Rompas, Wensy F. I.
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

MEMPREDIKSI KEINGINAN MAHASISWA MENJADI PENGUSAHA DI BIDANG PERTANIAN DAN KELAUTAN DALAM RANGKA PENGEMBANGAN SEKTOR EKONOMI UNGGULAN DI SULAWESI UTARA Rompas, Wensy F. I.
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 7, No 4 (2019): JE VOL 7 NO 4 (2019)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1499.038 KB) | DOI: 10.35794/emba.v7i4.26226

Abstract

Abstrak: Saat ini Sulawesi Utara memfokuskan diri terhadap pengembangan sektor ekonomi unggulan antara lain pertambangan, pariwisata, pertanian, dan kelautan. Permasalahan yang dihadapi adalah untuk mendorong perekonomian di sektor unggulan di Sulawesi Utara membutuhkan banyak pengusaha yang menciptakan inovasi dan kreativitas untuk menciptakan produk dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat dan konsumen. Untuk itu diperlukan banyak pengusaha muda baru yang salah satunya berasal dari perguruan tinggi. Perguruan tinggi menjadi sumber wirausahawan karena perguruan tinggi setelah lulus kebanyakan menganggur karena mereka kurang berminat untuk berwirausaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keinginan mahasiswa untuk menjadi wirausahawan di bidang pertanian dan kelautan dalam pengembangan sektor ekonomi unggulan di Sulawesi Utara. Jumlah responden dalam penelitian sebanyak 150 responden mahasiswa di Manado. Analisis data menggunakan metode kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antar variabel yang diteliti pada objek penelitian. Kata Kunci: Keinginan berwirausaha, mahasiswa, pengusaha bidang pertanian dan kelautan, sektor ekonomi unggulan
PKM KELOMPOK TANI KELAPA DI DESA MATUNGKAS KECAMATAN DIMEMBE MINAHASA UTARA Sumual, Jacline I.; Rompas, Wensy F. I.
Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi,Sosial,Budaya, dan Hukum) Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Matungkas merupakan salah satu desa di Kabupaten Minahasa Utara yang memiliki potensi sumber daya pertanian yang begitu besar. Hasil perkebunan kelapa dan , hasil pertanian berupa buah – buahan di hasilkan dari desa ini. Hasil perkebunan kelapa pada umumnya diolah menjadi kopra. Di Desa Matungkas saat ini banyak di bangun kompleks perumahan, karena letak desa yang cukup strategis dengan kountur tanah yang rata. Fenoma ini sangat dikhawatirkan bagi petani pemilik perkebunan kelapa yang bisa mengalih fungsikan lahan pertanian kelapa untuk dijadikan perumahan. Permasalahannya apakah pendapatan petani kelapa sudah dapat mensejahterakan keluarga? .Solusi dari permaslahan mitra yakni Diversifikasi hasil pertanian dan jiwa kewirausahaan dalam rangka meningkatkan pendapatan petani kelapa dipandang perlu untuk dimiliki oleh para petani kelapa dengan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan para petani kelapa . Melalui kegiatan PKM ini Target Luaran yang akan dihasilkan yakni peningkatan pengetahuan dan pemahaman para petani kelapa,diversifikasi produk dan daya saing dalam kuantitas dan kualitas. Metode yang akan dipakai dalam program PKM yakni penyuluhan dan pelatihan .Kata Kunci : PKM, petani kelapa, kelompok tani, Minahasa Utara
FORMALISASI USAHA DAN MODERNISASI INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH MAKANAN DAN MINUMAN DI KELURAHAN BATU KOTA KECAMATAN MALALAYANG KOTA MANADO Kawung, George M. V.; Rompas, Wensy F. I.; Kojo, Christoffel
Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi,Sosial,Budaya, dan Hukum) Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah Maka Perlu Fokus Pada Peningkatan Atau Scalling Up Dari Usaha Informal Dan Kecil Di Suatu Wilayah. Untuk Itu Pentingnya Formalisasi Dan Modernisasi Usaha Kecil Dan Menengah Khususnya Yang Berbasis Industri Perlu Didorong Oleh Pemerintah Dan Para Akademisi Agar Bisa Menjadi Maju, Berkembang, Serta Kompetitif. Permasalahan Yang Dihadapi Ditemukan Adalah Masih Rendahnya Usaha IKM Informal Untuk Menjadikan Usaha Mereka Menjadi Usaha Formal Serta Masih Banyak IKM Yang Usahanya Belum Modern Atau Masih Tradisional Dan Menggunakan Teknologi Rendah Serta Minim Inovasi. Tujuan PKM Ini Adalah Untuk Membantu IKM Di Kelurahan Dan Pedesaan Agar Dapat Meningkatkan Usahanya Yaitu Dengan Melegalkan Usahanya Dari Usaha Informal Menjadi Usaha Formal Serta Memodernisasi Usaha IKM Dari Teknologi Tradisional Atau Rendah Menjadi IKM Yang Menggunakan Teknologi Terkini Atau Modern Serta Inovatif. Tahapan Kegiatan Yang Dilakukan Adalah Pengenalan Dan Sosialisasi Formalisasi Usaha Dan Modernisasi IKM Makanan Dan Minuman Di Kelurahan Batu Kota Kecamatan Malalayang Kota Manado. Selanjutnya Adalah Pendampingan Terhadap Formalisasi Usaha Dan Modernisasi IKM.______________________________________________________________________Kata Kunci : formalisasi usaha, modernisasi, IKM, Kelurahan Batu Kota, Malalayang,Manado
Analisis Strategi Pengembangan Agribisnis Kopi Arabika (Coffea Arabica) di Kecamatan Sesean Suloara’ Kabupaten Toraja Utara Entong; Kumenaung, Anderson G.; Rompas, Wensy F. I.
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 26 No. 1 (2026): Jurnal Berkalah Ilmiah Efisiensi
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kopi Arabika merupakan komoditas unggulan yang berperan penting bagi perekonomian masyarakat Toraja Utara, baik sebagai sumber pendapatan petani maupun produk ekspor daerah. Namun, pengembangan agribisnis kopi Arabika masih menghadapi tantangan seperti fluktuasi harga, keterbatasan akses pasar, dan pengelolaan pascapanen yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor internal dan eksternal yang memengaruhi pengembangan agribisnis kopi Arabika serta merumuskan strategi pengembangannya. Data yang digunakan meliputi data primer yang diperoleh melalui wawancara dan kuesioner kepada petani, serta data sekunder dari instansi terkait. Analisis dilakukan dengan metode SWOT melalui penyusunan matriks IFAS, EFAS, IE, dan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor IFAS sebesar 3,200 dan skor EFAS sebesar 3,723, yang menempatkan posisi pengembangan agribisnis kopi Arabika pada Kuadran I Matriks IE. Posisi tersebut merekomendasikan strategi pertumbuhan (growth strategy) melalui penetrasi pasar dan pengembangan produk. Strategi SO (Strengths–Opportunities) atau strategi agresif menjadi prioritas untuk meningkatkan produktivitas, kualitas, dan daya saing kopi Arabika Sesean Suloara’ di pasar domestik maupun internasional. Kata Kunci: Agribisnis, Kopi Arabika, SWOT, Grow and Build, Toraja Utara.