudin , S.Kep., M.Kep, Cipto Susilo , S.Kep., M.Kes
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IbM MAN AGER KASUS PENDERITA HIV/AIDS Komarudin , S.Kep., M.Kep, Cipto Susilo , S.Kep., M.Kes
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol 1, No 1 (2015): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.119 KB) | DOI: 10.32528/pengabdian_iptek.v1i1.178

Abstract

Kondisi saat ini menunjukkanbahwa masalah infeksi HIV terus meningkat terkait denganbanyaknya kasus perilaku seks tidak aman dan penggunaan NAPZA suntik. Di Indonesia, kasusmencapai 1.095 orang. Beberapa permasalahan yang dihadapi penderita HIV/AIDS adalahkondisi psikologis yang mencapai hampir 60% dan ketidaksiapan penderita dalam menerimadiagnosis tentang HIV/AIDS, hal ini menjadi beban yang cukup berat baik bagi penderita maupunkeluarganya. Permasalahan tersebut sangat berdampak terhadap penderita dalam melanjutkankehidupannya.Manajer Kasus merupakan seseorang yang bertanggung jawab menyelesaikan kegiatanmanajemen kasus, termasuk penilaian atas kebutuhan-kebutuhan, perencanaan layanan,implementasi rencana pelayanan, koordinasi layanan, monitoring dan tindak lanjut, konferensikasus, intervensi krisis dan terminasi kasus, serta pendokumentasian. Seorang manajer kasusmerupakan pekerja sosial yang professional dalam mengelola HIV/AIDS, kondisi ini menuntutpenguasaan skill dalam bidang komunikasi dan edukasi agar penderita mampu terbuka untukmenyampaikan permasalahannya.Kegiatan IbM ini melibatkan 2 kelompok manajer kasus HIV/AIDS di kabupaten Jembersebagai mitra. Analisis yang ditemukan dari 2 Mitra tersebut adalah : 50 % Mitra belum pernahmendapatkan pelatihan tentang pengelolan penderita HIV/AIDS, 20 % belum memahami perannyadalam mengelola kasus HIV/AIDS di lingkungan sosial atau rumah. Selain itu data menyebutkan45 % mitra yang ada juga belum pernah mendapatkan pelatihan menjadi konselor, edukator sertamanajemen komunikasi terapeutik bagi penderita HIV/AIDS.Hasil kegiatan yang dilaksanakan oleh team pengusul IbM adalah manajer kasus melaluikegiatan: pelatihan menjadi manajer agar lebih percaya diri menghadapi pasien, pelatihanmenjadi konselor, edukator teurapeutik, serta pengelolaan kasus HIV/AIDS. Pengusul memberikanbantuan media edukasi berupa leafleat, booklet/panduan pengelolaan pasien HIV/AIDS sertapanduan menjadi manajer kasus penderita HIV/AIDS.Upaya meningkatkan pengetahuan bagi Manager kasus HIV/AIDSperlu pemahaman yangbenar tentang HIV/AIDS dengan menggunakan pendekatan yang mudah dipahami serta perludukungan dan kerjasama baik lintas sektor untuk meningkatkan pemberdayaan Manager kasusHIV/AIDS sehingga lebih percaya diri dala melakukan pendampingan terhadap ODHA.