Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengambangan Buku Cerita Rakyat di Jepara sebagai Pengayaan Materi Ajar Legenda Kelas VIII SMP Malikhah, Siti
Piwulang : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa Vol 7 No 2 (2019): Piwulang : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/piwulang.v7i2.29500

Abstract

Abstrak Penelitian pengembangan materi ajar ini bertujuan untuk: (a) mengetahui kebutuhan siswa dan guru mengenai buku cerita rakyat di Jepara sebagai pengayaan materi ajar legenda kelas VIII SMP, (b) mengembangkan prototipe buku cerita rakyat di Jepara sebagai pengayaan materi ajar legenda kelas VIII SMP, dan (c) mengetahui hasil validasi oleh ahli dan perbaikan prototipe buku cerita rakyat di Jepara sebagai pengayaan materi ajar legenda kelas VIII SMP. Rancangan penelitian menggunakan pendekatan research and development (R&D) yang dilakukan dengan lima langkah, yaitu (1) potensi dan masalah, (2) mengumpulkan informasi, (3) penyusunan desain produk, (4) validasi desain/uji ahli, dan (5) perbaikan desain produk. Setelah penelitian dilaksanakan, diperoleh hasil penelitian sebagai berikut: (1) buku pengayaan cerita rakyat di Jepara yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa dan guru dengan menggunakan bahasa Jawa ragam ngoko alus yang isinya disajikan secara rinci, jelas, runtut, dan komunikatif dengan disertai gambar ilustrasi, dan (2) penilaian yang diberikan ahli materi dan ahli media terdiri dari tiga aspek, yaitu pewarnaan font pada judul sampul depan buku, penggunaan tanda baca yang kurang tepat dan perbaikan pada aspek grafika. Perbaikan pada sampul buku yaitu warna pada judul buku yang terdapat di bagian sampul depan buku dibuat menggunakan warna yang lebih cerah. Perbaikan pada aspek kebahasaan yaitu penggunaan tanda baca yang kurang tepat. Perbaikan pada aspek grafika yaitu gambar awan pada background di setiap halaman direduksi, karena penggambaran awan kurang menunjukkan gambar awan, hanya berupa garis-garis awan lincar putih. Kata kunci: Materi ajar, buku pengayaan, cerita rakyat Abstract The material of this development research aims to: (a) determine the needs of students and teachers regarding folklore books in Jepara as enrichment of teaching materials for grade VIII SMP, (b) develop prototypes of folklore books in Jepara as enrichment of VIII grade junior high school teaching material, and (c) know the results of validation by experts and repairing prototypes of folklore books in Jepara as enrichment of teaching materials for grade VIII SMP. The research design uses the research and development (R & D) approach which is carried out in five steps, namely (1) potential and problems, (2) gathering information, (3) product design preparation, (4) design validation / expert testing, and (5) product design improvements. After the research was conducted, the results of the study were as follows: (1) folklore enrichment books in Jepara tailored to the needs of students and teachers using the Javanese language variety of ngoko alus whose contents were presented in detail, clear, coherent, and communicative with illustrations, and (2) the assessment given by material experts and media experts consists of three aspects, namely font coloring in the book's front cover title, inappropriate use of punctuation and improvements to aspects of graphics. Repair to the book cover, namely the color of the book title found on the front cover of the book, are made using brighter colors. Repair in linguistic aspects, namely the use of punctuation that is not consistent. Improvements in the aspect of graphics, namely cloud images in the background on each page is reduced, because the deciption of cloud shows less of a cloud image, only in the form of white clouds of light. Keywords: Teaching materials, enrichment books, folklore
Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika Materi Teorema Pythagoras Melalui Model Think Talk Write Malikhah, Siti
Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus) Vol 4, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jmtk.v4i1.10462

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar matematika peserta didik pada materi teorema pythagoras melalui model Think Talk Write (TTW) pada salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kudus. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun pelajaran 2019/2020. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subyek penelitian adalah peserta didik kelas VIII pada salah satu SMP di Kudus yang berjumlah 30 orang. Prosedur penelitian terdiri dari dua siklus dan masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan prestasi belajar pada materi teorema pythagoras peserta didik. Rata-rata nilai ulangan harian matematika pra siklus adalah 63, sedangkan nilai rata-rata matematika pada siklus 1 adalah 76 dan nilai rata-rata matematika pada siklus 2 adalah 74. Selain nilai, keaktifan peserta didik juga mengalami peningkatan. Pembelajaran matematika dengan model TTW mampu melampaui indikator keberhasilan yang telah ditentukan yakni lebih dari 70. Sehingga model TTW dapat menjadi alternatif model pembelajaran untuk meningkatkan prestasi belajar matematika peserta didik. This study aims to improve students' mathematics learning achievement on the Pythagorean theorem material through the Think Talk Write (TTW) model at one of the Junior High Schools in Kudus. This research was conducted in the even semester of the 2019/2020 school year. This research method is classroom action research. The research subjects were students of class VIII at one of the junior high schools in Kudus, totaling 30 people. The research procedure consisted of two cycles and each cycle consisted of planning, implementing, observing, and reflecting. The results showed an increase in learning achievement in the material of the Pythagorean theorem of students. The average pre-cycle math test score was 63, while the math average score in cycle 1 was 76 and the average math score in cycle 2 was 74. In addition to grades, student activity also increased. Mathematics learning with the TTW model is able to exceed the predetermined success indicator, namely 70. So the TTW model can be an alternative learning model to improve students' mathematics learning achievement.
Pengambangan Buku Cerita Rakyat di Jepara sebagai Pengayaan Materi Ajar Legenda Kelas VIII SMP Malikhah, Siti
Piwulang : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa Vol 7 No 2 (2019): Piwulang : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/piwulang.v7i2.29500

Abstract

Abstrak Penelitian pengembangan materi ajar ini bertujuan untuk: (a) mengetahui kebutuhan siswa dan guru mengenai buku cerita rakyat di Jepara sebagai pengayaan materi ajar legenda kelas VIII SMP, (b) mengembangkan prototipe buku cerita rakyat di Jepara sebagai pengayaan materi ajar legenda kelas VIII SMP, dan (c) mengetahui hasil validasi oleh ahli dan perbaikan prototipe buku cerita rakyat di Jepara sebagai pengayaan materi ajar legenda kelas VIII SMP. Rancangan penelitian menggunakan pendekatan research and development (R&D) yang dilakukan dengan lima langkah, yaitu (1) potensi dan masalah, (2) mengumpulkan informasi, (3) penyusunan desain produk, (4) validasi desain/uji ahli, dan (5) perbaikan desain produk. Setelah penelitian dilaksanakan, diperoleh hasil penelitian sebagai berikut: (1) buku pengayaan cerita rakyat di Jepara yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa dan guru dengan menggunakan bahasa Jawa ragam ngoko alus yang isinya disajikan secara rinci, jelas, runtut, dan komunikatif dengan disertai gambar ilustrasi, dan (2) penilaian yang diberikan ahli materi dan ahli media terdiri dari tiga aspek, yaitu pewarnaan font pada judul sampul depan buku, penggunaan tanda baca yang kurang tepat dan perbaikan pada aspek grafika. Perbaikan pada sampul buku yaitu warna pada judul buku yang terdapat di bagian sampul depan buku dibuat menggunakan warna yang lebih cerah. Perbaikan pada aspek kebahasaan yaitu penggunaan tanda baca yang kurang tepat. Perbaikan pada aspek grafika yaitu gambar awan pada background di setiap halaman direduksi, karena penggambaran awan kurang menunjukkan gambar awan, hanya berupa garis-garis awan lincar putih. Kata kunci: Materi ajar, buku pengayaan, cerita rakyat Abstract The material of this development research aims to: (a) determine the needs of students and teachers regarding folklore books in Jepara as enrichment of teaching materials for grade VIII SMP, (b) develop prototypes of folklore books in Jepara as enrichment of VIII grade junior high school teaching material, and (c) know the results of validation by experts and repairing prototypes of folklore books in Jepara as enrichment of teaching materials for grade VIII SMP. The research design uses the research and development (R & D) approach which is carried out in five steps, namely (1) potential and problems, (2) gathering information, (3) product design preparation, (4) design validation / expert testing, and (5) product design improvements. After the research was conducted, the results of the study were as follows: (1) folklore enrichment books in Jepara tailored to the needs of students and teachers using the Javanese language variety of ngoko alus whose contents were presented in detail, clear, coherent, and communicative with illustrations, and (2) the assessment given by material experts and media experts consists of three aspects, namely font coloring in the book's front cover title, inappropriate use of punctuation and improvements to aspects of graphics. Repair to the book cover, namely the color of the book title found on the front cover of the book, are made using brighter colors. Repair in linguistic aspects, namely the use of punctuation that is not consistent. Improvements in the aspect of graphics, namely cloud images in the background on each page is reduced, because the deciption of cloud shows less of a cloud image, only in the form of white clouds of light. Keywords: Teaching materials, enrichment books, folklore