Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan pola asuh dengan kejadian stunting balita dari keluarga miskin di Kota Palembang Bella, Febriani Dwi; Fajar, Nur Alam; Misnaniarti, Misnaniarti
Jurnal Gizi Indonesia (The Indonesian Journal of Nutrition) Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Department of Nutrition Science, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.248 KB) | DOI: 10.14710/jgi.8.1.31-39

Abstract

Background: Nutritional problems do not always occur in poor families, in fact many of under five years in poor families in good nutritional status which have normal height (not stunting) based on the parenting in the family. The positive parenting in poor families are feeding habit, parenting habit, hygiene habit and health services habit. Objectives: This research aim to observe the parenting of feeding habits, parenting habits, hygiene habits and health services habits on the incidence of toddler’s stunting on poor families in the city of Palembang.Methods: This research was an observational study which using a quantitative approach with a Cross Sectional Study design. It took 100 mothers who have children aged 24-59 months from poor families in the city of Palembang were chosen by proportional random sampling.Data taken regarding feeding habits, parenting habits, hygiene habits, and health services habits obtained through questionnaires, and the incidence of child stunting obtained from measurements of children's height using a toddler's height measurement tool. Data analysis to observe the relationship between variables using the Chi-Square test.Results: The results showed the proportion of toddler stunting in poor families in the city of Palembang was 29%. There was a significant correlation between feeding habits (p-value = 0.000); parenting habits (p-value = 0.001; hygiene habits (p-value = 0.021) and health services habits (p-value = 0.000) on the incidence of toddler’s stunting.Conclusion: Normal height (not stunting) toddlers have positive deviance of feeding habits, parenting habits, hygiene habits and health services habits better than stunting under five years with same economic backgrounds family
Pola Asuh Positive Deviance dan Kejadian Stunting Balita di Kota Palembang Bella, Febriani Dwi
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 4, No 4 (2019): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.45725

Abstract

Latar Belakang: Stunting menjadi permasalahan utama gizi yang harus diselesaikan mengingat ini adalah ancaman bagi masa depan anak-anak Indonesia. Stunting dapat terjadi pada anak manapun yang tidak secara mutlak dipengaruhi oleh kemampuan ekonomi keluarga. Pada keluarga miskin masih dapat dijumpai anak dengan status gizi baik yang ditandai dengan tinggi badan yang normal. Dengan keadaan tersebut pola asuh keluarga positive deviance berperan besar terhadap status gizi anak. Pola asuh sebagai inti pendekatan positive deviance yaitu kebiasaan pemberian makan, kebiasaan pengasuhan, kebiasaan kebersihan dan kebiasaan mendapatkan pelayanan kesehatan.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran pola asuh positive deviance dan kejadian stunting balita dari keluarga miskin di Kota Palembang.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada ibu balita dari keluarga miskin di Kota Palembang, dengan informan sebanyak 5 (lima) orang ibu dari balita stunting dan 5 (lima) orang ibu dari balita normal (tidak stunting).Hasil: Balita dengan tinggi badan normal (tidak stunting) dari keluarga miskin mendapatkan pola asuh positive deviance yaitu kebiasaan pemberian makan, kebiasaan pengasuhan, kebiasaan kebersihan dan kebiasaan mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik. Sedangkan balita stunting dari keluarga miskin mendapatkan pola asuh yang tidak baik.Kesimpulan: Ibu dari balita dengan tinggi badan normal memiliki pola asuh positive deviance berupa kebiasaan pemberian makan, kebiasaan pengasuhan, kebiasaan kebersihan dan kebiasaan mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik terhadap balitanya dibandingkan dengan ibu dari balita stunting dengan latar belakang perekonomian yang sama.