Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ALALAK SELATAN BANJARMASIN TAHUN 2019 Norlina, Sri
Bidan Prada: Jurnal Publikasi Kebidanan Akbid YLPP Purwokerto Vol 10, No 1 (2019): Jurnal Bidan Prada Edisi Juni 2019
Publisher : Bidan Prada: Jurnal Publikasi Kebidanan Akbid YLPP Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Breast milk (ASI) is the first and foremost meal for newborns and is best and natural, contains all nutrients according to the needs for optimal growth and development of babies. The problem with exclusive breastfeeding is the low understanding of mothers, families and communities about breastfeeding. Motivation of mothers to give exclusive breastfeeding will rise if they gain confidence and get information about correct breastfeeding. Family support, especially husband, is very important, where the husband is very decisive whether or not the mother in providing breast milk (ASI) to her baby. A strong urge from the husband and a good explanation makes the mother want to give breast milk to her baby. This study aims to determine the relationship of husband's support to exclusive breastfeeding in infants in the Alalak Selatan Community Health Center Banjarmasin. This type of research is an Analytical Survey. Samples were taken by accidental sampling technique, with a total sample of 35 respondents. The results showed that the results of the Spearman Rho satistic test showed that there was a relationship between husband's support for exclusive breastfeeding in infants at the Alalak Selatan Health Center in Banjarmasin. Suggestions for Puskesmas to further improve public health education about exclusive breastfeeding for infants through health workers is to further optimize socialization in posyandu on exclusive breastfeeding especially for pregnant women and nursing mothers in an effort to increase the coverage of Exclusive ASI programs for infants, and for husbands to support wife by accompanying his wife when giving breast milk to her baby so that the wife feels calm and the husband is actively involved in all activities related to the baby. Keywords: Husband Support, Exclusive Breastfeeding
Gambaran Pengetahuan Dan Sikap Masyarakat Terhadap Hipertensi Dan Pengobatannya Di Desa Pulau Telo Baru Rt.01 Kecematan Selat Kabupaten Kapuas Norlina, Sri; Dari, Ade Tia Wulan
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 14, No 2 (2023): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v14i2.932

Abstract

Latar Belakang : Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyebab kematian yang tinggi. Selain dari faktor keturunan, pola hidup yang tidak sehat seperti merokok, mengonsumsi makanan berlemak dan tinggi kandungan garam, jarang berolahraga, sering mongonsumsi makanan cepat saji, dan lain sebagainya merupakan faktor penyebab terjadinya hipertensi. K1Hipertensi dapat menyerang setiap orang, tetapi hipertensi lebih sering terjadi pada lansia. Hipertensi dapat diatasi dengan pengobatan kimiawi maupun alami.Tujuan : untuk melihat gambaran pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap hipertensi dan pengobatannya di Desa Pulau Telo Baru Kecamatan Selat Kabupaten Kapuas karena masih banyak masyarakat yang mengalami hipertensi.Metode : Deskriptif. Dengan Populasi penelitian sebanyak 120 orang. Sampel kasus sebanyak 55 orang.menggunakan purposive sampling.Hasil : pengetahuan masyarakat terhadap hipertensi dan pengobatannya dengan kategori baik (81,8%), cukup baik (14,6%), dan kurang baik (3,6%), Dan untuk sikap masyarakat yang termasuk dalam kategori sangat setuju  (47,3%), setuju (45,4%), dan tidak setuju (7,3%). Tingkat pengetahuan termasuk dalam kategori baik (81,8%), dan tingkat sikap termasuk dalam kategori sangat setuju (47,3%).Simpulan : tingkat pengetahuan masyarakat berada dalam kategori baik, tingkat sikap berada dalam kategori sangat setuju, dan pengobatan yang sering digunakan adalah dengan obat kimiawi dan alami. Background: Hypertension or high blood pressure is one of the causes of high mortality. Apart from heredity, unhealthy lifestyles such as smoking, eating fatty foods and high salt content, rarely exercising, often consuming fast food, and so on are factors that cause hypertension. K1Hypertension can affect everyone, but hypertension is more common in the elderly. Hypertension can be treated with chemical and natural treatments.Objective: to see the picture of community knowledge and attitudes towards hypertension and its treatment in Pulau Telo Baru Village, Selat Sub-district, Kapuas Regency because there are still many people who experience hypertension.Methods: Descriptive. With a study population of 120 people. The case sample was 55 people. using purposive sampling.Results: community knowledge of hypertension and its treatment in the good category (81.8%), quite good (14.6%), and less good (3.6%), and for community attitudes that are included in the category strongly agree (47.3%), agree (45.4%), and disagree (7.3%). The level of knowledge is in the good category (81.8%), and the level of attitude is in the strongly agree category (47.3%).Conclusion: the level of community knowledge is in the good category, the level of attitude is in the strongly agree category, and the treatment often used is with chemical and natural drugs.
Pengaruh penyuluhan MPASI terhadap pengetahuan ibu yang memiliki bayi 0-1 tahun Norlina, Sri; Anjani, Indah Dewi
Journal of Health Research Science Vol. 4 No. 02 (2024): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v4i2.1376

Abstract

Latar belakang: Pemberian MPASI yang tidak tepat akan mengakibatkan status gizi anak tidak terpenuhi, dan pemberian MPASI yang berlebihan akan mengakibatkan anak mengalami kelebihan berat badan dan obesitas. Tujuan penelitian adanya pengaruh pengaruh penyuluhan MP ASI terhadap pengetahuan ibu yang memiliki bayi 0-1 tahun 2024.Metode: penelitian menggunakan Jenis Quasi Experiment Dengan Desain Pre Test Dan Post Test, sampel berjumlah 35 orang.Hasi: uji univariat didapatkan Tingkat Pendidikan paling banyak SD 15 orang (42,8%), usia <20 tahun  berjumlah 15 orang(41,9%) yang berpengetahuan kurang berjumlah 18 orang (51,5%). Selanjutnya hasil analisis bivariat didapatkan nilai p value 0,000 dimana nilai p value < 0,05 sehingga dapat dinyatakan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima karena nilai probabilitas <0,05 sehingga ada pengaruh penyuluhan MPASI terhadap pengetahuan ibu yang memiliki bayi 0-1 tahun 2024.Kesimpulan: adanya pengaruh pengaruh penyuluhan MPASI terhadap pengetahuan ibu yang memiliki bayi 0-1 tahun 2024
Gambaran asuhan sayang ibu dalam proses persalinan kala I di BPM Siti Saidah Amd.Keb Kelurahan Kuin Utara RT 07 NO 38 Banjarmasin Norlina, Sri; Ranidya, Ranidya
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v4i02.1033

Abstract

Latar Belakang: Pembukaan serviks terjadi karena adanya kontraksi uterus yang menyebabkan serviks menipis dan membuka dan Asuhan Sayang Ibu merupakan asuhan yang menghargai budaya,kepercayaan dan keinginan ibu serta memberikan dukungan emosional,mengatur posisi nyaman bagi ibu,cukup asupan cairan dan nutrisi,keleluasaan untuk mobilitas,termasuk ke kamar kecil,penerapan prinsip pencegahan infeksi.Metode: Penelitian menggunakan metode Deskriptif dengan Populasi semua pasien melahirkan di BPM S yang berjumlah 30 responden,Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh populasi yang melahirkan di BPM sebanyak 30 responden yang di ambil secara total sempling.Hasil: 30 ibu bersalin yang sesuai dengan karakteristik terlaksananya Asuhan Sayang Ibu Dalam Proses Persalinan Kala I yang menjawab iya (benar) 23 orang 77% dan yang menjawab tidak sebanyak 7 orang 23%.Kesimpulan: Dari 30 orang ibu bersalin terdapat 23 orang 77% yang menjawab iya (benar) terlaksananya Asuhan Sayang Ibu dan 7 orang 23% menjawab tidak.