Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS KEUNTUNGAN DAN SERAPAN TENAGA KERJA PADA USAHATANI TEMBAKAU RAKYAT DI KECAMATAN SURALAGA, KABUPATEN LOMBOK TIMUR MUHAMAD SARLAN
Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 6 No. 1 (2018): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani
Publisher : LPPM Universitas Gunung Rinjani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.924 KB) | DOI: 10.12345/jir.v6i1.110

Abstract

Tembakau merupakan salah satu komoditas perkebunan yang sangat penting bagi Indonesia. Komoditas ini disamping sebagai penghasil devisa negara dan cukai, juga dapat menyerap tenaga kerja yang cukup besar terutama di sektor agribisnis primer (budidaya), agribisnis skunder (industri rokok), maupun jasa (perdagangan, transportasi, dan perbankan). Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mengetahui besarnya keuntungan petani pada usahatani tembakau rakyat di Kecamatan Suralaga Kabupaten Lombok Timur. (2) Mengetahui besarnya serapan tenaga kerja pada usahatani tembakau rakyat di Kecamatan Suralaga Kabupaten Lombok Timur. (3) Mengetahui kendala-kendala yang dihadapi oleh petani dalam pengembangan usahatani tembakau rakyat di Kecamatan Suralaga Kabupaten Lombok Timur. Hasi penelitian menunjukkan bahwa (1) Besarnya keuntungan petani pada usahatani tembakau rakyat di Kecamatan Suralaga Kabupaten Lombok Timur adalah sebesar Rp 4.427.941 Llg atau Rp 8.682.237/ ha/ MT. (2) Besarnya serapan tenaga kerja pada usahatani tembakau rakyat di Kecamatan Suralaga Kabupaten Lombok Timur sebesar 107 HKO/ Llg atau 209,803 HKO/ Ha dari tenaga kerja yang terserap. (3). Kendala utama yang dihadapi petani pada usahatani tembakau rakyat adalah pemasaran hasil (harga jual), kemudian diikuti oleh kendala modal, dan tenaga kerja.Kata Kunci : Serapan tenaga kerja, usaha tani, tembakau rakyatTobacco plantation commodities is one that is very important for Indonesia. This commodity foreign exchange earner beside as countries and customs, can also absorb a large enough labor especially in the agribusiness sector primary (farming), agribusiness skunder (industrial smoking), and services (trade, transportation, and banking) . This research aims to: (1) find out the magnitude of the benefits farmers on farming tobacco people in district Suralaga East Lombok Regency. (2) know the magnitude of labor absorption in tobacco farming people in district Suralaga East Lombok Regency. (3) find out the constraints faced by farmers in the development of tobacco farming people in district Suralaga East Lombok Regency. "Research shows that (1) the magnitude of the benefits farmers on farming tobacco people in district Suralaga East Lombok Regency is amounting to Rp 4,427,941 or Rp Llg 8.682.237/ha/Mt. (2) magnitude of absorption of labor in farming tobacco the people in district Suralaga East Lombok Regency of 107 HKO/Llg or 209.803 HKO/Ha of the labor absorbed. (3) major obstacles faced by farmers on farming tobacco people are marketing results (selling price), then followed by capital constraints, and labor.Key words: Absorption of labor, farmer, tobacco people
ANALISIS KEUNTUNGAN DAN SERAPAN TENAGA KERJA PADA USAHATANI TEMBAKAU RAKYAT DI KECAMATAN SURALAGA, KABUPATEN LOMBOK TIMUR MUHAMAD SARLAN
Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 6 No. 1 (2018): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani
Publisher : LPPM Universitas Gunung Rinjani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12345/jir.v6i1.143

Abstract

Tembakau merupakan salah satu komoditas perkebunan yang sangat penting bagi Indonesia. Komoditas ini disamping sebagai penghasil devisa negara dan cukai, juga dapat menyerap tenaga kerja yang cukup besar terutama di sektor agribisnis primer (budidaya), agribisnis skunder (industri rokok), maupun jasa (perdagangan, transportasi, dan perbankan). Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mengetahui besarnya keuntungan petani pada usahatani tembakau rakyat di Kecamatan Suralaga Kabupaten Lombok Timur. (2) Mengetahui besarnya serapan tenaga kerja pada usahatani tembakau rakyat di Kecamatan Suralaga Kabupaten Lombok Timur. (3) Mengetahui kendala-kendala yang dihadapi oleh petani dalam pengembangan usahatani tembakau rakyat di Kecamatan Suralaga Kabupaten Lombok Timur. Hasi penelitian menunjukkan bahwa (1) Besarnya keuntungan petani pada usahatani tembakau rakyat di Kecamatan Suralaga Kabupaten Lombok Timur adalah sebesar Rp 4.427.941 Llg atau Rp 8.682.237/ ha/ MT. (2) Besarnya serapan tenaga kerja pada usahatani tembakau rakyat di Kecamatan Suralaga Kabupaten Lombok Timur sebesar 107 HKO/ Llg atau 209,803 HKO/ Ha dari tenaga kerja yang terserap. (3). Kendala utama yang dihadapi petani pada usahatani tembakau rakyat adalah pemasaran hasil (harga jual), kemudian diikuti oleh kendala modal, dan tenaga kerja.Kata Kunci : Serapan tenaga kerja, usaha tani, tembakau rakyatTobacco plantation commodities is one that is very important for Indonesia. This commodity foreign exchange earner beside as countries and customs, can also absorb a large enough labor especially in the agribusiness sector primary (farming), agribusiness skunder (industrial smoking), and services (trade, transportation, and banking) . This research aims to: (1) find out the magnitude of the benefits farmers on farming tobacco people in district Suralaga East Lombok Regency. (2) know the magnitude of labor absorption in tobacco farming people in district Suralaga East Lombok Regency. (3) find out the constraints faced by farmers in the development of tobacco farming people in district Suralaga East Lombok Regency. "Research shows that (1) the magnitude of the benefits farmers on farming tobacco people in district Suralaga East Lombok Regency is amounting to Rp 4,427,941 or Rp Llg 8.682.237/ha/Mt. (2) magnitude of absorption of labor in farming tobacco the people in district Suralaga East Lombok Regency of 107 HKO/Llg or 209.803 HKO/Ha of the labor absorbed. (3) major obstacles faced by farmers on farming tobacco people are marketing results (selling price), then followed by capital constraints, and labor.Key words: Absorption of labor, farmer, tobacco people
ANALISIS NILAI TAMBAH UBI KAYU SEBAGAI BAHAN BAKU KERIPIK SINGKONG DI KECAMATAN LABUHAN HAJI KABUPATEN LOMBOK TIMUR (Kasus Agroindustri Keripik Singkong KUB Wanita Sejahtera ) MUHAMAD SARLAN
Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 3 No. 1 (2016): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani
Publisher : LPPM Universitas Gunung Rinjani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya keuntungan, efisiensi dan nilaitambah dari usaha pengolahan ubi kayu menjadi keripik singkong . Metode penelitianyang digunakan adalah metode deskriptif. Penentuan tempat penelitian dilakukansecara sengaja (purposive) yaitu KUB Wanita Tani Sejahtera Kecamatan LabuhanHaji Kabupaten Lombok Timur dengan alasan bahwa pada anggota KUB Wanita TaniSejahtera dalam mengolah ubi kayu ini berbeda yaitu dilakukan perendaman pada ubikayu yang telah dimasak setengah jadi. Jenis data yang digunakan data primer dandata sekunder dengan teknik observasi, wawancara dan pencatatan. Metode analisisdata yang digunakan adalah analisis usaha untuk mengetahui besarnya keuntunganefisiensi dan nilai tambah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rata-ratakeuntungan yang diterima pada mas ing-mas ing anggota KUB WanitaSejahtera dari ubi kayu mentah sampai menjadi keripik singkong dalam satu kaliproses produksi sebesar Rp 190.597,73. Sedangkan pada seluruh anggota KUBWanita Sejahtera j u m l a h keuntungan yang diterima dari keripik singkongsebesar Rp. 2.287.172,87. Efisiensi usaha pada masing-masing anggota KUBWanita Sejahtera adalah sebesar 1,545. Usaha agroindustri keripik singkongpada masing-masing anggota KUB Wanita Sejahtera memberikan nilai tambahbruto sebesar Rp 287.820,83, nilai tambah netto sebesar Rp 283.956,17, nilaitambah per bahan baku sebesar Rp 3.999,03/kg dan nilai tambah per tenaga kerjasebesar Rp 28.782,083/JKO. Sedangkan agroindustri keripik singkong padaseluruh anggota KUB Wanita Sejahtera memberikan nilai tambah bruto sebesarRp 3.453.850 nilai tambah netto sebesar Rp 3.407.474 nilai tambah per bahanbaku sebesar Rp 47.988,38/kg dan nilai tambah per tenaga kerja sebesar Rp345.385/JKO.This research uses purposive sampling in determining the research location that isKUB Wanita Tani Sejahtera by a reason that KUB Wanita Tani Sejahtera use differentway in manufacturing cassava that is by dipping half cooked cassava. The researchuses primary data and secondary data through observation, noting, and interviewingtechnique. Data analysis method used is production analysis to know the number ofefficiency profit and additional value. The results showed that the average profitearned on each member of KUB Wanita Woman Welfare of raw cassava to be acassava chips in a single production process is Rp 190,597.73. While all members ofKUB Wanita Sejahtera amount of profit received from cassava chips Rp.2,287,172.87. Business efficiency for each member of KUB Wanita Sejahteraamounted to 1.545. Agro-industry effort cassava chips on each member of KUBWanita Sejahtera provide gross value added of Rp 287,820.83, net value added of Rp283,956.17, the added value per raw materials amounted to Rp 3.999.03 / kg andvalue added per worker amounted to Rp. 28.782.083 / JKO. While agro-industrycassava chips on all members of KUB Wanita Sejahtera provide gross value addedamounted to Rp 3.453.850 net added value of Rp 3,407,474 per value added rawmaterials amounting to Rp 47.988.38 / kg and value added per worker amounted toRp 345 385 / JKO
DAMPAK PANDEMI COVID -19 TERHADAP KEUNTUNGAN DAN EFISENSI USAHA PETERNAKAN AYAM RAS PETELUR DI DESA PRINGGAJURANG KECAMATAN MONTONG GADING KABUPATEN LOMBOK TIMUR”. Muhamad Sarlan; Murah
Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 10 No. 1 (2022): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani
Publisher : LPPM Universitas Gunung Rinjani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53952/jir.v10i1.391

Abstract

The purpose of this study was to determine the profit of laying hens business before and during covid-19 in Pringgajurang Village, Montong Gading District, East Lombok Regency and to determine the Efficiency of Laying Chicken Business before and during covid 19 in Pringgajurang Village, Montong Gading District, East Lombok Regency. The method of determining the research area was carried out using the purposive method (deliberately). The selected area is Pringgajurang Village, Montong Gading District, East Regency. The reason for choosing this village as the research area is because this village has the largest population of laying hens among other villages in Montong Gading District. The results showed that the average profit earned by farmers was Rp. 92,314,700 with an efficiency of 1,278 before covid-19 and a profit of Rp. 12,068,010 with an efficiency of 1,029 during covid-19. Furthermore, the results of the study also show that Covid-19 has an impact on income and business efficiency of laying hens as evidenced by the results of a t-count of 6,841 for income, and a t-count of 7.381 for efficiency compared to sig.(2-tiled) of 0.000 or smaller than alpha (0.05). So it was concluded that COVID-19 had a very real impact on the profits and efficiency of the laying hens business in Pringgajurang Village, Montong Gading District, East Lombok Regency. Abstrak Covid-19 telah mempengaruhi banyak hal, karena kondisi dan akibat vyang ditimbulkan serta kebijakan yang dibuat oleh pemerintah. Faktor ini secara tidak langsung mempengaruhi bidang peternakan terutama  usaha peternakan ayam ras petelur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Dampak Pandemi Covid 19 terhadap keuntungan dan efisensi usaha peternakan ayam ras petelur di Desa Pringgajurang  Kecamatan Montong Gading. Pengambilan sampel peternak ayam dilakukan dengan  metode sensus. Data yang dikumpulkan terdiri dari dua jenis data, yaitu data primer dan data skunder. Data Primer terdiri dari profil peternak ayam berupa jumlah ayam ras  petelur yang dipelihara, jumlah pakan, obat-batan, vaksin, vitamin, tenaga kerja yang digunakan, penggunaan listrik, penyusutan kandang, peralatan kandang, produksi yang dihasilkan, harga jual dan keuntungan yang diperoleh peternak. Sedangkan data sekunder berupa data perkembangan jumlah ayam ras petelur di Kabupaten Lombok Timur, data jumlah produksi telur dan kebutuhan telur di Kabupaten Lombok Timur. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptip komparatif. Hasil penelitian menunjukkan rata rata keuntungan yang diperoleh peternak sebesar Rp. 92.314.700 dengan  efisiensi sebesar 1,278 sebelum covid-19 dan  keuntungan sebesar Rp.12.068.010 dengan  efisiensi sebesar 1,029 selama covid-19. Selanjutnya hasil penelitian juga menunjukkan bahwa covid-19 berdampak terhadap pendapatan dan efisiensi usaha ternak ayam ras petelur dibuktikan dengan hasil t- hitung sebesar  6.841 untuk pendapatan, dan t-hitung sebesar 7,381 untuk efisensi  dibandingkan dengan sig.(2-tiled) sebesar 0.000 atau lebih kecil dari alfa (0,05). Sehingga disimpulkan bahwa covid-19 berdampak sangat nyata terhadap keuntungan dan efisiensi usaha ayam ras petelur di desa Pringgajurang Kecamatan Montong Gading Kabupaten Lombok Timur.