Tjakrawiralaksana, Mita Aswanti
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Teknik Shaping untuk meningkatkan durasi on-task behavior pada anak dengan masalah atensi Anjani, Savira; Tjakrawiralaksana, Mita Aswanti
Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (20.681 KB) | DOI: 10.22219/jipt.v7i2.9051

Abstract

Abstrak.  Kemampuan mempertahankan atensi terlihat pada on-task behavior, dimana anak mampu mengerjakan tugas tanpa melakukan kegiatan lain yang tidak berkaitan. On-task behavior menjadi target perilaku yang ingin diintervensi pada S, anak laki-laki berusia 4 tahun 5 bulan dengan diagnosa Attentional Disorder (ICDL-DMIC). Berdasarkan pemeriksaan, rentang atensinya berada dibawah taraf rata-rata anak seusianya dan terlihat dari kesulitannya dalam menyelesaikan kegiatan. Penelitian single-subject ini bertujuan untuk melihat efektivitas dari penerapan teknik shaping dalam meningkatkan durasi on-task behavior pada anak dengan masalah atensi, dengan hipotesa teknik shaping mampu meningkatkan durasi on-task behavior. Terdapat peningkatan durasi saat intervensi diberikan. Dalam intervensi ini, orangtua memiliki peran besar sebagai pemberi prompt dan reinforcement untuk mempermudah proses generalisasi.Kata Kunci: Shaping, On-Task Behavior, Attentional DisorderAbstract. The ability to maintain attention is seen from on-task behavior, when child can do a task without do other unrelated activities. On-task behavior is the targeted behavior to intervene from S, a 4 years 5 months old boy with a diagnosis Attentional Disorder (ICDL-DMIC). Based on asssessment, S has shorter duration of attention than the expected duration of his age and shown on his difficulties in finishing any activities. This single-subject research aims to examine the effectiveness of the application of shaping technique in increasing the duration of on-task behavior, and hypothesized that it’s application will increase on-task behavior’s duration. The result shows that there is an increase in on-task behavior’s duration. In this research, parents took a bigger role as prompt and reinforcer giver to ease the process of generalization. Keywords: Shaping, On-Task Behavior, Attentional Disorder
Prompting dan Positive Reinforcement untuk Meningkatkan Keterampilan Berpakaian Pada Anak dengan Intellectual Disability Murpratiwi, Ika Agustina; Tjakrawiralaksana, Mita Aswanti
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jptt.v8n2.p112-123

Abstract

Children with intellectual disability (ID) have deficits in their cognitive and adaptive function. One of the important skills of adaptive function which need to be mastered is dressing up, especially wearing buttoned clothes. However, the limitations possessed by children with ID make them always in need of help from others. Based on this condition, it is necessary to provide interventions to improve the skill of buttoning clothes on children with ID. Using single case A-B design, this study evaluates whether behavior modification intervention improve the clothes buttoning skill of a 9-year-old child with moderate ID. The intervention used prompting technique, namely most-to-least prompting accompanied with the provision of positive reinforcement. Prompt techniques expected to be effective in enhancing dressing upskills; additionally, positive reinforcement was also used to keep the child motivated during the intervention sessions. The results showed an increasing trend on mastery of buttoning skill, decreasing trend for prompt intensity, and immediacy of effect influenced by intervention. The results proves that prompting and positive reinforcement technique was effective for improving the child’s ability in buttoning clothes independently.  Key Words: Prompting, positive reinforcement, buttoning clothesAbstrak: Anak-anak dengan kondisi intellectual disability (ID) mengalami defisit pada fungsi kognitif dan fungsi adaptif. Salah satu keterampilan dari fungsi adaptif yang penting dikuasai adalah berpakaian, terutama memakai baju berkancing.  Akan tetapi, keterbatasan yang dimiliki oleh anak ID membuat mereka selalu membutuhkan bantuan dari orang lain. Berdasarkan kondisi tersebut, perlu dilakukan pemberian intervensi untuk meningkatkan keterampilan mengancingkan baju pada anak ID. Dengan menggunakan single case A-B design, penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi apakah intervensi modifikasi perilaku dapat meningkatkan keterampilan mengancingkan baju pada anak berusia 9 tahun dengan ID moderate. Intervensi ini menggunakan teknik prompting, yaitu most to least prompting disertai dengan pemberian positive reinforcement. Teknik prompting diharapkan efektif dalam meningkatkan keterampilan mengancingkan baju, sedangkan positive reinforcement digunakan untuk menjaga motivasi anak selama sesi intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan trend pada penguasaan keterampilan mengancingkan baju, penurunan trend untuk intensitas prompt yang digunakan serta immediacy of effect yang dipengaruhi oleh intervensi. Ini membuktikan bahwa teknik prompting dan positive reinforcement efektif meningkatkan keterampilan anak dalam mengancingkan baju secara mandiri.