Istanto, Freddy H.
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERANCANGAN HEALTHY FOOD MONKEY CAFÉ DI SURABAYA Veronica, Veronica; Istanto, Freddy H.; Susan, Y.
Aksen : Journal of Design and Creative Industry Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (769.769 KB) | DOI: 10.37715/aksen.v3i1.666

Abstract

Manusia merupakan makhluk sosial yang membutuhkan sarana tempat berkumpul dan bersosialisasi. Sarana tersebut dapat meningkatkan kualitas hidup manusia dan tidak menimbulkan kerusakan alam secara berlebihan. Salah satu sarana yang ditawarkan sebagai tempat untuk berkumpul dan bersosialisasi adalah kafe. Monkey Café adalah sebuah café yang menjual makanan sehat dan dikerjakan oleh VRO Inarchi Studio dengan konsep yang ramah lingkungan dengan penerapan green design berdasarkan parameter GBCI (Green Building Council Indonesia) dan konsep desain yang menyenangkan dengan ragam bentukan yang diterapkan sesuai dengan brand Monkey Café dan konsep platanos dengan style industrial. Penerapan desain ramah lingkungan (green design) menurut GBCI Rating Tools ver. 1.0, yaitu menyediakan area hijau dengan luasan 20% dari luas halaman/ luar bangunan yang memenuhi parameter. Menggunakan lampu hemat energi dan jendela untuk memaksimalkan pencahayaan alami dengan total penghematan 52% dari total seluruh daya penerangan dan peralatan hemat energi.Melakukan penghematan air dengan sistem greywater recycle dengan berhemat 1050 Liter/ hari dan 13800 Liter/ tahunnya, menggunakan air bekas mencuci tangan dan juga dapur untuk toilet flush dan menyiram tanaman. Material tidak beracun seperti tidak ada kandungan asbes dan rendah VOC (Voaltile Organic Compound). Proses awal hingga akhir dirancang dan realisasikan dengan sertifikasi GA, GP, ISO 14001, LEI atau FSC untuk material. Penerapan konsep sesuai dengan brand dan konsep platanos yaitu dengan memberikan bentukan yang beragam pada furnitur dan aksen warna kuning untuk menguatkan konsep.
PERANCANGAN ARSITEKTUR INTERIOR GUEST HOUSE DI TANJUNG REDEB KALIMANTAN TIMUR Ivena, Lianna; Susan, M. Y.; Istanto, Freddy H.
Aksen : Journal of Design and Creative Industry Vol. 6 No. 1 (2021): Aksen : Journal of Design and Creative Industry
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/aksen.v6i1.2266

Abstract

Pemanasan global merupakan permasalahan ekosistem yang memberikan dampak negatif bagi lingkungan hidup manusia salah satunya ialah perubahan iklim yang disebabkan oleh peningkatan gas rumah kaca. Dalam bidang arsitektur, perlunya konstribusi untuk menciptakan desain bangunan yang bersifat ramah lingkungan untuk mengurangi dampak dari pemanasan global dan kelangsungan hidup yang lebih baik melalui penerapan green design. Manggarai guest house merupakan proyek dari perpaduan konsep green design dan chameleon building dalam perancangannya. Adapun enam elemen green design diterapkan pada perancangan bangunan berdasarkan ketentuan dari GBCI (Green Building Council Indonesia) ialah pengelolaan lahan pada site, melakukan penghematan energi dengan elektronik sesuai standar, pengelolaan air bersih serta penggunaan air hujan sebagai irigrasi, penggunaan material yang ramah lingkungan, kenyamanan dan kesehatan penghuni bangunan akan cahaya dengan penerapan jendela dan skylight, udara dengan penerapan cross ventilation dan bukaan ruang, suhu dengan penerapan kolam dan vegetasi maupun tanaman indoor, serta merencanakan manajemen bangunan. Sedangkan chameleon building diterapkan sebagai bentuk adaptasi bangunan melalui karakteristik hewan bunglon. Manggarai guest house dirancang untuk menjadi sebuah bangunan yang bersifat ramah lingkungan dan memberikan kenyamanan bagi penghuninya melalui penerapan elemen green dan tata letak ruang. Desain guest house dibuat menarik, memperlihatkan brand perusahaan serta memanfaatkan area café yang dapat menunjang ketertarikan pasar.
PERANCANGAN FITNESS CENTER GU. COLLECTIVE DENGAN PENDEKATAN DESIGN BEHAVIOR OLEH KONSULTAN ARSITEKTUR INTERIOR ALLAN PROJECT Pangestu, Tristan Allan Santosa; Istanto, Freddy H.
KREASI Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/kreasi.v8i2.4500

Abstract

Proyek ini dirancang dengan pendekatan design behavior oleh Konsultan Arsitektur Interior Allan Project. Berisi tentang sebuah rancangan model bisnis konsultan arsitektur interior dengan pendekatan design behavior dan spesialisasi dalam pengerjaan proyek dibidang olah raga. CrossFit Center ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan pasar yang menginginkan fasilitas fitness center yang menggunakan functional movement atau gerakan yang mendukung sesuai dengan kegiatan sehari-hari. Perancangan Fitness Center dengan pendekatan design behavior bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung gaya hidup sehat dan aktif bagi pengunjungnya. Dengan memahami perilaku pengguna, desain ini akan mengintegrasikan elemen-elemen yang menunjang partisipasi dan konsistensi dalam berolahraga. CrossFit center ini pada umumnya tempatnya lebih luas dengan lapangan terbuka. Metode yang digunakan dalam perancangan ini adalah metode kualitatif. Penelitian dilakukan dengan cara mengamati aktivitas di area CrossFit fitness dan melakukan praktik gerakan-gerakan yang sesuai dengan kegiatan CrossFit. Pendekatan design behavior akan berguna karena semua fungsi ruangan yang dibangun berdasarkan kegiatan yang dilakukan didalam fasilitas tersebut serta memberikan kenyamanan bagi pengguna fasilitas ruangan, juga mendukung aspek komunitas antar anggota maupun staf dari fasilitas fitness center. Selain itu terdapat juga value yang ditawarkan dalam bisnis konsultan Allan Project yaitu fotografi dibidang arsitektur dan fotografi dalam bentuk produk furnitur yang memberikan jasa untuk kepentingan portofolio serta kebutuhan marketing klien. Penerapan secara fotografi juga berperan dalam membentuk ruang dari segi estetika sehingga ruangan yang didesain terlihat fotogenik dan dapat menarik perhatian pelanggan fasilitas CrossFit fitness