Suparman, UU
Unknown Affiliation

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Analisis Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Garut Nuraeni, Nuraeni; Farida LH, Dida; Suparman, Uu
Jurnal Wahana Akuntansi Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Wahana Akuntansi
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jwa.v9i1.43526

Abstract

Analisis kinerja keuangan terhadap laporan realisasi anggaran (LRA) merupakan salah satu parameter dalam pengukuran kinerja pengelolaan keuangan daerah. Analisis kinerja keuangan menggunakan perhitungan rasio derajat desentralisasi, ketergantungan keuangan daerah, kemandirian keuangan daerah, efektivitas dan efisiensi keuangan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kinerja keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Garut selama kurun waktu Tahun Anggaran 2015-2019. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari hasil wawancara, dokumentasi dan kepustakaan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, kinerja keuangan pemerintah daerah jika dilihat dari rasio derajat desentralisasi dikategorikan kurang dengan rata-rata 11,54%, rasio ketergantungan keuangan daerah dikategorikan sangat tinggi dengan rata-rata 63,31%, rasio kemandirian keuangan daerah dikategorikan kurang dengan rata-rata 18,73%, rasio efektivitas PAD dikategorikan belum efektif dengan rata-rata 95,34% dan rasio efisiensi keuangan daerah dikategorikan kurang efisien dengan rata-rata 98,46%. Pada komponen pendapatan asli daerah dikategorikan kurang baik, sementara pada komponen rasio pendapatan daerah dikategorikan sedang, untuk pertumbuhan belanja dikategorikan kurang baik karena porsi belanja operasi lebih besar dari belanja modal. Diharapkan Pemerintah Daerah Kabupaten Garut dapat lebih meningkatkan PAD, serta melakukan skala prioritas alokasi belanja daerah.
Pengaruh Financial Technology terhadap Ukuran Perusahaan pada Perbankan Syariah Indonesia yang Terdaftar di BEI Saputri, Nisa Wildaningrum; Hermina, Tinneke; Suparman, Uu
Jurnal Wahana Akuntansi Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Wahana Akuntansi
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jwa.v10i1.43556

Abstract

This study aims to analyze the relationship between financial technology (fintech) services and firm size in Islamic banking in Indonesia. The research method used is a descriptive method with a quantitative approach. The data used are secondary data obtained from the financial statements and annual reports of Islamic banks listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the period 2017–2021, particularly the financial position statements in the balance sheet accounts. Data analysis was conducted using simple linear regression analysis. Data collection was carried out through the documentation method. The results of the study show that the number of fintech services in three Islamic banks increased from four types of services in 2017–2019 to five types of services in 2020–2021. This increase in fintech services was followed by an increase in the total assets of the companies each year. The average value of total assets reached IDR 8,757,978,851, with a minimum value of IDR 661,912,000 at Bank Aladin Syariah in 2018 and a maximum value of IDR 18,543,856,000 at Bank BTPN Syariah in 2021. These findings indicate that the increase in fintech services contributes to the growth of firm size and reflects improving financial conditions.