This Author published in this journals
All Journal Interaksi Online
Deadra, Rachel
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA TERPAAN IKLAN KOSMETIK MAYBELLINE DI TELEVISI DAN PERSUASI OLEH KELOMPOK TEMAN SEBAYA TERHADAP MINAT BELI PRODUK MAYBELLINE DI KALANGAN MAHASISWI Deadra, Rachel; Budi Lestari, Sri
Interaksi Online Vol 6, No 4: Oktober 2018
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.845 KB)

Abstract

Iklan digunakan untuk memperkenalkan dan memasarkan sebuah produk atau brand. Kosmetik Maybelline merupakan salah satu brand make up yang digemari oleh wanita di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara terpaan iklan kosmetik Maybelline di televisi, persuasi kelompok teman sebaya, dan minat beli produk Maybelline di kalangan mahasiswi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan tipe eksplanatoris, teori yang digunakan adalah Advertising Exposure Theory (1996) serta Teori Kelompok Rujukan (1942), penelitian ini menggunakan teknik non probability sampling dengan jumlah sampel sebanyak 60 orang, yang berusia 18-25 tahun, dan berdomisili di kota Semarang. Berdasarkan uji hipotesis yang dilakukan menggunakan analisis korelasi Kendall’s Tau, menunjukan bahwa terdapat hubungan positif pada tiap variabelnya. Terpaan iklan kosmetik Maybelline terhadap minat beli produk memiliki hubungan yang sangat signifikan, nilai signifikansinya sebesar 0,002 dan nilai koefisien korelasi sebesar 0,338. Sedangkan persuasi kelompok teman sebaya terhadap minat beli produk memiliki hubungan sangat signifikan, nilai signifikansinya sebesar 0,000 dan nilai koefisien korelasi sebesar 0,464. Semakin tinggi seseorang terkena terpaan iklan Maybelline, dan semakin sering seseorang menerima persuasi oleh teman sebayanya, maka semakin tinggi minat beli akan produk Maybelline, begitu pula sebaliknya. Sehingga hipotesis penelitian dinyatakan positif. Dengan hasil tersebut disarankan kepada pihak Maybelline Indonesia untuk dapat membuat slogan yang lebih mudah dingat oleh konsumen, serta mengadakan beauty event atau promo menarik agar lebih meningkatkan minat beli konsumen.