p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal ZOOTEC
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : ZOOTEC

ANALISIS BREAK EVEN POINT USAHA PETERNAKAN AYAM RAS PETELUR “UD. TETEY PERMAI” DI KECAMATAN DIMEMBE Winowoda, Beiyana; Salendu, A H.S; Manese, M A.V; Umboh, S. J.K
ZOOTEC Vol 40, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (904.091 KB) | DOI: 10.35792/zot.40.1.2020.26753

Abstract

ANALYSIS BREAK EVEN POINT  OF LAYING CHICKEN LIVESTOCK BUSSINESS "UD TETEY PERMAI" IN KECAMATAN DIMEMBE. The purpose of this study was to analyze the Break even point of laying chicken breeding business "UD Tetey Permai." This research was conducted at the laying chicken breeding business "UD. Tetey Permai" in Dimembe District in July 2018 to August 2018. The data taken are primary data and secondary data. Primer data was obtained directly from company owners, company managers, cage workers and feed warehouse workers. Secondary data was  obtained through government agencies related to research.  The results showed that the laying chicken breeding business "UD. Tetey Permai" in one production period had a profit of  Rp3.117.715.583 and had operated above  Break Even Point on 1.129.389 eggs sales or on sales of Rp1.694.083.907. 
Tingkat preferensi konsumen terhadap olahan daging babi berdasarkan atribut produk di Resto Kelapa 17 Manado Zega, B. S.; Elly, F.H; Umboh, S. J.K
ZOOTEC Vol. 46 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35792/zot.46.1.2026.65896

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat preferensi konsumen terhadap olahan daging babi di Resto Kelapa 17 Manado serta mengidentifikasi atribut produk yang paling dominan dalam preferensi konsumen terhadap olahan daging babi. Metode penelitian ini adalah survey dengan pendekatan kuantitatif deskriptif untuk mengukur tingkat preferensi konsumen terhadap olahan daging babi berdasarkan atribut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa olahan daging babi di Resto Kelapa 17 Manado merupakan menu yang paling disukai. Kesimpulan penelitian ini adalah tingkat preferensi konsumen terhadap olahan daging babi di Resto kelapa 17 manado berada pada kategori  sangat tinggi, menunjukkan bahwa sebagian besar konsumen di Resto Kelapa 17 Manado  cukup puas dengan menu olahan daging babi yang disajikan  berdasarkan atribut produk. Atribut produk yang paling dominan adalah rasa dan diikuti atribut kebersihan dan keamanan makanan, kualitas bahan makanan dan tekstur. Atribut aroma walaupun memiliki skor rata-rata paling rendah dibandingkan dengan atribut lain, namun tetap berada pada kategori tinggi yang menunjukkan bahwa aroma juga menjadi pertimbangan  dalam preferensi konsumen terhadap olahan daging babi. Kata kunci: preferensi konsumen, Resto Kelapa 17 Manado, atribut, daging babi