Nanda, Fitriya
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Larvasida Ekstrak Kulit Buah Jamblang Terhadap Kematian Larva Nyamuk Aedes Aegypti Nanda, Fitriya; Akbar, Said Ali; Muttakin, Muttakin
KATALIS: Jurnal Penelitian Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 3 No 2 (2020): Katalis: Jurnal Penelitian Kimia dan Pendidikan Kimia
Publisher : Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/katalis.v3i2.3082

Abstract

Dalam penelitian ini, Demam berdarah adalah salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang penyebarannya disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti, nyamuk Aedes aegypti merupakan spesies nyamuk pemukiman, sehingga sering ditemukan perkembang biak pada tempat – tempat penampungan air buatan didalam rumah seperti bak mandi, vas bunga, ember, dan sejenisnya. Upaya pemberantas larva dapat dilakukan dengan menggunakan larvasida. jenis larvasida dapat berupa hasil sintesis bahan kimia atau berasal dari bahan alam. Salah satu bahan alam yang berpotensi sebagai larvasida adalah kulit buah jamblang (Syzygium Cumini L, Skeels) dapat digunakan sebagai alternatif untuk menghindari dampak negatif tersebut. Kulit buah jamblang diketahui memiliki kandungan senyawa bioaktif yaitu alkaloid, saponin, tanin, triterpenoid, flavonoid, polifenol, dan buchard. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas larvasida pada kulit buah jamblang terhadap kematian larva Aedes Aegypti. Tahapan penelitian ini yaitu : (1) preparasi sampel, (2) ekstraksi dengan maserasi menggunakan etanol, (3) distilasi ekstrak kulit buah jamblang, (4) uji larvasida. dan hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit buah jamblang efektif dalam membunuh larva Aedes aegypti. Penggunaan ekstrak kulit buah jamblang yang paling efektif dalam membasmi larva nyamuk Aedes aegypti pada konsentrasi 2 % (5 tetes) dalam waktu 48 jam. Konsentrasi yang rendah dapat mematikan jentik dengan jumlah yang banyak dibandingan dengan konsentrasi 5 %, 10%, dan 20 %.