p-Index From 2021 - 2026
1.048
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Agriprimatech
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ANALISIS SALURAN DAN MARGIN PEMASARAN KELAPA SAWIT DI DESA TENGGULUN KABUPATEN ACEH TAMIANG Pinem, Laura Juwita
Agriprimatech Vol. 1 No. 1 (2018): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.917 KB)

Abstract

Penelitian “Analisa Tataniaga Kelapa Sawit Di Desa Tenggulun Kecamatan Tenggulun Kabupaten Aceh Tamiang” Bertujuan untuk menganalisa saluran tataniaga dan efesiensi system tataniaga serta untuk mengetahui penerapan fungsi-fungsi tataniaga kelapa sawit di desa tenggulun. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif untuk menganalisis lembaga, saluran dan fungsi pemasaran serta metode analisis kuantitatif digunakan untuk menganalisis marjin pemasaran dan Farmer’s share. Berdasarkan analisis sistem pemasaran disimpulkan bahwa saluran I pemasaran yaitu petani ke pabrik lebih efisien, sehingga Farmer’share yang tinggi dan marjin pemasaran rendah. Saluran pemasaran ini sebaiknya digunakan oleh petani di Desa Tenggulun.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR KEPUTUSAN PEMBELIAN MINYAK GORENG BIMOLI DI KECAMATAN KOTA PINANG, KAB. LABUHANBATU SELATAN Pinem, Laura Juwita
Agriprimatech Vol. 1 No. 1 (2018): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.283 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik konsumen minyak goreng dalam kemasan merek Bimoli serta proses pengambilan keputusan konsumen dalam pembelian produk dan mengetahui faktor-faktor yang dapat mempengaruhi konsumen dalam mengambil keputusan pembelian. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif Kualitatif. Alat yang digunakan adalah kuisioner yang dianalisis menggunakan Analisis Faktor. Data diolah dengan menggunakan Microsoft Excel 2007 dan SPSS VERSI 22. Rata-rata usia responden didominasi oleh usia 31-40 tahun sebesar 47 persen , dengan klasifikasi pekerjaan sebagai ibu rumah tangga sebesar 37 persen. Tingkat pendidikan responden didominasi oleh latar pendidkan SMU/Sederajat sebesar 34 persen. Pendapatan dan pengeluaran responden rata-rata adalah sebesar Rp. 3.000.000- Rp 5.000.000. Pada tahap pengambilan keputusan, Sebanyak 47% responden membeli minyak goreng Bimoli adalah karena mutu produk, dengan manfaat yang dicari adalah sebagai gaya hidup sehat sebanyak 66%. Sebanyak 63% responden responden melakukan pembelian dengan direncanakan. Seluruh responden merasa puas dan ingin membeli Bimoli kembali. Jika minyak goreng Bimoli yang akan dibeli tidak tersedia maka 88 % responden akan membeli minyak goreng merek lain dan jika terjadi kenaikan harga 62 % responden akan tetap mencari merek lain yang lebih murah. Hasil dari analisis faktor membentuk 6 faktor yang mempengaruhi, yaitu Psycho Sosiologis, Psycho Demografis, Sosial, Gaya Hidup, Pengaruh Lingkungan, dan Kepercayaan Pribadi.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PETANI DALAM MEMILIH BIBIT KELAPA SAWIT Pinem, Laura Juwita
Agriprimatech Vol. 3 No. 1 (2020): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agriprimatech.v3i2.921

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik petani, menganalisis tahapan proses pengambilan keputusan pembelian petani dalam memilih bibit kelapa sawit, dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi proses pengambilan keputusan pembelian petani dalam memilih bibit kelapa sawit di Kabupaten Labuhan Batu Utara. Penelitian ini dianalisis dengan bantuan 100 responden. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan analisis faktor. Hasil dari analisis faktor membentuk 3 faktor yang mempengaruhi, yaitu faktor Psycho personality, faktor Personal Marketing, faktor luas lahan
PERSEPSI PETANI TERHADAP BENIH KELAPA SAWIT BERSERTIFIKAT DAN NONBERSERTIFIKAT Pinem, Laura Juwita
Agriprimatech Vol. 4 No. 1 (2021): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agriprimatech.v4i2.1701

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi petani terhadap benih kelapa sawit bersertifikat dan non sertifikat, menganalisis tahapan proses pengambilan keputusan pembelian petani dalam memilih benih bersertifikat dan non sertifikat, dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi proses pengambilan keputusan pembelian petani dalam memilih benih kelapa sawit bersertifikat dan non sertifikat di Kabupaten Labuhan Batu Utara. Penelitian ini dianalisis dengan bantuan 100 responden. Analisis persepsi dilakukan dengan menggunakan teknik scoring dan dianalisis dengan menggunakan rata-rata skor dan perceptual mapping dengan grafik jaring laba-laba. Nilai rata-rata total persepsi petani terhadap benih kelapa sawit bersertifikat adalah 3,55 dan masuk kedalam kategori baik sedangkan untuk benih kelapa sawit nonsertifikat skor rata-rata total persepsi petani ada;ah 2,34 dan termasuk kategori kurang baik
PENGARUH KARAKTERISTIK TERHADAP PENDAPATAN PETANI KELAPA SAWIT Pinem, Laura Juwita
Agriprimatech Vol. 4 No. 2 (2021): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agriprimatech.v5i1.2072

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidikan, lama berusahatani dan luas lahan yang dimiliki petani kelapa sawit terhadap pendapatan petani kelapa sawit. Penelitian ini dilakukan di Desa Marjanji, Kecamatan Sipispis Kabupaten Serdang Bedagai. Penelitian ini melibatkan 91 responden yang keseluruhannya merupakan petani kelapa sawit. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat pendidikan, lama berusahatani dan luas lahan mempengaruhi pendapatan petani di Desa Marjanji pada selang kepercayaan 95 persen. Model penelitian yang digunakan menunjukkan koefisien determinasi sebesar 70 persen yang menunjukkan bahwa faktor tingkat pendidikan, lama berusahatani, dan luas lahan merupakan 70 persen dari faktor yang mempengaruhi tingkat pendapatan petani kelapa sawit di Desa Marjanji sementara 30 persen lainnya berasal dari luar model yang digunakan.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHATANI KELAPA SAWIT DI KECAMATAN SELESAI KABUPATEN LANGKAT Pinem, Laura Juwita; Aritonang, Andreas
Agriprimatech Vol. 5 No. 2 (2022): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agriprimatech.v6i1.3069

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik petani kelapa sawit dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usaha tani kelapa sawit di Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat. Populasi dan sampel pada penelitian ini sebanyak 93 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kuantitatif dengan pengolahan data menggunakan regresi linear berganda. Berdasarkan data yang dihasilkan pada penelitian, 75,1 persen faktor-faktor seperti luas lahan, tenaga kerja, modal dan manejemen mempengaruhi hasil pendapatan petani kelapa sawit. Sedangkan sisanya 24,9 persen berasal dari faktor-faktor di luar penelitian
ANALISIS SALURAN DAN MARGIN PEMASARAN KELAPA SAWIT DI DESA TENGGULUN KABUPATEN ACEH TAMIANG Pinem, Laura Juwita
Agriprimatech Vol. 1 No. 1 (2018): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian “Analisa Tataniaga Kelapa Sawit Di Desa Tenggulun Kecamatan Tenggulun Kabupaten Aceh Tamiang” Bertujuan untuk menganalisa saluran tataniaga dan efesiensi system tataniaga serta untuk mengetahui penerapan fungsi-fungsi tataniaga kelapa sawit di desa tenggulun. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif untuk menganalisis lembaga, saluran dan fungsi pemasaran serta metode analisis kuantitatif digunakan untuk menganalisis marjin pemasaran dan Farmer’s share. Berdasarkan analisis sistem pemasaran disimpulkan bahwa saluran I pemasaran yaitu petani ke pabrik lebih efisien, sehingga Farmer’share yang tinggi dan marjin pemasaran rendah. Saluran pemasaran ini sebaiknya digunakan oleh petani di Desa Tenggulun.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR KEPUTUSAN PEMBELIAN MINYAK GORENG BIMOLI DI KECAMATAN KOTA PINANG, KAB. LABUHANBATU SELATAN Pinem, Laura Juwita
Agriprimatech Vol. 1 No. 1 (2018): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik konsumen minyak goreng dalam kemasan merek Bimoli serta proses pengambilan keputusan konsumen dalam pembelian produk dan mengetahui faktor-faktor yang dapat mempengaruhi konsumen dalam mengambil keputusan pembelian. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif Kualitatif. Alat yang digunakan adalah kuisioner yang dianalisis menggunakan Analisis Faktor. Data diolah dengan menggunakan Microsoft Excel 2007 dan SPSS VERSI 22. Rata-rata usia responden didominasi oleh usia 31-40 tahun sebesar 47 persen , dengan klasifikasi pekerjaan sebagai ibu rumah tangga sebesar 37 persen. Tingkat pendidikan responden didominasi oleh latar pendidkan SMU/Sederajat sebesar 34 persen. Pendapatan dan pengeluaran responden rata-rata adalah sebesar Rp. 3.000.000- Rp 5.000.000. Pada tahap pengambilan keputusan, Sebanyak 47% responden membeli minyak goreng Bimoli adalah karena mutu produk, dengan manfaat yang dicari adalah sebagai gaya hidup sehat sebanyak 66%. Sebanyak 63% responden responden melakukan pembelian dengan direncanakan. Seluruh responden merasa puas dan ingin membeli Bimoli kembali. Jika minyak goreng Bimoli yang akan dibeli tidak tersedia maka 88 % responden akan membeli minyak goreng merek lain dan jika terjadi kenaikan harga 62 % responden akan tetap mencari merek lain yang lebih murah. Hasil dari analisis faktor membentuk 6 faktor yang mempengaruhi, yaitu Psycho Sosiologis, Psycho Demografis, Sosial, Gaya Hidup, Pengaruh Lingkungan, dan Kepercayaan Pribadi.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PETANI DALAM MEMILIH BIBIT KELAPA SAWIT Pinem, Laura Juwita
Agriprimatech Vol. 3 No. 1 (2020): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agriprimatech.v3i2.921

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik petani, menganalisis tahapan proses pengambilan keputusan pembelian petani dalam memilih bibit kelapa sawit, dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi proses pengambilan keputusan pembelian petani dalam memilih bibit kelapa sawit di Kabupaten Labuhan Batu Utara. Penelitian ini dianalisis dengan bantuan 100 responden. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan analisis faktor. Hasil dari analisis faktor membentuk 3 faktor yang mempengaruhi, yaitu faktor Psycho personality, faktor Personal Marketing, faktor luas lahan
PERSEPSI PETANI TERHADAP BENIH KELAPA SAWIT BERSERTIFIKAT DAN NONBERSERTIFIKAT Pinem, Laura Juwita
Agriprimatech Vol. 4 No. 1 (2021): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agriprimatech.v4i2.1701

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi petani terhadap benih kelapa sawit bersertifikat dan non sertifikat, menganalisis tahapan proses pengambilan keputusan pembelian petani dalam memilih benih bersertifikat dan non sertifikat, dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi proses pengambilan keputusan pembelian petani dalam memilih benih kelapa sawit bersertifikat dan non sertifikat di Kabupaten Labuhan Batu Utara. Penelitian ini dianalisis dengan bantuan 100 responden. Analisis persepsi dilakukan dengan menggunakan teknik scoring dan dianalisis dengan menggunakan rata-rata skor dan perceptual mapping dengan grafik jaring laba-laba. Nilai rata-rata total persepsi petani terhadap benih kelapa sawit bersertifikat adalah 3,55 dan masuk kedalam kategori baik sedangkan untuk benih kelapa sawit nonsertifikat skor rata-rata total persepsi petani ada;ah 2,34 dan termasuk kategori kurang baik