Keputusan pembelian merupakan sebuah proses yang diawali dengan mengidentifikasi kebutuhan, mencari alternatif produk, dan memutuskan pembelian produk yang paling sesuai dengan kebutuhan. Pilihan yang dibuat oleh ibu dalam membeli bahan pangan protein hewani, dalam hal jumlah dan jenisnya, menjadi hal yang penting untuk diperhatikan karena kebutuhan asupan gizi balita stunting berbeda dengan balita lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan yang memengaruhi keputusan pembelian bahan pangan protein hewani pada ibu balita stunting di Kota Tangerang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 149 ibu yang memiliki balita stunting. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode cluster sampling, dengan pengelompokan berdasarkan wilayah Kelurahan Non Lokus Stunting dan Kelurahan Lokus Stunting, yang ditentukan melalui analisis prevalensi stunting dan cakupan layanan. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner melalui Google Formulir. Variabel independen pada penelitian ini adalah gaya hidup, pendapatan, harga, dan dukungan sosial, sedangkan variabel dependen adalah keputusan pembelian. Analisis data menggunakan metode SEM dengan perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian bahan pangan protein hewani (t = 0,654; p > 0,05), pendapatan memiliki pengaruh terhadap keputusan pembelian bahan pangan protein hewani (t = 2,084; p < 0,05), harga berpengaruh terhadap keputusan pembelian bahan pangan protein hewani (t = 2,084; p < 0,05), dan dukungan sosial berpengaruh terhadap keputusan pembelian bahan pangan protein hewani (t = 3,555; p < 0,05).