Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

DAMPAK SIMULTAN MANAJEMEN SARANA PRASARANA DAN PERAN KEPEMIMPINAN TERHADAP PEMBANGUNAN OLAH RAGA Sujana, Dede
Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Vol 15, No 1 (2018): Jurnal Ilmu Administrasi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jia.v15i1.142

Abstract

Pembangunan olahraga pada pendidikan tinggi tidak kalah pentingnya dari pembangunan olahraga masyarakat. Olahraga memiliki potensi strategis dalam bidang pendidikan, kesehatan, pembangunan, dan perdamaian. Politeknik sebagai salah satu pendidikan tinggi yang membina mahasiswa untuk mampu menjadi manusia mandiri tentunya bertanggung jawab untuk memberikan bekal kompetensi kepada mahasiswa guna mampu bersaing dalam dunia kerja. Olahraga dijadikan sebagai alat pembangunan karakter dan life skill pada mahasiswa. Hal ini didukung oleh pengelolaan sarana-prasarana dan struktur serta kebijakan pimpinan di perguruan tinggi politeknik. Berdasarkan rumusan masalah tersebut di atas, maka secara umum tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dampak simultan  manajemen sarana prasarana dan peran kepemimpinan terhadap pembangunan olahraga di Politeknik Negeri se-Bandung Raya. Hasil pengolahan dan analisis data penelitian menunjukkan bahwa manajemen sarana prasarana olahraga dan peran kepemimpinan secara simultan memberikan kontribusi 98,4% terhadap angka partisipasi dalam melakukan olahraga atau aktivitas fisik dan 95,1% terhadap kebugaran jasmani mahasiswa. Artinya bahwa jika manajemen sarana dan prasarana olahraga dikelola secara baik, serta peran kepemimpinan dapat terlaksana secara optimal, maka akan berdampak besar terhadap pembangunan olahraga. Kata kunci : manajemen sarana prasarana, peran kepemimpinan, pembangunan olahraga
ANALISA MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING SEBAGAI SOLUSI PROGRAM PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN DAN INKUBATOR BISNIS TEKNOLOGI PADA MASA PANDEMI COVID-19 Sujana, Dede; Sadikin, Supriyadi; Ariyani, Emma Dwi

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.736 KB) | DOI: 10.31955/mea.v5i1.750

Abstract

Kondisi pandemi covid-19 telah banyak mempengaruhi dunia kesehatan, pendidikan dan ekonomi sehingga berpotensi meningkatkan jumlah pengangguran bagi lulusan perguruan tinggi khususnya lulusan politeknik. Penelitian ini menyajikan data analisa model pembelajaran Project Based Learning sebagai alternatif solusi penyiapan lapangan kerja dengan berprofesi sebagai wirausahawan baru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa model pembelajaran Project Based Learning kepada beberapa kelompok mahasiswa Politeknik Manufaktur Bandung yang sedang menjalankan projek kewirausahaan program dari pihak ketiga. Metode penelitian yang dipilih adalah deskriptif analisis yaitu suatu metode yang berfungsi untuk mendeskripsikan atau memberi gambaran terhadap objek yang diteliti melalui data atau sampel yang telah terkumpul sebagaimana adanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis proyek (Project based learning) dapat diterapkan dengan baik sebagai solusi program pengembangan kewirausahaan dan inkubator bisnis teknologi (PEKIT) di masa pandemi covid-19. Kata Kunci: Model Pembelajaraan, Project Based Learning, Kewirausahaan, Inkubator Bisnis, Pandemi Covid-19 Kondisi pandemi covid-19 telah banyak mempengaruhi dunia kesehatan, pendidikan dan ekonomi sehingga berpotensi meningkatkan jumlah pengangguran bagi lulusan perguruan tinggi khususnya lulusan politeknik. Penelitian ini menyajikan data analisa model pembelajaran Project Based Learning sebagai alternatif solusi penyiapan lapangan kerja dengan berprofesi sebagai wirausahawan baru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa model pembelajaran Project Based Learning kepada beberapa kelompok mahasiswa Politeknik Manufaktur Bandung yang sedang menjalankan projek kewirausahaan program dari pihak ketiga. Metode penelitian yang dipilih adalah deskriptif analisis yaitu suatu metode yang berfungsi untuk mendeskripsikan atau memberi gambaran terhadap objek yang diteliti melalui data atau sampel yang telah terkumpul sebagaimana adanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis proyek (Project based learning) dapat diterapkan dengan baik sebagai solusi program pengembangan kewirausahaan dan inkubator bisnis teknologi (PEKIT) di masa pandemi covid-19. Kata Kunci: Model Pembelajaraan, Project Based Learning, Kewirausahaan, Inkubator Bisnis, Pandemi Covid-19
STUDI PENELUSURAN (TRACER STUDY) ALUMNI SEBAGAI SARANA PEMANTAUAN SERAPAN LULUSAN DI POLITEKNIK MANUFAKTUR BANDUNG Sadikin, Supriyadi; Sujana, Dede; Ariyani, Emma Dwi
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 7 No 1 (2023): Edisi Januari - April 2023
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v7i1.2850

Abstract

Penelitian studi penelusuran (tracer study) ini bertujuan untuk mengukur terkait profil lulusan (alumni) Politeknik Manufaktur Bandung (Polman Bandung) pada tahun 2022 . 4 indikator utama yang pengukuran yaitu : 1) Setelah Wisuda berapa lama masa tunggu di dalam memperoleh pekerjaan; 2) Gaji pertama setelah mendapatkan bekerja; 3) Status dari pekerjaan lulusan; dan 4) Kesesuaian kompetensi dengan bidang kerja. Penelitian dilakukan dengan pendekatan survey dan jenis penelitian kategori deskriptif kualitatif (qualitative research) dengan melalui tiga tahapan diantaranya: 1) mengembangkan konsep dan instrumen; 2) mengumpulan data; dan 3) menganalisa data dan pelaporan. Metode yang dilakukan dengan cara random (sampling), secara proporsional sesuai dengan jumlah lulusan yaitu dengan proporsi 38%. data diperoleh langsung dari alumni dan pengguna alumni melalui kuesioner yang terstruktur dan dikumpulkan menjadi data primer. Penyebaran kuesioner dilakukan secara online : https://ikal.polman-bandung.ac.id/alumni/index.html, dan http://tracerstudy.polman-bandung.ac.id, penyebaran secara langsung kepada pengguna alumni dan alumni dengan melakukan kunjungan industri yang diketahui jelas keberadaanya. Pengumpulan data lapangan dimulai pada 6 Agustus 2022 hingga Desember 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lulusan tahun 2022 sebanyak 15 % mendapatkan pekerjaan sebelum wisuda (melalui presentasi industri) dan ≤ 3 bulan mendapatkan pekerjaan pasca wisuda sebesar 14%. Hasil studi penelusuran (tracer study) dapat dikatakan pendidikan yang dilaksanakan Polman Bandung sudah sesuai antara kompetensi dengan kebutuhan industri. Berdasarkan Gaji pertama setelah bekerja 86% nominal diatas 5.000.000, sedangkan untuk status pekerjaan, dan adanya kesesuaian kompetensi aluni dengan bidang kerja sebesar 99%, sistem pendidikan yang diberikan Polman Bandung dapat dikatakan merupakan hal yang terpenting di dunia usaha dan dunia industri dalam menunjang karier alumninya.
DESIGN OF BAMBOO STICK POLISHING MACHINE WITH 12 TON/MONTH CAPACITY Kurniawan, Kurniawan; Setiawan, Heri; Sujana, Dede; Fauzan Hardiansyah , Ilham
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 15 No. 3 (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jrm.v15i3.1714

Abstract

Local bamboo stick products are still unable to compete with imported bamboo stick on the market due to the high cost of production. The production of bamboo stick has several stages, including cutting bamboo blades, removing bamboo skin, forming square blades, forming circle profiles, cutting lengths, smoothing, sharpening, and drying. Currently, the refining process at the Booboo Walini Workshop has an uneven level of uniformity. In the design process of this polishing machine, the VDI 2222 design methodology is used. The way this machine works is that the bamboo stick will be inserted into a cylindrical finned reservoir and then rotated within + 1 hour. The skewers will contact each other and rub against each other which can smooth the surface of the bamboo stick from the fibers. In determining the optimal geometry and number of fins in the reservoir, simulations were carried out using Altair EDEM software with a Discrete Element Method (DEM) approach and considering the optimal number of contacts during the polishing process. This machine is driven by an electric motor with a power of 1.1 kW and an output rotation of 16 rpm. This polishing machine has a production capacity of 461.5 kg daily with a storage dimension of ∅597.3 × 680 mm.
DESIGN OF BAMBOO STICK POLISHING MACHINE WITH 12 TON/MONTH CAPACITY Kurniawan, Kurniawan; Setiawan, Heri; Sujana, Dede; Fauzan Hardiansyah , Ilham
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 15 No. 3 (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jrm.v15i3.1714

Abstract

Local bamboo stick products are still unable to compete with imported bamboo stick on the market due to the high cost of production. The production of bamboo stick has several stages, including cutting bamboo blades, removing bamboo skin, forming square blades, forming circle profiles, cutting lengths, smoothing, sharpening, and drying. Currently, the refining process at the Booboo Walini Workshop has an uneven level of uniformity. In the design process of this polishing machine, the VDI 2222 design methodology is used. The way this machine works is that the bamboo stick will be inserted into a cylindrical finned reservoir and then rotated within + 1 hour. The skewers will contact each other and rub against each other which can smooth the surface of the bamboo stick from the fibers. In determining the optimal geometry and number of fins in the reservoir, simulations were carried out using Altair EDEM software with a Discrete Element Method (DEM) approach and considering the optimal number of contacts during the polishing process. This machine is driven by an electric motor with a power of 1.1 kW and an output rotation of 16 rpm. This polishing machine has a production capacity of 461.5 kg daily with a storage dimension of ∅597.3 × 680 mm.
IMPLEMENTASI MODEL SCHROEDER DALAM PENGELOLAAN SARANA DAN PRASARANA DI KOMPLEKS BOUGENVILLE DAN DESA WISATA PURI BAMBU Pratama, Rizqi Aji; Sujana, Dede; Sadikin, Supriyadi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.27645

Abstract

Dalam suatu organisasi diperlukan strategi operasi yang dapat menjalankan visi dan misi agar keunggulan tersebut dapat dicapai. Strategi operasi tidak hanya diterapkan dalam perusahaan, melainkan juga pada setiap sektor organisasi yang menghasilkan produk maupun jasa agar kegiatannya menjadi efektif dan efisien. Dalam pengelolaan sarana dan prasarananya, YBBB membina masyarakat di Kompleks Bougenville Antapani dan Desa Wisata Puri Bambu Mekarsaluyu Cimenyan. Akan tetapi, hasil yang diperoleh belum optimal. Hal tersebut didapatkan dari target yang telah dicanangkan dengan pemasukan yang diperoleh dalam 1 tahun ke belakang. Pengabdian ini dilaksanakan dalam jangka waktu 3 bulan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman dan kapabilitas masyarakat tentang pengelolaan sarana dan prasarana masyarakat telah memahami pentingnya model strategi operasi dalam pengelolaan sarana prasarana yang efektif dan produktif.