Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENINGKATAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PADA PEMBELAJARAN GEOMETRI DENGAN PENDEKATAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK DI KELAS IV SDN 1 PULE KECAMATAN PULE KABUPATEN TRENGGALEK Anjarwati, Yuni
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 2, No 1 (2016): Vol. 2 No. 1 Januari 2016
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v2n1.p98-104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis pada pembelajaran geometri dengan pendekatan Pendidikan Matematika Realistik (PMR) di kelas IV SDN 1 Pule Kecamatan Pule Kabupaten Trenggalek.Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri atas empat tahap; yaitu, tahap perencanaan, aksi/tindakan, observasi, dan refleksi. Instrumen  yang digunakan adalah Tes Keterampilan Berpikir Kritis (TKBK), Tes Hasil Belajar (THB), lembar observasi aktivitas guru dan peserta didik, serta angket respon peserta didik. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kuantitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) aktivitas guru dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) meningkat, yakni 91,8% pada siklus I menjadi 94,7% pada siklus II; (2) aktivitas peserta didik dalam KBM meningkat dari 78,5% pada siklus I menjadi 85,0% pada siklus II; (3) keterampilan berpikir kritis peserta didik meningkat dari 53,0% pada studi awal menjadi 61,0% pada siklus I, dan kembali meningkat menjadi 76,4% pada siklus II; (4) hasil belajar peserta didik meningkat dari 74,0% pada siklus I menjadi 86,5% pada siklus II; serta (5) terjadi interaksi aktif dalam KBM, guru mengajar sesuai dengan langkah-langkah dalam RPP, dan peserta didik memberikan respon positif terhadap proses belajar mengajar beserta perangkat pembelajaran yang dirancang.Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan PMR pada pembelajaran geometri dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik di kelas IV SDN 1 Pule Kecamatan Pule Kabupaten Trenggalek. Peningkatan tersebut ditunjukkan oleh peningkatan hasil tes keterampilan berpikir kritis mulai dari studi awal sampai siklus II
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PADA PEMBELAJARAN GEOMETRI DENGAN PENDEKATAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK DI KELAS IV SDN 1 PULE KECAMATAN PULE KABUPATEN TRENGGALEK Anjarwati, Yuni
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 2, No 1 (2016): Vol. 2 No. 1 Januari 2016
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v2n1.p98-104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis pada pembelajaran geometri dengan pendekatan Pendidikan Matematika Realistik (PMR) di kelas IV SDN 1 Pule Kecamatan Pule Kabupaten Trenggalek.Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri atas empat tahap; yaitu, tahap perencanaan, aksi/tindakan, observasi, dan refleksi. Instrumen  yang digunakan adalah Tes Keterampilan Berpikir Kritis (TKBK), Tes Hasil Belajar (THB), lembar observasi aktivitas guru dan peserta didik, serta angket respon peserta didik. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kuantitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) aktivitas guru dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) meningkat, yakni 91,8% pada siklus I menjadi 94,7% pada siklus II; (2) aktivitas peserta didik dalam KBM meningkat dari 78,5% pada siklus I menjadi 85,0% pada siklus II; (3) keterampilan berpikir kritis peserta didik meningkat dari 53,0% pada studi awal menjadi 61,0% pada siklus I, dan kembali meningkat menjadi 76,4% pada siklus II; (4) hasil belajar peserta didik meningkat dari 74,0% pada siklus I menjadi 86,5% pada siklus II; serta (5) terjadi interaksi aktif dalam KBM, guru mengajar sesuai dengan langkah-langkah dalam RPP, dan peserta didik memberikan respon positif terhadap proses belajar mengajar beserta perangkat pembelajaran yang dirancang.Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan PMR pada pembelajaran geometri dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik di kelas IV SDN 1 Pule Kecamatan Pule Kabupaten Trenggalek. Peningkatan tersebut ditunjukkan oleh peningkatan hasil tes keterampilan berpikir kritis mulai dari studi awal sampai siklus II
Penerapan Media Audiovisual untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas III SDN 1 Hadiluwih Anjarwati, Yuni; Musidik, Elly's Mersina; Yuniarsih, Etik Lestari
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2023): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v4i2.473

Abstract

Based on the results of observations made at SDN 1 Hadiluwih Kec. Ngadirojo, Kab. Pacitan. The learning activities carried out are less effective, this is due to the learning activities caused by the learning method which is still monotonous with lectures without using the media as a supporting tool. This type of research is Classroom Action Research (PTK) and this research is in collaboration with tutor teachers as well as homeroom teachers for class III SDN 1 Hadiluwih. The subjects in this study were class III students at SDN 1 Hadilwuih Kec. Ngadirojo, Kab. Pacitan. Data collection techniques consisted of observation and posttest questions and there were four stages in the research conducted, namely planning, implementing, observing and reflecting. The above problems lead to the need for creative and innovative learning media to improve student learning outcomes. Learning media that is easy and can be created by educators is audiovisual media which is able to have a big influence on learning activities. This makes students experience lagging behind and has an impact on the learning outcomes of students, the majority of whose learning outcomes are under the KKM. The results of the data from pre-cycle with KKM 75, only 30.76% of students who can fulfill the achievement of mastery. In Cycle I there was an increase in students' learning achievement which reached 53.84%. The percentage almost reached the expected target even though there were several points that students had not understood. In cycle II 84.61% The percentage obtained has reached the expected target. The results of this study indicate that there is an increase in learning activities using audiovisual media.