Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH KOMITMEN AFEKTIF, KONTINUAN, DAN NORMATIF PADA INTENSI KELUAR Susilawati, Tri Elsa
Optimal: Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan Vol 12 No 2 (2018): Optimal: Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Islam 45

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.196 KB) | DOI: 10.33558/optimal.v12i2.1687

Abstract

Intensi keluar didefinisikan sebagai faktor pemediasi antara sikap yang mempengaruhi niat karyawan untuk berhenti dari organisasi dengan perputaran karyawan yang sebenarnya (Glissmeyer et al., 2008). Karyawan yang berkomitmen tinggi terhadap organisasinya akan memberikan keunggulan kompetitif yang krusial seperti produktivitas yang tinggi dan perputaran karyawan yang rendah (Vance, 2006). Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh komitment afektif, kontinuan dan normatif terhadap intensi keluar pada perawat di RS XYZ Yogyakarta. Desain penelitian ini bersifat kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 101 perawat. Pengambilan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner yang bertujuan untuk mengukur komitemen afektif, kontinuan, normatif, dan intensi keluar. Kuesioner tersebut terdiri dari 28 pernyataan yang telah diuji validitas. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS Versi 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komitmen afektif, kontinuan, dan normatif memiliki pengaruh negatif terhadap intensi keluar. Komitmen afektif dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan beta -0,340. Komitmen kontinuan dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan beta -0,27. Komitmen normatif dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan beta -0,24. Maka dapat disimpulkan bahwa ketiga komponen komitmen organisasional berpengaruh secara negatif dan signifikan pada intensi keluar.
Evaluasi Kualitas Pembelajaran Daring di Perguruan Tinggi Selama Pandemi COVID-19: Online Learning Quality Evaluation in Higher Education During COVID-19 Pandemic Suharyat, Yayat; Susilawati, Tri Elsa; Sikki, Muhammad Ilyas; Nurhayati, Sri
Society Vol 10 No 1 (2022): Society
Publisher : Laboratorium Rekayasa Sosial, Jurusan Sosiologi, FISIP Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/society.v10i1.406

Abstract

The COVID-19 pandemic has drastically altered people’s lives, including university education. COVID-19 has significantly impacted the transition from offline to online learning. Furthermore, education in Indonesia must be able to accelerate education 4.0. The learning system is carried out remotely using information technology. There will be numerous major challenges in implementing the online learning model. During the COVID-19 pandemic, Universitas Islam 45 needed to assess student satisfaction with online learning to maintain service quality. This study aimed to assess student satisfaction during online learning during the COVID-19 pandemic using the Service Quality (Servqual) and Importance Performance Analysis (IPA) methods. Servqual and IPA are methods for measuring customer satisfaction and service quality. According to the Servqual results, all 17 measurements have a negative gap value. This demonstrates a gap between students’ perceptions and expectations of online learning. The IPA Matrix indicates the priority of improving online-based learning, which includes responding quickly and efficiently to students’ needs in online-based learning, encouraging students’ motivation throughout the learning process, and understanding students’ impediments during the process of online-based learning.