Sari Wahyuni
University of Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

WHAT CAN WE LEARN FROM A FAILURE OF ALLIANCES? A CASE STUDY BETWEEN DUTCH AND AMERICAN COMPANIES Sari Wahyuni
Journal of Indonesian Economy and Business (JIEB) Vol 23, No 1 (2008): January
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.397 KB) | DOI: 10.22146/jieb.6352

Abstract

Penelitian-penelitian terdahulu menunjukkan bahwa banyak stratejik alliansi yang kandas di tengah jalan. Kendati aliansi tersebut diawali dengan komitmen yang tinggi dan diikuti dengan usaha yang berkesinambungan untuk menghasilkan aliansi yang sukses tapi tetap saja banyak aliansi yang terhenti di tengah jalan. Pertanyaan utama yang diajukan dalam riset ini adalah: Faktor-faktor penting apa sajakah yang perlu dipertimbangkan manajer untuk membentuk aliansi yang sukses? Dengan menggunakan kualitatif riset, penelitian ini berusahan menggali factor faktor penting tersebut. Studi kasus antara Avebe dan Noveon merupakan sebuah contoh alliansi internasional yang diwarnai dengan hubungan yang sangat harmonis anta wakil perusahaan di dalam alianasi tersebut, hampir tidak ada konflik di antara mereka dan kerjasama ini berhasil membuat produk yang sangat unggul di dunia pertekstilan. Anehnya, aliansi ini kandas setelah 4 tahun berjalan. Pelajaran berharga yang dapat kita petik dari kerjasama lintas budaya ini diharapkan dapat membantu para manajer dalam mengembangkan aliansi mereka.
MANAGING SPILLOVER OF CONTROL IN ALLIANCES BETWEEN COMPETING FIRMS Sari Wahyuni; Yoong Hon Lee
Journal of Indonesian Economy and Business (JIEB) Vol 22, No 3 (2007): July
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.35 KB) | DOI: 10.22146/jieb.6485

Abstract

Bagaikan buah simalakama, stratejik aliansi sesama industri (aliansi horizontal)selalu mengalami dilema antara bekerja sama dan berkompetensi. Di samping itu,mereka menghadapi risiko bahwa core competence mereka nantinya dapat terserap olehpartner aliansi yang notabene kompetitor mereka juga. Untuk itu perusahaan perlumelakukan “black box protection”. Dengan melakukan kualitatif studi antaraperusahaan Belanda dan Amerika, paper ini mengetengahkan sebuah framework yangakan sangat membantu para manajer aliansi dalam mengelola “black box protection”mereka. Penelitian ini menemukan bahwa ada tiga variabel penentu yang bisa dijadikantolok ukur kapan kita harus membagi dan melindungi core competence kita: tipepengetahuan; hubungan dengan kompetitor; dan kecepatan perubahan teknologi.Kata kunci: spillover of control, Trojan Horse, black box protection, control, core competence