This Author published in this journals
All Journal ProNers
., Arief Widodo
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN PERILAKU AGRESIF PASIEN GANGGUAN JIWA DENGAN TINGKAT STRES KERJA PERAWAT DIRUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT JIWA PROVINSI KALIMANTAN BARAT ., Arief Widodo
ProNers Vol 4, No 1 (2019): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.582 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v4i1.34267

Abstract

Latar belakang: Perilaku agresif merupakan suatu respon terhadap kemarahan, kekecewaan,perasaan dendam atau sebuah ancaman yang menyebabkan amarah yang dapat membangkitkansuatu perilaku kekerasan. Perilaku agresif sering dilakukan oleh pasien dengan gangguan kejiwaandan perawat merupakan target yang sering menjadi sasaran dalam peristiwa perilaku agresif diRumah Sakit Jiwa. Dengan demikian tidak menutup kemungkinan perawat dapat mengalami streskerja di Rumah sakit Jiwa.Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara perilaku agresif pasien gangguan jiwa dengan tingkatstres kerja perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Jiwa Provinsi Kalimantan Barat.Metodologi: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif observasional analitik denganpendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive samplingdengan jumlah responden sebanyak 120 perawat. Pengumpulan data menggunakan dua buahkuesioner yaitu kuesioner (POPAS) dan (PNJSS) dan penelitian ini menggunakan uji analisisstatistik Chi-Square.Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa semua responden pernah mendapatkan perilaku agresifdari pasien dengan intensitas jarang sebanyak 53 responden (44,2%) dan dengan intensitas seringsebanyak 67 responden (55,8%). Perawat yang mengalami stres kerja ringan sebanyak 28responden (23,3%), stres kerja sedang sebanyak 66 responden (55%) dan stres kerja beratsebanyak 26 responden (21,7). Hasil analisis statistik bivariat menggunakan uji Chi-Square padainterval kepercayaan 95% dengan nilai α = 0,05 menunjukan p value 0,003 sehingga hipotesispenelitian diterima yang berarti terdapat hubungan antara perilaku agresif pasien gangguan jiwadengan tingkat stres kerja perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Jiwa Provinsi KalimantanBarat.Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku agresif pasien gangguan jiwadengan tingkat stres kerja perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Jiwa Provinsi KalimantanBarat. Kata kunci: Perilaku Agresif Pasien Gangguan Jiwa, Stres Kerja Perawat, Ruang Rawat Inap