Kusuma Negara, I Gusti Ngurah Made
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERANAN ORANG TUA DALAM PENGEMBANGAN SIKAP TANGGUNG JAWAB PADA ANAK Kusuma Negara, I Gusti Ngurah Made; Rismawan, Md; Astawa, I Gd Satria
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.621 KB) | DOI: 10.37294/jrkn.v3i1.133

Abstract

Orang tua memiliki bertanggung jawab untuk menjamin keberlangsungan dan pembentukan pertumbuhan dan perkembangan anak yang optimal. Tanggung jawab tersebut dapat dicapai melalui peran orang tua yang berkualitas dalam mengasuh, memelihara, mendidik, dan melindungi anak. Salah satu bentuk perkembangan anak yang harus dicapai dengan optimal adalah rasa tanggung jawab pada anak. Seorang anak perlu mengembangkan rasa tanggung jawab sebagai persiapan pada saat dewasa nanti. Peranan orang tua dalam mengajari rasa tanggung jawab dapat dilakukan pada saat masa anak dimulai. Permasalahannya adalah dalam menjalankan peranannya tersebut, orang tua sering menghadapi beberapa masalah atau hambatan yang berpengaruh dalam pembentukan tumbuh kembang anak yang optimal salah satunya pengembangan rasa tanggung jawab pada anak.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui factor yang berpengaruh terhadap peranan orang tua dalam pengembangan sikap tanggung jawab pada anak. Responden pada penelitian ini adalah orang tua di wilayah kerja Puskesmas II Mengwi. Pada penelitian ini variable akan diukur menggunakan kuesioner. Pengujian hipotesa dilakukan dengan analisis regresi logistik. Dari lima variable independent, menunjukkan bahwa hanya 3 independen variabel yang significant dan berkontribusi dalam model (jenis kelamin, pendidikan dan pekerjaan). Dari ketiga variable tersebut, factor pendidikan merupakan factor yang paling dominan (OR = 5,199).
HUBUNGAN ANTARA SOSIO-DEMOGRAFIK DAN PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU ORANG TUA DALAM PEMILIHAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF (APE) DI DENPASAR Kusuma Negara, I Gusti Ngurah Made; Agra Darmawati, I Dewa Ayu
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.338 KB) | DOI: 10.37294/jrkn.v1i2.84

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Proses tumbuh kembang anak dapat berlangsung secara alamiah, tetapi proses tersebut sangat bergantung kepada orang dewasa dimana berperan sebagai orang tua. Permasalahan yang dihadapi saat ini adalah semakin berkurangnya daya kreatif yang dimiliki oleh anak. Salah satu faktor yang mempengaruhi adalah pola asuh orang dewasa atau perilaku orang tua dalam pemberian alat permainan bagi anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sosio-demografic dan pengetahuan dengan perilaku orang tua dalam pemilihan alat permainan edukatif (APE) di Denpasar.Metodologi: Pada penelitian ini variable akan diukur menggunakan  kuesioner. Responden yang diguanakan adalah orang tua yang memiliki balita dan berada di wilayah Puskesmas III Denpasar Selatan. Jumlah sampel sebanyak 106 responden. Pengujian hipotesa dilakukan dengan analisis analitik korelational.Hasil: penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara factor sosio-demographic dan pengetahuan dengan perilaku orang tua dalam pemilihan APE. Kata kunci:  Alat Permainan Edukatif, bermain, balita.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG HIPERTENSI TERHADAP KEPATUHAN PASIEN UNTUK KONTROL TEKANAN DARAH Kusuma Negara, I Gusti Ngurah Made; Jiryantini, Ni Wayan Serly; Parwati, Ni Wayan
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.741 KB) | DOI: 10.37294/jrkn.v3i2.176

Abstract

Latar Belakang: Jumlah penderita hipertensi cenderung mengalami peningkatan. Hipertensi yang tidak terkontrol akan mengembangkan dan menyebabkan komplikasi berbahaya bagi penderitanya. Dalam perkebangannya, hipertensi di masyarakat masih sering diabaikan. Banyak penderita hipertensi tidak memeriksakan kondisinya secara rutin. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan tentang hipertensi dan kepatuhan pasien untuk kontrol tekanan darah. Metode: Penelitian ini menggunakan korelasi desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampel menggunakan sampel jenuh melibatkan 197 orang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan menggunakan tes Spearman rho. Hasil: Analisis univariat menunjukkan bahwa pengetahuan responden tentang hipertensi, sebagian besar dalam kategori sedang (46,7%). Demikian pula, kepatuhan dalam mengontrol tekanan darah juga sebagian besar dalam kategori sedang (82,7%). Hasil analisis bivariat menunjukkan pengetahuan yang signifikan tentang hipertensi dan kepatuhan pasien untuk kontrol tekanan darah (nilai p <0,001 dan r = 0.271).
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEGAGALAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS I DENPASAR BARAT Astawa, I Gd Satria; Syandini, Ni Kd Nopi Sri; Kusuma Negara, I Gusti Ngurah Made; Mastryagung, G A Dwina
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.268 KB) | DOI: 10.37294/jrkn.v3i1.131

Abstract

Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kegagalan pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas I Denpasar Barat.Metode : Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional menggunakan tehnik pengambilan sampel non probability sampling  dengan metode Convinience Sampling. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas I Denpasar Barat, alat pengumpulan data menggunakan kuesioner  dengan jumlah sampel sebanyak 189 responden.Hasil : Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kurang tentang ASI eksklusif yaitu 103 (54,5%), sebagian besar responden dengan dukungan suami kurang yaitu 90 (47,6), dan responden dengan status pekerjaan tidak bekerja yaitu 116 (61,4%). Hasil uji statistik menggunakan uji Chi Square menunjukkan p-value <0,05.Kesimpulan : Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan ibu, dukungan suami, dan status pekerjaan ibu dengan kegagalan pemberian ASI eksklusif
Health Education on Operative Cataract Care: A Scoping Review Prima Widya Ridwanti, Luh Putu; Swarjana, I Ketut; Kusuma Negara, I Gusti Ngurah Made; Yudara Sandra Putra, Putu Gde
Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cataract is the leading cause of blindness worldwide, requiring surgery and appropriate patient and family education to ensure proper operative care. This literature review aimed to identify health education on operative cataract care. The type of this study is a scoping review using the PubMed database, ScienceDirect, and other sources that were published in the last 10 years (2015-2024). The PICO model (P: patients and families; I: audiovisual, booklets, leaflets, and others; C: standard care or education; O: knowledge and skills in cataract operative care) was used. The keywords used to search for articles are cataract surgery AND video OR audiovisual OR booklets OR leaflets. The initial search results for articles, until included, are described in the PRISMA diagram. The results of the article search from PubMed obtained 406 articles, and from ScienceDirect 258 articles; other sources 15 articles, so the total number of articles obtained was 679 articles. Records screened 664 articles, reports sought for retrieval 247 articles, and reports assessed for eligibility 60 articles. For articles from sources, the report assessed for eligibility was three articles. Furthermore, the total studies included in the review were 15 articles. The educational interventions (video-based, telephone, social media, and web) were effective in increasing patient knowledge. However, their comparative effectiveness is unknown. Keywords: Cataract Operative Care, Health Education, Knowledge and Skills, Patient and Family
Parental Acceptance and Its Associated Factors Towards COVID-19 Vaccination among Elementary School Children: A Cross-Sectional Study in Bali, Indonesia Swarjana, I Ketut; Darma Suyasa, I Gede Putu; Kusuma Negara, I Gusti Ngurah Made
Public Health of Indonesia Vol. 11 No. 4 (2025): October - December
Publisher : YCAB Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36685/phi.v11i4.1123

Abstract

Background: Efforts to control the transmission of coronavirus disease 2019 (COVID-19) and associated deaths continue, one of which is providing COVID-19 vaccination not only to adolescents, adults, and older adults but also to elementary school children. However, parental approval for the vaccination of the children is needed for the government’s vaccination program to succeed. Objectives: This study sought to determine parental acceptability of the COVID-19 vaccine and related factors for primary school-aged children in Bali, Indonesia. Methods: This cross-sectional study involved 420 respondents recruited through a multistage random sampling process. It collected data using a questionnaire shared through Google Forms. It analyzed the data using univariate, bivariate, and multivariate regression analyses. Results: Of the 420 respondents, 249 (59.3%) stated they accepted COVID-19 vaccination for elementary school students. Vaccine safety factors (adjusted odds ratio [AOR]: 14.376, 95% confidence interval [CI]: 7.682–26.903, p < 0.001), place of residence (AOR: 0.430; 95% CI: 0.271–0.683, p < 0.001), and history of comorbidities (AOR: 0.402, 95% CI: 0.222–0.726, p = 0.003) were significantly associated with parents’ approval of COVID-19 vaccination for elementary school children. Conclusion: Parents must be educated about vaccine safety, especially those living in cities and whose children have a history of comorbidities, to improve parental approval of COVID-19 vaccination according to the government’s target.