Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Antraks Pulmoner dan Bioterorisme Pulmonary Anthrax and Bioterorism Khoiriyah, Umatul
Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 5, No 2 (2005)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mmjkk.v5i2.1876

Abstract

Anthrax is zoonotic disease, which is caused by Bacillus antracis. Bacilllus anthracis has very small spores, which has long been considered a potential biological weapon since world war I.Type of anthrax based on clinical manifesatation are divided into three types : cutaneous anthrax, gastrointestinal anthrax and pulmonary anthrax. Pulmonary anthrax has the worst prognosis. As potential for biological weapon mortality rate reaches 100 % of all victim during 24 hours .Sign and symtomps of pulmonary anthrax are divided into two stages. Prevention and therapy of pulmonary anthrax is effective before stage two as well as decrease the mortality.Antraks merupakan penyakit zoonosis yang disebabkan oleh Bacillus antracis. Bacillus anthracis, sudah lama digunakan sebagai senjata biologi sejak perang dunia I. Bacillus anthracis mempunyai ukuran spora yang sangat kecil dan sangat efektif sebagai senjata biologi.Berdasar tempat masuk spora, penyakit antraks terbagi atas 3 jenis yaitu. Antraks kulit (cutaneous anthrax), antraks pencernaan {gastrointestinal anthrax), dan antraks paru- paru (pulmonary anthrax). Pulmonary anthrax merupakan anthraks yang paling berbahaya karena angka mortalitas mencapai 100%. Pulmonary anthrax paling potensial digunakan sebagai senjata biologi karena bisa mematikan dalam waktu 24 jam dengan korban banyak.Gejala dan tanda pulmonary anthrax terbagi menjadi dua stadium. Prevensi dan pengobatan dengan vaksinasi dan antibiotik sebelum mencapai stadium dua akan menurunkan angka mortalitas.
Antraks Pulmoner dan Bioterorisme Pulmonary Anthrax and Bioterorism Khoiriyah, Umatul
Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 5, No 2 (2005)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mmjkk.v5i2.1876

Abstract

Anthrax is zoonotic disease, which is caused by Bacillus antracis. Bacilllus anthracis has very small spores, which has long been considered a potential biological weapon since world war I.Type of anthrax based on clinical manifesatation are divided into three types : cutaneous anthrax, gastrointestinal anthrax and pulmonary anthrax. Pulmonary anthrax has the worst prognosis. As potential for biological weapon mortality rate reaches 100 % of all victim during 24 hours .Sign and symtomps of pulmonary anthrax are divided into two stages. Prevention and therapy of pulmonary anthrax is effective before stage two as well as decrease the mortality.Antraks merupakan penyakit zoonosis yang disebabkan oleh Bacillus antracis. Bacillus anthracis, sudah lama digunakan sebagai senjata biologi sejak perang dunia I. Bacillus anthracis mempunyai ukuran spora yang sangat kecil dan sangat efektif sebagai senjata biologi.Berdasar tempat masuk spora, penyakit antraks terbagi atas 3 jenis yaitu. Antraks kulit (cutaneous anthrax), antraks pencernaan {gastrointestinal anthrax), dan antraks paru- paru (pulmonary anthrax). Pulmonary anthrax merupakan anthraks yang paling berbahaya karena angka mortalitas mencapai 100%. Pulmonary anthrax paling potensial digunakan sebagai senjata biologi karena bisa mematikan dalam waktu 24 jam dengan korban banyak.Gejala dan tanda pulmonary anthrax terbagi menjadi dua stadium. Prevensi dan pengobatan dengan vaksinasi dan antibiotik sebelum mencapai stadium dua akan menurunkan angka mortalitas.
EFEKTIVITAS KONSELING KELOMPOK MELALUI PENDEKATAN SFBC (SOLUTION FOCUSED BRIEF COUNSELING) UNTUK MENINGKATKAN BUDI PEKERTI SISWA Khoiriyah, Umatul; Indiati, Indiati; Kurniati, Astiwi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Mahasiswa (Student Paper)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifankonseling kelompok dengan pendekatan SFBC (SolutionFocused Brief Counseling) untuk meningkatkan budi pekertisiswa kelas XI IPS MAN 2 Tegalrejo Kabupaten Magelang.Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen trueeksperiment dengan desain penelitian yang digunakan adalahpretest posttest control group design. Subjek penelitian dipilihsecara random sampling. Sampel yang digunakan yaitusebanyak 12 siswa, 6 siswa sebagai kelompok eksperimen dan6 siswa sebagai kelompok kontrol. Instrumen pengumpulandata menggunakan skala budi pekerti siswa. Metode analisisyang digunakan dalam penelitian ini yaitu denganmenggunakan analisis Statistic Parametric One Way Anovadengan bantuan SPSS for windows versi 24. Hasil penelitian menunjukan bahwa konselingkelompok dengan pendekatan Solution Focused BriefCounseling efektif untuk meningkatkan budi pekerti siswa. Halini dibuktian dari hasil uji Statistic Parametric One Way Anovadengan probabilitas sig. (2-tailed) 0,001<0,05. Berdasarkanhasil analisis dan pembahasan, terdapat perbedaan skor rata-rataskala budi pekerti antara kelompok eksperimen 21,08% dankelompok kontrol sebesar 7,50%.