Lakat, Ricky M.S
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : SPASIAL

ANALISIS PENGEMBANGAN DAN FEASIBILITY KAWASAN WISATA MANADO TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION DI PESISIR PANTAI KECAMATAN TOMBARIRI KABUPATEN MINAHASA Tulung, Reyven; Lakat, Ricky M.S; Rompas, Leidy M.
SPASIAL Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : SPASIAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan Undang-Undang No. 10 tahun 2009, pariwisata mencakup berbagai kegiatan wisata yang didukung oleh fasilitas dan layanan yang disediakan oleh masyarakat, pengusaha, pemerintah pusat, dan pemerintah daerah. Sektor pariwisata dianggap sebagai bagian pembangunan yang terus berkembang dan didorong oleh pemerintah. dari kekayaan dan keindahan alam serta keragaman hayati yang memiliki nilai konservasi sangat tinggi, serta kondisi ekonomi, sosial dan budaya yang khas, unik dan menarik, Manado Tourism Development sendiri berada di Kawasan Pesisir Pantai Kecamatan Tombariri yang didalamnya memiliki objek wisata Manado Beach Hotel (MBH), Tasik Ria Resort, Lotus Resort, Mokupa Resort, Pantai MBH, dan Pantai Tasik Ria Peran strategis dalam mendukung program pengembangan pariwisata yang tengah digalakkan oleh pemerintah Indonesia sangatlah signifikan. Namun, perlu dicatat bahwa kawasan pesisir pantai ini memiliki keistimewaan tersendiri akan tetapi untuk MBH resort sendiri merupakan objek wisata yang terbengkalai,oleh karena itu dalam pembangunan serta pengembangan pariwisata, perlu dilihat lagi agar bisa mengevaluasi dan mengetahui faktor faktor yang menghambat Kawasan pesisir pantai, dan terbengkalainya objek wisata MBH, pesisir pantai sendiri merupakan suatu kawasan pariwisata yang dikembangkan dengan harapan memenuhi kebutuhan pariwisata di kabupaten minahasa, dengan menggunakan teknik analisa data SWOT, Feasibility Study dan analisis Spasial Kata Kunci : MBH, SWOT, Feasibility Study
ANALISIS KEBUTUHAN DAN PERMINTAAN RUMAH DI KOTA BITUNG Rumondor, Veren V; Lakat, Ricky M.S; Sembel, Amanda
SPASIAL Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : SPASIAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keperluan manusia yang paling fundamental adalah memiliki tempat tinggal, seperti yang diatur dalam Undang-Undang No. 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman. Undang-undang tersebut menjelaskan bahwa rumah tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat keluarga, dan mencerminkan martabat penghuninya, serta merupakan aset atau investasi bagi pemiliknya. Kota Bitung sering mengalami masalah klasik terkait perumahan dan permukiman, terutama karena urbanisasi yang terus meningkat, menyebabkan penyebaran permukiman kumuh di perkotaan. Penurunan rasio rumah layak huni di Kota Bitung disebabkan oleh pertumbuhan penduduk yang cepat, yang berdampak pada meningkatnya permintaan akan rumah tinggal. Faktor-faktor yang terkait dalam kebutuhan serta permintaan rumah adalah lahan efektif atau potensial dalam memenuhi jumlah rumah yang dibutuhkan. Dari permasalahan yang di angkat ini bertujuan untuk menghitung jumlah kebutuhan rumah di Kota Bitung, memahami permintaan rumah dari masyarakat setempat, dan menentukan lahan yang potensial untuk pengembangan perumahan dan permukiman. Metode analisis spasial digunakan untuk mengidentifikasi lahan yang cocok untuk pengembangan perumahan dan permukiman, sementara analisis backlog proyeksi Kepala Keluarga (KK) digunakan untuk memperkirakan kebutuhan rumah dalam 20 tahun ke depan. Selain itu, analisis preferensi Willingness to Pay (WTP) dan Ability to Pay (ATP) digunakan untuk menentukan seberapa besar kemauan dan kemampuan masyarakat dalam membeli rumah. Kata Kunci : Kebutuhan Rumah, Permintaan Rumah, Kemampuan Lahan