Rasyid, Khairul
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Spatial Analysis of Risk Factors for Dengue Fever in Delta Pawan District, Ketapang Regency Rasyid, Khairul; Raharjo, Mursid; Nurjazuli, Nurjazuli
Open Access Health Scientific Journal Vol. 6 No. 1 (2025): February 2025
Publisher : Griya Eka Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55700/oahsj.v6i1.63

Abstract

Background: Delta Pawan District in 2023, there were 388 cases of DHF (IR 424,3/100.000 population) with a mortality rate of 2 cases (CFR 0,25%). Dengue fever is still a public helath problem in Delta Pawan District every year. Comprehensive control effort are needed to control dengue fever, one of which is by identifying risk factors for dengue fever in The Delta pawan District area. This study aimed to identify relationships between the existence of positive breeding places for mosquito larvae and the habit of cleaning water reservoirs with the incidence of dengue fever.Method: This study uses an analytical observational approach with a method Cross Sectional, using Geographic Information System (GIS) to identify and analyze the occurrence of dengue fever and risk factors. The number of samples used was 142 samples (71 case samples and 71 control samples).Results: Based on statistical analysis, it was found that there was a relationship between the existence of positive breeding places for larvae and the incidence of DHF in Delta Pawan District, P-value 0.000 OR 6.462. There was a relationship between the habit of cleaning water reservoirs and the incidence of DHF P-value 0.002 OR 3.044. There was no relationship between the habit of hanging used clothes and the incidence of DHF in Delta Pawan District. The distribution pattern of DHF cases in Delta Pawan District in 2024 based on Moran's I autocorrelation analysis is random.Conclusion: There is a relationship between the existence of positive breeding places for mosquito larvae and the habit of cleaning water reservoirs with the incidence of dengue fever.
HUBUNGAN FAKTOR PERILAKU DENGAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE Homer, Philips; Rasyid, Khairul; Setiani, Onny
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.41640

Abstract

Masalah kesehatan yang sering terjadi di Indonesia adalah penyakit demam berdarah. Hal ini disebabkan oleh iklim di Indonesia yang memfasilitasi penyebaran vektor penyakit tersebut, selain iklim, faktor yang juga turut mempengaruhi terjadinya kejadian DBD di Indonesia yaitu kondisi lingkungan dan perilaku masyarakat. faktor perilaku masyarakat seperti kebiasaan menggunakan obat/anti nyamuk, penggunaan kelambu, menggantung pakaian, kebiasaan menguras tempat penampungan air, menimbun sampah serta tindakan dan sikap lainnya yang dapat mempengaruhi penyebaran penyakit DBD.  Dari uraian tersebut di atas penulisan literature review ini bertujuan untuk mengetahui faktor perilaku yang dapat mempengaruhi kejadian demam berdarah dengue. Metode yang digunakan dalam penulisan ilmiah ini yaitu literature review. Literature review adalah metode penelitian yang mengulas kembali tentang topik tertentu yang menekankan pada pertanyaan tunggal yang telah dikenal  secara sistematis, dinilai, dipilih dan disimpulkan menurut kriteria yang telah ditentukan sebelumnya berdasarkan bukti penelitian yang berkualitas tinggi yang relevan dengan pertanyaan penelitian. Artikel yang digunakan berbahasa Indonesia yang diterbitkan dalam rentan tahun 2020-2024. Tema dari studi literatur ini yaitu tentang hubungan faktor perilaku  dengan kejadian DBD. Data kuantitatif yang didapatkan, selanjutnya dianalisis secara sistematis sehingga mendapatkan bahasan yang mewakili isi dari literature review. Dengan hasil adanya hubungan yang signifikan antara faktor perilaku seperti Kebiasaan menggantung pakaian, tindakan (menggunakan lotion, kelambu saat tidur), kebiasaan menggunakan obat/anti nyamuk dan membersihkan penampungan air, dengan kejadian DBD. Kesimpulan yang didapatkan berdasarkan hasil dari 6 jurnal di atas yaitu adanya hubungan yang signifikan antara faktor perilaku seperti Kebiasaan menggantung pakaian, tindakan (menggunakan lotion, kelambu saat tidur), kebiasaan menggunakan obat/anti nyamuk dan membersihkan penampungan air, dengan kejadian demam berdarah dengue.