Annas Pratama, Muhammad
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Eksperimen Ketahanan Korosi, Keausan, dan Kekerasan pada Material Baja Paduan SS 316 Sebagai Bahan Sterntube Seal Liners pada Kapal Annas Pratama, Muhammad
Kapal: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan Vol 16, No 1 (2019): Februari
Publisher : Department of Naval Architecture - Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1085.911 KB) | DOI: 10.14710/kapal.v16i1.17882

Abstract

Kegagalan sistem propulsi khususnya pada bagian tailshaft dan aft-end, sebagian besar terjadi dengan kasus berupa masuknya atau merembesnya air laut. Kegagalan ini disebabkan oleh beberapa hal, salah satunya ialah keausan pada Liners akibat mengalami kontak dengan objek asing selama perputaran poros. Baja paduan SS 316 merupakan paduan dengan sifat ketangguhan yang baik, serta tahan terhadap korosi sehingga umum diaplikasikan pada industri marine. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kekerasan, kemampuan ketahanan aus, serta korosi daripada paduan SS 316 untuk dijadikan material Liners dengan tolak ukur regulasi dan penelitian-penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. Penelitian dilaksanakan dengan melakukan pembuatan spesimen uji sesuai dengan standar ASTM yang kemudian diuji di Laboratorium DTMI UGM seusai prosedur pengujian Kekerasan Rockwell, Keausan, dan Korosi. Setelah dilakukan pengujian, didapatkan nilai kekerasan sebesar 84 HRB untuk nilai tertinggi, dengan rata-rata tertinggi sebesar 82.33 HRB serta pengikisan kedalaman akibat keausan rata-rata sebesar 0.2405 mm/jam. Sedangkan untuk pengujian korosi didapatkan laju korosi sebesar 1.2065 x 10-3 mm/year. Dengan demikian, disimpulkan untuk ketahanan korosi dikategorikan Oustanding, namun nilai kekerasan paduan SS 316 dianggap belum cukup untuk dapat dikategorikan fair terhadap ketahanan aus, sehingga diperlukan perlakuan khusus untuk meningkatkan kekerasan paduan SS 316, yang nantinya berdampak pada kemampuan material dalam menghadapi keausan.