ABSTRAK: Fokus dari penelitian ini adalah (1) Bagaimana asal mula orang Bajo di Desa Terapung Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah? 2) Bagaimana pola pemukiman orang Bajo di Desa Terapung di Kecamatan Mawasangka Kabupaten Boton Tengah? 3) Bagaimana keadaan ekonomi orang Bajo yang ada di Desa Terapung Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah? 4) Bagaimana proses sosialisasi orang Bajo di Desa Terapung terhadap masyarakat di sekitarnya?           Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah yang terdiri atas: (1) Heuristik yaitu pengumpulan data meliputi penelitian keperpustakaan, penelitian lapangan, pengamatan, wawancara, dan studi dokumen; (2) Verifikasi meliputi kritik ekstern dan kritik intern; (3) Historiografi (penyusunan data) meliputi penafsiran, penjelasan, penyajian. Dalam kajian pustaka penelitian ini menggunakan konsep sejarah, konsep desa dan desa terapung, konsep suku Bajo, serta penelitian yang relevan dengan judul penelitian ini.           Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Sejarah Desa Terapung warganya berasal dari Desa Kaudani yang berpenduduk dari suku Bajo Semenanjung Malaka yang awal kedatangan mereka tahun 1970; 2) Keadaan pemukiman masyarakat pada umumnya ditentukan oleh lingkungan sekitar misalnya pemukiman di pesisir pantai membentuk perkampungan yang memanjang sedangkan suatu pemukiman yang berbentuk lembah sesuai dengan landscape (kontur tanah) yang membentuk perkampungan yang mengelompok; 3) Dari temuan penelitian diketahui keadaan ekonomi masyarakat Desa Terapung lebih baik dibandingkan dengan keadaan sebelumnya. Hal itu antara lain dilihat dari perkembangan ekonomi yang sudah memadai, yang salah satunya sumber perikanan; 4) Sosialisasi orang Bajo di Desa Terapung sangat kental sehingga sangat terjalin hubungan persatuan dan kesatuannya baik dalam hal membangun rumah tempat kegiatan, gotong royong mereka sangat tinggi.  Kata Kunci: Asal Mula, Pola Pemukiman, ekonomi, sosialisasi