Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA SIKAP DAN BEBAN KERJA DENGAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA KELOMPOK TANI DI DESA ROK-ROK KECAMATAN KEMA KABUPATEN MINAHASA UTARA Ratunuman, Yunike Monica; Suoth, Lerry F.; Joseph, Woodford B. S.
KESMAS Vol 7, No 4 (2018): Volume 7, Nomor 4, Juli 2018
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluhan pada sistem muskuloskeletal ialah keluhan yang dirasakan pada bagian otot rangka yang mulai diraskan dari keluhan sangat ringan sampai sangat sakit. Cara kerja petani di Desa Rok-rok Kecamatan Kema Kabupaten Minahasa Utara berdampak pada keluhan muskuloskeletal. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis hubungan antara sikap dan beban kerja dengan keluhan muskuloskeletal pada Kelompok Tani di Desa Rok-rok Kecamatan Kema Kabupaten Minahasa Utara. Penelitian ini mengunakan survey analitik dengan rancangan cross sectional study. Teknik pengambilan sampel pada penelitian yaitu total sampling dengan jumlah 68 orang petani. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Pengolahan data menggunakan Uji statistika Spearmen rank dengan tingkat signifikasi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan responden yang memiliki sikap kerja dengan ketegori risiko rendah sebesar 32,4%, kategori risiko sedang sebesar 57,3% dan sikap kerja dengan kategori risiko tinggi sebesar 10,3%. Responden yang memiliki beban kerja ringan sebesar 20,6%, beban kerja sedang sebesar 29,4% dan beban kerja berat sebesar 50%. Dan responden yang memiliki keluhan muskuloskeletal sebesar 20,6% mengalami keluhan muskuloskeletal dengan kategori risiko rendah, 44,1% mengalami keluhan musuloskletal dengan kategori risiko sedang, 20,6% dengan kategori risiko tinggi dan 14,7% mengalami keluhan muskuloskeletal dengan kategori risiko sangat tinggi. Hasil uji statistik Spearmen rank didapati adanya hubungan antara sikap kerja dengan keluhan muskuloskeletal dengan nilai p value, sebesar 0,00 serta hasil uji statistik Spearmen rank beban kerja dengan keluhan muskuloskletal memiliki hubungan dengan niilai p value sebesar 0,03. Kesimpulan, bahwa adanya hubungan antara sikap dan beban kerja dengan keluhan muskuloskeletal pada kelompok tani di Desa Rok-rok Kecamatan Kema Kabupaten Minahasa Utara.Kata Kunci: Sikap Kerja, Beban Kerja, Keluhan MuskuloskeletalABSTRACTThe complaint of the musculoskeletal system is the complaint that is felt in the skeletal muscle which is begin to be felt from a very mild to a very painful complaint. The way of works of the farmers in Rok-rok village, subdistrict of Kema in North Minahasa impacted on the musculoskeletal complaint. The purpose of this research is to analyse the relationship between attitude and workload with musculoskeletal complaint on the farmers in Rok-rok village, subdistrict of Kema in North Minahasa. This research uses an analytical survey with cross sectional study design. The sampling technique on this research is total sampling with the total of 68 farmers. Data collection is done by using questionnaire. Data processing using spearman rank statistical test with the significance level α = 0,05. The result of the research shows the respondents with low risk category of work attitude 32,4%, medium risk category 57,3%, and high risk category 10,3%. The respondents that have easy workload 20,6%, moderate workload 29,4%, heavy workload 50%. And the respondents that have musculoskeletal complaint for 20,6% is categorised as low risk category, 44,1% having musculoskeletal complaint with medium risk category, 20,6% with high risk category and 14,7% having musculoskeletal complaint with a very high risk category. The result of spearman rank statistical test found a relationship between work attitude and musculoskeletal complaint with p value 0,00 and the result of spearman rank statistical test for workload and musculoskeletal complaint have relationship with p value 0,03. Conclusion, there is the existence of relationship between attitude and workload with musculoskeletal complaint of the farmers is Rok-rok village, subdistrict of Kema in North Sulawesi.Keywords: Attitude, Work Load, Musculoskeletal Complaints
Gambaran Keluhan Muskuloskeletal serta Faktor Risikonya pada Online Gamer di Warung Internet Kota Manado Supit, Nadya B.; Suoth, Lerry F.; Joseph, Woodford B. S.
Medical Scope Journal Vol 1, No 1 (2019): Medical Scope Journal
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/msj.1.1.2019.26631

Abstract

Abstract: Musculoskeletal complaint in skeletal muscles could vary from mild to very severe. This study was aimed to obtain the profile of musculoskeletal complaints and their risk factors among online gamers at internet cafés in Manado. The involved risk factors were, as follows: work posture, body size, and smoking habit. This was a quantitative study with a descriptive observational method. Respondents were obtained by using non random sampling with a purposive sampling technique. There were 40 respondents involved in this study. Based on the level of musculoskeletal complaints, 3 respondents (7.5%) had mild musculoskeletal complaints, 27 respondents (67.5%) had moderate musculoskeletal complaints, and 10 respondents (25.0%) had severe musculoskeletal complaints. Based on sitting position, there were 6 respondents (15.0%) with moderate risk, 23 respondents (57.5%) with high risk, and 11 respondents (27.5%) with very high risk. Based on body size, there were 5 underweight respondents (12.5%), 30 normal weight respondents (75.0%), 3 overweight respondents (7.5%), and 2 obese respondents (5.0%). Smoking habit was found in 32 respondents (77.5%). In conclusion, most of the online gamers had moderate musculoskeletal complaints, high risk sitting position, normal weight, and smoking habit.Keywords: musculoskeletal complaints, risk factors, online gamers Abstrak: Keluhan muskuloskeletal merupakan keluhan yang dirasakan pada otot skeletal bervariasi dari yang ringan sampai ke parah. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran keluhan muskuloskeletal serta faktor-faktor risikoya pada online gamer di warung internet Kota Manado. Faktor-faktor risiko yang dibahas ialah posisi kerja, ukuran tubuh, dan kebiasaan merokok. Jenis penelitian ialah kuantitatif, dengan model penelitian observasi deskriptif. Responden penelitian diperoleh menggunakan non random sampling dengan teknik purposive sampling dan didapatkan sebanyak 40 online gamer. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa berdasarkan tingkat keluhan muskuloskeletal: ringan sebanyak 3 orang (7,5%); sedang sebanyak 27 orang (67,5%); dan berat sebanyak 10 orang (25,0%). Berdasarkan posisi duduk diperoleh risiko sedang pada 6 orang (15,0%); risiko tinggi pada 23 orang (57,5%); dan risiko sangat tinggi pada 11 orang (27,5%). Berdasarkan ukuran tubuh diperoleh yang kurus berjumlah 5 orang (12,5%); normal, berjumlah 30 orang (75,0%); kegemukan, berjumlah 3 orang (7,5%); dan obesitas berjumlah 2 orang (5,0%). Berdasarkan kebiasaan merokok diperoleh yang merokok berjumlah 32 orang (77,5%) dan yang tidak merokok berjumlah 8 orang (22,5%). Simpulan penelitian ini ialah sebagian besar online gamer dengan keluhan muskuloskeletal sedang, posisi duduk berisiko tinggi, ukuran tubuh normal, dan kebiasaan merokok.Kata kunci: keluhan muskuloskeletal, faktor risiko, online gamer
Hubungan antara Posisi Kerja dan Usia dengan Keluhan Muskuloskeletal pada Pekerja Penyapu Jalan di Kecamatan Wenang Kota Manado Imbar, Brigita G.; Suoth, Lerry F.; Asrifuddin, Afnal
Medical Scope Journal Vol 1, No 1 (2019): Medical Scope Journal
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/msj.1.1.2019.26635

Abstract

Abstract: Musculoskeletal complaints could occur in parts of skeletal muscle ranging from very mild to very severe. If skeletal muscles receive static loads for a long time, muscle pain can occur. Street sweeper is a person whose job is to clean the road by using a broom. This study was aimed to determine whether there were relationships between work position and age and musculoskeletal complaints among street sweepers at Kecamaatan Wenang, Manado. This was a descriptive study. We used REBA for measuring work position; interview for age; and Nordic body map for musculoskeletal complaints. The Spearman test of the correlation between work position and musculoskeletal complaints obtained a p-value of 0.003 and an r-value of 0.381 with sufficiently weak correlation. Moreover, the Spearman test of the correlation between age and musculoskeletal complaints showed a p-value of 0.000 and an r-value of 0.529 with a moderate correlation. In conclusion, there was a relationship between work position and musculoskeletal complaints as well as between age and musculoskeletal complaints among street sweeper at Kecamatan Wenang, Manado.Keywords: work position, age, musculoskeletal complaints Abstrak: Keluhan muskuloskeletal dirasakan oleh seseorang atau pekerja mulai dari keluhan sangat ringan sampai sangat hebat. Jika otot menerima beban statis untuk waktu yang cukup lama, maka dapat terjadi nyeri otot. Penyapu jalan bertugas untuk membersihkan jalanan dengan menggunakan sapu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara posisi kerja dan usia dengan keluhan muskuloskeletal pada pekerja penyapu jalan di Kecamatan Wenang Kota Manado. Jenis penelitian ialah deskriptif. Instrumen yang digunakan untuk pengukuran posisi kerja ialah REBA, sedangkan untuk pengukuran usia ialah wawancara dan untuk pengukuran keluhan muskuloskeletal menggunakan nordic body map. Hasil uji korelasi Spearman antara posisi kerja dan keluhan muskuloskeletal mendapatkan nilai p=0,003 dan nilai r=0,381 dengan kolerasi cukup lemah. Selain itu hasil uji korelasi antara usia dengan keluhan muskuloskeletal mendapatkan nilai p=0,000 dan nilai r=0,529 dengan korelasi sedang. Simpulan penelitian ini yaitu terdapat hubungan bermakna antara posisi kerja dan usia dengan keluhan muskuloskeletal pada pekerja penyapu jalan di Kecamatan Wenang.Kata kunci: posisi kerja, usia, keluhan musculoskeletal