Andrean, Pungky
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN METODE K-NN UNTUK MEMPREDIKSI HASIL PERTANIAN DI KABUPATEN MALANG Andrean, Pungky
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 3 No. 1 (2019): JATI Vol. 3 No. 1
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (659.113 KB) | DOI: 10.36040/jati.v3i1.637

Abstract

Kabupaten Malang adalah daerah yang luas dengan luas wilayah sekitar 3.238,26 . Kondisi topografiKabupaten Malang merupakan daerah dataran tinggi yang dikelilingi oleh beberapa gunung dan dataransehingga Kabupaten Malang adalah daerah yang cocok untuk dibuat daerah penghasil pertanian. PendudukKabupaten Malang terdiri dari penduduk lokal dan pendatang yang terus meningkat setiap tahunya. Dikarenakanpeningkatan jumlah penduduk setiap tahunnya, kebutuhan pangan juga meningkat dan ditakutkan melamahkanketahanan pangan di Kabupaten Malang. Oleh karena itu pemerintah perlu melakukan penguatan ketahan pangan diKabupaten Malang. Pemerintah telah melakukan banyak hal untuk penguatan ketahananpangan di KabupatenMalang. Salah satu cara untuk mengantisipasi terjadinya kekurangan persediaan pangan adalah denganmelakukan peramalan hasil panen di setiap kecamatan di Kabupaten Malang.Pemerintah Kabupaten Malang dapat memprediksi ketahanan pangan di Kabupaten Malang denganforecasting. Salah satu metode dapat digunakan dalam melakukan prediksi adalah K-Nearest Neighbor (K-NN).K-NN adalah algoritma yang melakukan klasifikasi berdasarkan kedekatan lokasi (jarak) suatu data dengan datayang lain. Tujuan dari algoritma ini adalah mengklasifikasi objek baru berdasarkan atribut dan sampel latih.Hasil dari skripsi ini adalah sistem yang nantinya dapat membantu pemerintah Kabupaten Malang dalammeningkatkkan ketahanan di Kabupaten Malang. Dengan menggunakan sistem yang memiliki akurasi 73,91%dan nilai error sebesar 26,08 maka pihak pemerintah dapat memfokuskan bantuan pertanian di daerah manayang perlu ditingkatkan kulitas dan kuantitas panennya dan pemasok dapat mencari daerah baru untuk memasokbarang. Dengan demikian masyarakat luas dapat menikmati kebutuhan pokok dengan harga yang lebihterjangkau karena stok selalu terjaga.