Adri, Adri
Community Development Departmen, Yayasan Titian

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KONTESTASI POLITIK IDENTITAS DALAM FENOMENA ILLEGAL LOGGING DI PERBATASAN INDONESIA-MALAYSIA Studi di Kecamatan Badau dan Lanjak, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat Adri, Adri
Journal Communication Spectrum : Capturing New Perspectives in Communication Vol 1, No 1 (2011): February - July 2011
Publisher : Department of Communication Science, Bakrie University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36782/jcs.v1i1.5

Abstract

Pada banyak kejadian illegal logging di Indonesia, berbagai penyebab memiliki bukti-bukti yang kuat. Namun aktivitas illegal logging menjadi unik jika menengoknya di daerah Badau dan Lanjak yang berbatasan dengan Serawak – Malaysia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini ingin mengungkap bagaimana identitas warganegara Indonesia dari etnis Iban di Badau dan Lanjak dimanfaatkan oleh berbagai pihak dalam menjalankan praktik  illegal logging. Identitas dalam penelitian ini utamanya mengacu pada keibanan, namun kedayakan, keindonesiaan, kemalaysiaan dan kekatolikan mereka tidak bisa dihindari dalam pembahasannya. Semua digunakan secara bergantian, cair dan cerdik dalam berbagai relasi kepentingan, tergantung situasi dan konteks dari relasi tersebut. Sedangkan illegal logging  mengacu pada praktik ekstraksi sumber daya hutan yang menurut definisi negara melanggar peraturan perundangan. Di Perbatasan, negara sebagai  the art of governing ini lemah kehadirannya yang tercermin dari keberadaannya dalam bentuk basic services menyangkut kesejahteraan warganegaranya. Keindonesiaan menjadi lemah posisinya dalam kehidupan Orang Iban di perbatasan. Kekosongan ini yang kemudian ditingkahi oleh kehadiran Malaysia melalui relasi ekonomi dasar, relasi sejarah etnisitas, dan cukong kayu. Pertautan kepentingan ini yang dimanfaatkan dengan cerdik dan sangat strategis oleh cukong kayu untuk menjalankan dan melanggengkan praktik  illegal logging di Badau dan Lanjak. Kata kunci: pembalakan liar, politik identitas, iban, keibanan, masyarakat perbatasan