Wiyasa, I Putu
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Struktur Formal Kekawin Kumudawati Wiyasa, I Putu
Kalangwan Jurnal Pendidikan Agama, Bahasa dan Sastra Vol 11, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/klgw.v11i2.1465

Abstract

Kakawin Kumudawatī adalah kakawin  yang mengambil tema  dari cerita Tantri. Kakawin Kumudawati menceritakan kisah sepasang angsa dan juga sepasang empas yang berteman baik di telaga Kumudawatī. Kakawin ini tergolong baru dan digolongkan ke dalam Kakawin Minor karena Kakawin Kumudawatī ini tergolong baru, maka sangat menarik dikaji dari segi struktur formalnya. Adapun struktrur formal kakawin  yang akan dikaji meliputi guru laghu, wrĕta, mātra, gana, canda, carik, pada, pupuh, dan alamkara.Analisis struktur formal Kakawin Kumudawati dilakukan agar dapat mengetahui keteraturan Kakawin Kumudawati dalam pembentukan kaidah-kaidah guru-laghu, wrĕtta-matra, pada dan Gaṇa. Guru dan Laghu dalam  Kakawin Kumudawatī terkomposisi atas tiga-tiga kelompok menjadi satu satuan yang disebut gana. Satuan Gana kemudian  disusun menjadi matra. Jumlah suku kata (wreta) dan matra membentuk canda. Dari komposisi canda tersebut kemudian dimasukkan kata-kata dalam bahasa Jawa Kuno membentuk Kakawin Kumudawatī. Kakawin Kumudawati menggunakan lima metrum yaitu metrum Jagaddhita, Basantatilaka, Kilayumanĕdĕng, Rajani, dan Indrawangsa.
Struktur Formal Kekawin Kumudawati Wiyasa, I Putu
Kalangwan Jurnal Pendidikan Agama, Bahasa dan Sastra Vol 11, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/klgw.v11i2.1465

Abstract

Kakawin Kumudawatī adalah kakawin  yang mengambil tema  dari cerita Tantri. Kakawin Kumudawati menceritakan kisah sepasang angsa dan juga sepasang empas yang berteman baik di telaga Kumudawatī. Kakawin ini tergolong baru dan digolongkan ke dalam Kakawin Minor karena Kakawin Kumudawatī ini tergolong baru, maka sangat menarik dikaji dari segi struktur formalnya. Adapun struktrur formal kakawin  yang akan dikaji meliputi guru laghu, wrĕta, mātra, gana, canda, carik, pada, pupuh, dan alamkara.Analisis struktur formal Kakawin Kumudawati dilakukan agar dapat mengetahui keteraturan Kakawin Kumudawati dalam pembentukan kaidah-kaidah guru-laghu, wrĕtta-matra, pada dan Gaṇa. Guru dan Laghu dalam  Kakawin Kumudawatī terkomposisi atas tiga-tiga kelompok menjadi satu satuan yang disebut gana. Satuan Gana kemudian  disusun menjadi matra. Jumlah suku kata (wreta) dan matra membentuk canda. Dari komposisi canda tersebut kemudian dimasukkan kata-kata dalam bahasa Jawa Kuno membentuk Kakawin Kumudawatī. Kakawin Kumudawati menggunakan lima metrum yaitu metrum Jagaddhita, Basantatilaka, Kilayumanĕdĕng, Rajani, dan Indrawangsa.