Hidayah, Rina Nur
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian Kualitatif Potensi Ekstrak Etanol Buah Karamunting sebagai Indikator Asam Basa Elfa, Noor; Hidayah, Rina Nur; Gunawan, Hendra
Jurnal Pengelolaan Laboratorium Pendidikan Vol.7, No.1, Januari 2025
Publisher : UPT Laboratorium Terpadu, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jplp.7.1.66-72

Abstract

Karamunting (Melastoma malabathricum) adalah tumbuhan lokal yang menghasilkan buah berwarna ungu tua hingga hitam yang mengandung senyawa flavonoid dan tanin. Warna dari tanin dapat dimanfaatkan sebagai pewarna kertas indikator asam basa di laboratorium. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan potensi ekstrak buah karamunting sebagai indikator kertas universal untuk menentukan pH larutan.. Metode penelitian meliputi ekstraksi zat warna dari buah karamunting, pembuatan kertas indikator, serta pengujian kertas pada berbagai larutan dengan rentang pH yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak buah karamunting memberikan perubahan warna yang jelas pada kertas indikator yang telah dibuat, dengan variasi warna yang signifikan pada pH rendah (asam) hingga pH tinggi (basa). Hal ini menunjukan bahwa karamunting dapat menjadi alternatif indikator alami yang efektif, ekonomis, dan ramah lingkungan untuk uji asam-basa di laboratorium.
Study of water quality for post-mining extermination, Banjarbaru City Sofarini, Dini; Agustian, Reza; Yunandar, Yunandar; Hidayah, Rina Nur
Depik Vol 12, No 3 (2023): DECEMBER 2023
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.12.3.32909

Abstract

Banjarbaru City is one of the regencies/cities in South Kalimantan Province which continues to develop in various sectors, one of which is mining. Among the mining areas that left traces of voids in Banjarbaru include the Lake Seran quarry which was once a sand mining site, as well as the Pumpung quarry which was a diamond mining location. Remains of former mining excavations that are left for a long time will be filled with water which accumulates various substances remaining at the excavation site, especially heavy metals which in general are important parameters and affect water quality. This study aims to examine the quality of ex-mine water in Banjarbaru by focusing on analysis through the Pollution Index (IP) of heavy metal parameters in the waters of the research location. The results obtained are that the ex-mine pits in Lake Seran and Pumpung, Banjarbaru City, have quite good water quality, where most of them are at class 2 quality standards. However, further management is needed to improve water quality at some points that are still not meets class 2 quality standards so that it is included in the category of lightly polluted.Keywords:MiningHeavy MetalsWater QualityPollution Index