Prijotomo, Josef
Jurusan Arsitektur FTSP - ITS

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Istana Kebyar-Kebyar Tema: Tahi Kucing Rasa Coklat Dolorosa, Zefanya; Prijotomo, Josef
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Sains dan Seni ITS (ISSN 2301-928X)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v1i1.1095

Abstract

Abstrak—Gombloh dikenal sebagai salah satu tokoh musik Indonesia yang berasal dari kota Surabaya. Lagu-lagunya masih banyak didengarkan hingga sekarang baik oleh anak muda maupun orang dewasa. Namun, sayang sekali apresiasi ataupun tempat untuk mengenang Gombloh masih sedikit sekali. Lagunya masih banyak didengar, namun nama penyanyinya, yakni Gombloh, sudah mulai tenggelam. Istana Kebyar-Kebyar merupakan tempat untuk memberikan apresiasi lebih kepada musisi Gombloh. Lagu-lagunya, kisah hidupnya, dan barang-barang memorabilianya dapat dikenang dan diapresiasi di tempat ini. Istana Kebyar-Kebyar juga menggunakan konsep yang menekankan pada olahan ruang terbuka hijau. Hal ini untuk menanggapi isu ruang terbuka hijau yang selalu menjadi bahan pembicaraan yang hangat terutama di perkotaan. Tema yang digunakan dalam merancang Istana Kebyar-Kebyar adalah Tahi Kucing Rasa Coklat. Frasa ini adalah penggalan lirik lagu Gombloh yang berjudul “Lepen”. Tema ini mempunyai inti yaitu membuat sesuatu yang biasa menjadi luar biasa dan juga menekankan pada konsep arsitektur yang evolutif dan kontekstual..   Kata Kunci—Gombloh, ruang publik hijau, musium, evolusi, kontekstual