Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Diversity and Allelopathic Potential of Weeds in Swampland Sujinah, Sujinah; Margaret, Swisci; Agustiani, Nurwulan; Ningsih, Rina Dirgahayu; Rumanti, Indrastuti Apri
PLANTA TROPIKA Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : Department of Agrotechnology, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/pt.v11i2.16491

Abstract

Weeds are plant disturbing organism that affect yields through competition and allelopathy. However,  not much is known about weed diversity in swamps, so research is needed to identify their types and compounds as a weed control strategy. This study was conducted using a survey method from January to March 2020 at the Barito Kuala District, South Kalimantan. Thirty villages were randomly selected from each of the eight chosen subdistricts. Out of the twenty-six weed species identified, there were ten species of grasses, seven sedges, and nine broadleaves. The results showed that the weed species were dominated by Cyperus halpan, Eleocharis dulcis, and Cynodon dactylon (L.), with an SDR of 23.46, 16.73, and 10.03, respectively. The analysis of GC-MS showed that the weeds contained four similar compounds: neophyte diene, palmitic acid, linoleic acid, and stigmasterol. The largest compound content in C. halpan was diisocotyl phthalate (48.49%), while in E. dulcis and C. dactylon the largest were o-phthalic acid and mono-2-ethylhexyl-ester (69.36 and 40.23%). Moreover, weed allelochemicals are classified into fatty acids, steroids, esters, and other volatile compounds, where some have the potential for allelopathy that inhibits crop growth. 
Pola Tanam Padi untuk Produktivitas Tinggi dan Indeks Pertanaman yang Optimal di Lahan Rawa Pasang Surut Gunawan, Indra; Margaret, Swisci; Sujinah, Sujinah; Agustiani, Nurwulan
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 50 No. 3 (2022): Jurnal Agronomi Indonesia
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.026 KB) | DOI: 10.24831/jai.v50i3.40983

Abstract

Optimalisasi penggunaan lahan rawa pasang surut untuk meningkatkan produktivitas dan hasil padi dapat dilakukan dengan peningkatan indeks pertanaman (IP). Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan informasi peluang peningkatan indeks pertanaman melalui penggunaan varietas unggul baru padi. Penelitian dilaksanakan pada Januari-Desember 2019 di Desa Sukaraja, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan dengan menguji tiga kombinasi pola tanam yang diulang empat kali. Perlakuan pola tanam yaitu: P1: Regas (musim tanam /MT 1)-Regas (MT 2); P2: Inpara 2 (MT 1)-Inpara 2 (MT 2); P3: Inpara 2 (MT 1)-Inpari 19 (MT 2)-Inpari 19 (MT 3). Regas adalah varietas lokal yang umum ditanam petani, Inpara 2 adalah varietas unggul baru (VUB) adaptif lahan rawa, dan Inpari 19 adalah VUB berumur genjah. Budidaya yang diterapkan yaitu Rawa Pasang Surut Intensif, Super, dan Aktual (RAISA). Pengamatan dilakukan terhadap karakter pertumbuhan dan hasil, serta perbandingan hasil antar pola tanam. Pola tanam padi-padi dengan VUB adaptif rawa (Inpara 2) merupakan pola tanam dengan hasil tertinggi sebesar 11.35 ton ha-1 GKG atau 34.6% lebih tinggi dibanding padi lokal. Indeks pertanaman di lahan rawa pasang surut berpeluang ditingkatkan menjadi tiga kali tanam pada kondisi curah hujan tahunan tinggi dengan didukung pendekatan varietas hasil tinggi dan umur pendek. Kata kunci: budidaya lahan rawa, optimalisasi lahan, padi rawa, pola tanam, RAISA
KEMAMPUAN AMELIORASI PADA BUDIDAYA PADI UNTUK PENURUNAN CEKAMAN FE Maulida, Mela; Agustiani, Nurwulan; Wagiono, Wagiono; Muhammad Bayfurqon, Fawzy
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 2 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i2.6143

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk dapat mengurangi salah satu permasalahan dalam budidaya dan produksi tanaman padi di Indonesia khususnya pada lahan rawa pasang surut. Penelitian ini disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal dengan 7 perlakuan dan 3 ulangan, menggunakan padi varietas Inpari 30 Ciherang Sub1. Media yang di gunakan yaitu larutan hara Yoshida yang di tambahkan Fe dan pH yang telah di modifikasi agar sesuai dengan lahan rawa pada umumnya. Sistem tanam yang di gunakan adalah hidroponik Dutch Bucket System. Media tumbuh menggunakan pakis, wadah tanaman menggunakan ember plastik dengan volume 8 liter, penambahan volume larutan Yoshida di lakukan 1 minggu sekali. Hasil penelitian menunjukan bahwa bahwa pengaruh nyata akibat pengelolaan hara dan bahan amelioran terhadap tinggi tanaman, dan skoring cekaman Fe pada daun yang di lakukan pada umur 30, 50, 70 HST dan menjelang panen, kehijauan daun umur 30 hst, bobot jerami dan gabah per pot, dan bobot 1000 butir. Perlakuan P2 memberikan hasil terendah pada pengamatan skoring Fe umur 50, 70 hst dan menjelang panen, memberikan hasil tertinggi pada pengamatan tinggi tanaman 70 hst (88,50), gabah per pot (34,02), dan bobot 1000 butir (23,76). perlakuan P3 (pemberian pupuk sesuai PUTR dan kapur 125% dari rekomendasi PUTR) memberikan hasil terendah pada pengamatn skoring Fe umur 50, 70 hst dan menjelang panen, memberikan hasil tertinggi pada tinggi tanaman menjelang panen (87,83), kehijauan daun 30 hst 40,47 dan pengamatan bobot kering jerami (43,30).