Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DENGAN SUBJECTIVE WELL-BEING PADA ANAK JALANAN DI WILAYAH DEPOK Lutfiyah, Nurul
Jurnal Psikologi Vol 10, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dengan subjective well-being pada anak jalanan di wilayah Depok.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif.Pengambilan data sampel dilakukan dengan menggunakan penyebaran kuesioner mengenai dukungan sosial dengan subjective well-being. Sampel penelitian ini adalah anak-anak jalanan di kota Depok dengan jumlah 70 orang. Pengujian hipotesis menggunakan teknik analisis korelasi dari Pearson. Teknik sampling yang digunakan penelitian ini adalah purposive sampling dan accidental sampling yaitu pengambilan  sampel yang memenuhi persyaratan yang telah ditentukan dan juga kebetulan dijumpai. Berdasarkan analisis data yang dilakukan, diketahui hasil koefisiensi korelasi antara dukungan sosial dengan kepuasan hidup sebesar 0,176 dengan taraf signifikansi 0,025 (p<0,05) sedangkan pada dukungan sosial dengan afek positif sebesar 0,247 dengan taraf signifikansi sebesar 0,020 (p<0,05) kemudian pada dukungan sosial dengan afek negatif sebesar-0,185 dengan taraf signifikansi 0,177 (p>0,05) Hasil tersebut menunjukkan bahwa hubungan antara dukungan sosial dengan kepuasan hidup dan afek positif diterima sedangkan hubungan antara dukungan sosial dengan afek negatif ditolak pada anak jalanan diwilayah Depok. Hasil penelitian deskripsi subjek menunjukkan bahwa dukungan sosial terhadap kepuasan hidup dan afek positif tinggi, sementara itu afek negatif yang dimiliki sedang. Kata Kunci: anak jalanan, dukungan sosial, subjective well-being
Analisis Kebutuhan Pengembangan Bahan Ajar Drama Berbasis Cerita Rakyat Banyumas: Analysis of the Needs for Developing Drama Teaching Materials Based on Banyumas Folk Tales Lutfiyah, Nurul; Sudaryanto, Memet; Martha, Nia Ulfa
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 5 No. 03 (2025): Research Articles, December 2025
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v5i03.7375

Abstract

This study aims to analyze the need to develop drama teaching materials based on Banyumas folklore, as an effort to provide materials that are relevant to students' needs and characteristics. This study uses the Research and Development (R&D) method using the ADDIE model. The focus of the study is the needs analysis stage, the first part of the ADDIE development model. The population in this study was all high school students in the Purwokerto area who received drama material in Indonesian Language subjects. From this population, the study collected samples from two schools: SMAN 5 Purwokerto and SMAN 3 Purwokerto. The results showed that students had a positive perception of drama learning and gained meaningful learning experiences, especially in aspects of self-expression, social interaction, and mental strengthening. However, the available teaching materials remained general, did not cover the full range of drama theory, and did not include examples grounded in local culture. Students also indicated a need for more comprehensive teaching materials that cover affective, psychomotor, and cognitive aspects. Furthermore, students have a favorable view of Banyumas folktales as a learning resource, particularly because their geographical and cultural proximity makes it easier for them to understand the values and moral messages conveyed in these tales. These findings confirm the need to develop drama teaching materials based on Banyumas folktales to provide contextual, meaningful, and student-centered learning.