Abstrak Penelitian ini merupakan suatu penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui apakah pemahaman konsep matematika dan prestasi belajar siswa yang dikenai model pembelajaran berbasis masalah lebih baik daripada siswa yang dikenai model pembelajaran ceramah. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 4 Kertek tahun ajaran 2015/2016 yang berjumlah 139 siswa yang terbagi dalam 4 kelas. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik cluster random sampling dan diperoleh siswa kelas VII A sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas VII C sebagai kelas kontrol. Instrumen dalam penelitian ini adalah tes pemahaman konsep matematika dan prestasi belajar siswa.Analisis data menggunakan multivariat.Berdasarkan hasil tersebut menunjukkan bahwa nilai rata-rata pemahaman konsep matematika kelas eksperimen sebesar 84,7222 dan kelas kontrol sebesar 86,8421. Sedangkan nilai rata-rata prestasi belajar siswa kelas eksperimen sebesar 57,36111 dan kelas kontrol sebesar 62,6315. Hasil uji Chi-kuadrat Barlett dengan taraf signifikansi 5% diperoleh dan = 5,991 sehingga diterima dan ditolak. Maka dari itu, dapat disimpulkan bahwa pemahaman konsep matematika siswa yang dikenai model pembelajaran berbasis masalah tidak lebih baik atau sama dengan pemahaman konsep matematika siswa yang dikenai model pembelajaran ceramah dan prestasi belajar siswa yang dikenai model pembelajaran berbasis masalah tidak lebih baik atau sama dengan prestasi belajar siswa yang dikenai model pembelajaran ceramah. Kata kunci: Pembelajaran Berbasis Masalah, Pemahaman Konsep Matematika, Prestasi Belajar Siswa