Madania, Reydanisa Noor
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Aktivitas Alanine Aminotransferase dan Aspartate Aminotransferase pada Anjing Penderita Transmissible Venereal Tumor yang Diobati dengan Vincristine Madania, Reydanisa Noor; Jayawardhita, Anak Agung Gde Jaya; Kendran, Anak Agung Sagung
Indonesia Medicus Veterinus Vol 8 (3) 2019
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.349 KB)

Abstract

Vincristine merupakan bahan yang digunakan sebagai kemoterapi untuk menanganai kasus transmissible venereal tumor (TVT). Obat ini dimetabolisme di hati dan memiliki potensi yang tinggi untuk menyebabkan kerusakan pada sel hati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas alanine aminotransferase (ALT) dan aspartate aminotransferase (AST) pada anjing penderita TVT yang diobati dengan vincristine. Objek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah anjing betina yang menderita TVT berpemilik yang datang ke Rumah Sakit Hewan Universitas Udayana untuk diobati dengan vincristine. Perlakuan dalam penelitian ini adalah pemberian vincristine terhadap anjing penderita TVT hingga sembuh dengan interval pemberian tujuh hari sekali. Pengamatan dilakukan pada nilai aktivitas ALT dan AST sebelum pemberian vincristine dan setelah kesembuhan. Data dianalisis dengan uji paired sample t-test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian vincristine pada anjing penderita TVT berpengaruh nyata terhadap peningkatan aktivitas ALT dan AST.
Laporan Kasus: Penanganan Batu Kantung Kemih (Cystolithiasis) pada Anjing Peking dengan Flushing, Pemberian Kejibeling, Asam Tolfenamat dan Ciprofloxacin Madania, Reydanisa Noor; Suartha, I Nyoman; Erawan, I Gusti Made Krisna
Indonesia Medicus Veterinus Vol 10 (5) 2021
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19087/imv.2021.10.5.783

Abstract

Urolithiasis merupakan pembentukan kalkuli atau urolith akibat saturasi kristal di dalam saluran perkencingan. Urolith yang spesifik berada pada vesica urinaria disebut cystolithiasis. Anjing Ras Peking jantan berumur 3 tahun 2 bulan dengan berat badan 7,1 kg datang dan diperiksa di Rumah Sakit Hewan Pendidikan, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Udayana dengan keluhan kesakitan saat urinasi dan urin berwarna kemerahan. Pemeriksaan klinis menunjukkan pemeriksaan pada sistem kelamin dan perkencingan dalam kondisi abnormal yaitu pada saat diinspeksi anjing mengalami kesakitan saat urinasi dan saat abdomen dipalpasi terasa tegang dan adanya respon nyeri. Pemeriksaan ultrasonografi menunjukkan adanya bentukan pasir dan peradangan pada dinding vesica urinaria. Pada pemeriksaan sedimentasi urin menunjukkan adanya kristal struvit. Anjing kasus didiagnosa menderita cystolithiasis dengan prognosa fausta. Hewan kasus ditangani dengan pemasangan kateter dan pemberian kombinasi kejibeling (satu kapsul, PO q12h, selama tujuh hari), asam tolfenamat dengan dosis pemberian 4 mg/kg BB (sekali sehari) selama 7 hari subkutan dan ciprofloxacin dengan dosis pemberian 8 mg/kg BB (sekali sehari) selama 7 hari peroral. Selama terapi hewan diberi pakan khusus urinari. Setelah terapi selama tujuh hari, kondisi hewan mengalami perubahan yang ditandai dengan urinasi lancar tanpa hematuria dan hasil ultrasonografi menunjukkan sudah tidak adanya gambaran bentukan pasir dan peradangan.