Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi kecepatan putar spindle(1900 rpm, 2400 rpm, 2900 rpm) variasi jenis pahat Hss (nachi, bohler, dolmer) variasi kedalaman pemakanan (0,2 mm; 0,4 mm; 0,6 mm) terhadap tingkat kekasaran dan kerataan permukaan benda kerja aluminium 6061 pada mesin milling CNC TU-3A dengan program absolut G01.Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen. Benda kerja yang digunakan dalam penelitian ini yaitu alumunium 6061 dengan panjang 50 mm,tebal 12 mm dan tebal 12 mm sebanyak 27 spesimen yang mendapatkan perlakuan pengerjaan berbeda. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur kekasaran permukaan benda kerja tersebut adalah surface tester Mitutoyo 301. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: (1) Ada pengaruh variasi kecepatan spindel, yaitu pada kecepatan 1900 rpm, 2900 rpm dan2400 rpm dihasilkantingkat kekasaran permukaan benda kerja terendah yaitu 0.54 µm dan tingkat kerataan terendah yaitu 0.02 µm pada kecepatan spindel 2900 rpm. Karena semakin tinggi kecepatan spindel, maka semakin rendah tingkat kekasaran dan kerataan permukaan benda kerja. (2) Ada pengaruh variasi jenis pahat Hss, yaitu nachi, bohler dan dolmer terhadap tingkat kekasaran permukaan benda kerja terendah yaitu 0.54 µm dan tingkat kerataan permukaan terendah yaitu 0.02 µm pada penggunaan pahat nachi. Karena semakin keras pahat yang digunakan, maka semakin rendah tingkat kekasaran permukaan benda kerja (3) Ada pengaruh variasi kedalaman pemakanan, yaitu pada kedalaman 0,2 mm; 0,4 mmdan 0,6 mm dihasilkantingkat kekasaran permukaan benda kerja terendah adalah 0.54 µm dan tingkat kerataan permukaan terendah yaitu 0.02 µm pada kedalaman pemakanan 0,2 mm. Karena semakin dalam pemakanan, maka semakin tinggi tingkat kekasaran permukaan benda kerja. Kata kunci: Kecepatan Spindel,jenis pahat, Kedalaman Pemakanan, KekasaranPermukaan,kerataan permukaan