Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK

PEMBERDAYAAN ORGANISASI KEPEMUDAAN DI KECAMATAN DUMOGA BARAT KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW BONDE, FAISAL; RARES, JOYCE JACINTA; LONDA, VERY YOHANIS
JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK Vol 4, No 62 (2018)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakDalam sejarah peradaban bangsa, pemuda merupakan aset bangsa yang sangat mahal dan tak ternilaiharganya. Kemajuan atau kehancuran suatu bangsa dan negara banyak tergantung pada kaum mudanyasebagai agent of change (agen perubahan). Pada setiap perkembangan dan pergantian peradaban selalu adagenerasi muda atau pemuda yang memeloporinya. Namun, pemuda Indonesia dewasa ini telah banyakkehilangan jati dirinya, terutama dalam hal wawasan kebangsaan dan patriotisme (cinta tanah air)Indonesia. Oleh karenanya dibutuhkan adanya re-thinking (pemikiran kembali) dan re-inventing(penemuan kembali) dalam nation character building (pembangunan karakter bangsa) bagi pemuda yangberwawasan kebangsaan dan patriotisme untuk menemukan kembali jati diri bangsa. Oleh karena itu, untukmengoptimalkan peranserta organisasi kepemudaan, terutama di wilayah pedesaan, diperlukan upayapemberdayaan pemuda melalui wadah organisasi kepemudaan dalam bidang kompetensi tertentu, terutamakompetensi yang berkaitan dengan keterampilan hidup (life skills) sehingga mereka mampu menciptakanlapangan pekerjaan sendiri, yang pada gilirannya akan mampu menampung pemuda di desa sehingga dapatmengurangi pengangguran dan mencegah kriminalitas serta meminimalisir terjadinya urbanisasi.KecamatanDumoga Barat sebagai lokasi penelitian ini, masyarakatnya memiliki berbagai lapangan usaha atau pekerjaanutama, yakni dibidang pertanian dan yang terbanyak adalah padi sawah, kemudian dibidang industri sesuaidata terakhir sebanyak 27 unit industri yang terdiri dari industri batu bata sebanyak 8 unit usaha dan industrimeubel sebanyak 19 unit usaha. Ke dua jenis industri ini bisa dikembangkan apabila para pemuda ataugenerasi muda di Kecamatan ini memiliki keterampilan yang memadai untuk mengelola industri tersebut.Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberdayaan Pemuda di Kecamatan Dumoga terdiri datitiga faktor antara lain sebagai berikut : 1. Pemberdayaan pemuda melalui program usaha ekonomi,Keagamaan dan Sosial Budaya. Penyelenggaraan pemberdayaan pemuda melalui program usaha ekonomi,Keagamaan dan Sosial Budaya dilakukan dengan beberapa tahap yakni penyadaran, perencanaan,pelaksanaan dan evaluasi. Tahap penyadaran mencakup diskusi/sharing, pembukaan akses informasi dansosialisasi. Kegiatan-kegiatan tersebut dilakukan untuk menanamkan kepekaan dan kepedulian akan diri danterlebih bagi lingkungannya. Tahap selanjutnya yaitu perencanaan yang mencakup identifikasi kebutuhan danperencanaan. Perencanaan dilakukan agar program yang disusun sesuai dengan kebutuhan dan dapatmencapai tujuan. Pelaksanaan program dimaksudkan sebagai upaya-upaya yang dapat digunakan untuk lebihmendayagunakan potensi yang ada agar lebih berkembang yaitu dengan adanya pelatihan-pelatihanketrampilan dan pelatihan penambah wawasan yang diselenggarakan oleh pemuda di Kecamatan Dumoga.Kata Kunci: Pemberdayaan organisasi kepemudaanAbstract
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DI DESA AMBIA UTARA KECAMATAN ESSANG SELATAN KABUPATEN KEPULAUAN TALAUD Laliboso, Sindi Yuliana; Pangkey, Masje; Londa, Very Yohanis
JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK Vol. 10 No. 3 (2025): Jurnal Administrasi Publik
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35797/jap.v10i3.55631

Abstract

Abstract Community participation is a form of involvement of community members in all development which includes activities in planning and implementing development programs. Community participation in This form of participation supports the success of programs provided by the government.There are several forms of participation that the community can provide in a development program, namely money participation, property participation, energy participation, skills participation, idea participation, social participation, participation in the decision-making process, and representative participation. Of the varios forms of participation mentioned above, participation can be grouped into 2 types, namely forms of participation that are given in a real form (having a form) and also forms of participation that are given in an intangible foem (abstract). Tangible forms of participation include money, property, energy and skills, while intangible form of participation, social participation, decision making and representative participation. The aim of this research is to determine Community Prticipation in Development Planning in North Ambia Village. This research uses qualitative descriptive research methods. Data collection techniques used were observation, interviews and data collection with documents. Based on the results of research examined by researchers through observation, data collection and interview processes in Development Planning in North Ambia Village, South Essang District, Talaud Islands Regency, it is still not good. The community itself needs to increase awareness about participating in development planning in decision making, musrembang and participation in implementation. Keywords: Society, Participation, Development, Planning