Afriyanti, Dwi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pemahaman Konsumsi Islam, Flash Sale dan Iklan Terhadap Pembelian Impulsif di Shopee: (Studi Kasus Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Qomaruddin) Cahayani, Siti Nur Baiti Murni; Hafiliyah, Diah Fithrah; Afriyanti, Dwi
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 3 No. 1 (2024): Juli-Desember 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Apakah pemahaman konsumsi islam secara parsial berpengaruh terhadap pembelian impulsif di Shopee. (2) Apakah flash sale secara parsial berpengaruh terhadap pembelian impulsif di Shopee. (3) Apakah Iklan secara parsial berpengaruh terhadap pembelian impulsif di Shopee. (4) Apakah pemahaman konsumsi islam, flash sale dan iklan secara simultan berpengaruh terhadap pembelian impulsif di Shopee. Pengujian hipotesis menggunakan metode analisis regresi linear berganda dan pengujian asumsi klasik terhadap 130 responden. Jenis data yang dikumpulkan adalah data primer dengan pembagian kuesioner melalui google form pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Qomaruddin. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa secara parsial variabel pemahaman konsumsi islam berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pembelian impulsif, variabel flash sale dan variabel iklan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembelian impulsif di shopee. Selanjutnya secara simultan variabel pemahaman konsumsi islam, flash sale dan iklan berpengaruh positif terhadap pembelian impulsif.
PENILAIAN INDEKS AKUNTABILITAS INSTANSI PEMERINTAH Afriyanti, Dwi; Sabanu, Harpanto Guno; Noor, Fahrizal
Jurnal Tata Kelola dan Akuntabilitas Keuangan Negara 2015: JTAKEN Vol. 1 No. 1 July 2015
Publisher : Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28986/jtaken.v1i1.10

Abstract

Accountability has been presumed by government agencies as limited to budget realization reporting through the preparation of the financial statements. The entities believe that activities have been adequately accountable if they were fairly presented through financial statements, regardless of whether they improve people's welfare or not. This presumption is different from the accountability perceived by the public. This research aimed to obtain information about accountability measurement best practices that have been applied in government institutions and other countries, that might be useful to formulate a methodology of accountability index measurement in Indonesia government institutions. The research concluded that a system that can assess the level of the government institution's accountability is needed. This system is in the form of indexes which can be used to measure the level of government's ability to achieve its performance for people's welfare. The assessment of the government accountability level could be more comprehensive if the accountability indexes were managed in an integrated way which will lead to obtaining final results or quantitative conclusions. ABSTRAKSelama ini akuntabilitas dipahami oleh instansi pemerintah hanya sebatas pada pelaporan penggunaan anggaran melalui penyusunan laporan keuangan. Entitas tersebut menganggap pertanggungjawaban kegiatan telah dilaksanakan secara memadai, terlepas dari apakah kegiatan yang dilaksanakan memberi manfaat atau tidak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal ini berbeda dengan akuntabilitas yang diharapkan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang bestpractices pengukuran akuntabilitas yang sudah berjalan di instansi pemerintah dan dari negara lain sehingga dapat digunakan untuk merumuskan metodologi penilaian Indeks Akuntabilitas instansi Pemerintah di Indonesia. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa diperlukan suatu sistem yang dapat menilai tingkat akuntabilitas instansi pemerintah. Sistem tersebut berupa indeks-indeks yang dapat dipergunakan untuk mengukur tingkat kemampuan pemerintah dalam mencapai kinerjanya bagi kesejahteraan masyarakat. Penilaian atas tingkat akuntabilitas pemerintah dapat lebih komprehensif, bila indeks-indeks penilaian yang sudah dilakukan instansi-instansi tersebut dikelola secara terintegrasi, sehingga memperoleh hasil akhir atau simpulan kuantitatif atas penilaian-penilaian tersebut.