Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pemodelan Banjir pada Sungai Opyang Kabupaten Halmahera Timur Kamis, Marlina; Priambodo, Yudit Agus
JURNAL SAINS SOSIAL DAN HUMANIORA (JSSH) Vol 2 No 2 (2022): JSSH : Jurnal Sains, Sosial dan Humaniora
Publisher : Lembaga Penellitian, Pengabdian dan Publikasi (LP3M), UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALUKU UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/jssh.v2i2.1495

Abstract

Bencana Banjir merupakan salah satu permasalahan yang tidak dapat diprediksi kapan akan terjadinya yang berdampak pada kerusakan lingkungan dan infrastruktur. Wilayah Subaim Kabupaten Halmahera Timur didominasi oleh para penduduk yang berprofesi sebagai petani hal ini juga didukung dengan pengairan alami yang terdapat pada daerah tersebut yaitu Sungai Opyang. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah melakukan pemodelan banjir yang disebabkan oleh luapan Sungai Opyang serta melihat cakupan wilayah genangan banjir. Metode pemodelan banjir menggunakan pendekatan hidrolika dalam mensimulasikan debit air pada setiap penggal sungai menggunakan software HEC-HMS, serta melakukan visualisasi daerah genangan banjir serta area terdampak banjir menggunakan pendekatan GIS dengan software HEC-RAS. GIS juga digunakan untuk mempersiapkan beberapa data spasial yang digunakan untuk pemodelan banjir, seperti data geometri sungai, delineasi DAS, serta untuk peta tataguna lahan. Data hidrologis didapat dari pengolahan curah hujan harian pada stasiun Mekar Sari dan Tutiling Jaya Subaim, dalam pemodelan analisis dilakukan dengan metode SCS-CN pada software HEC-HMS untuk memperkirakan debit puncak pada sungai. Sedangkan sumber data geometrik didapat dari Model Elevasi Digital DEMNAS. Besar debit banjir yang didapat berdasarkan analisa hidrologi pada Software HEC-HMS untuk kala ulang Q2th, Q5th, Q10th, Q25th, Q50th, Q100th masing-masing sebesar 77.3m3/s, 121.5m3/s, 154.9m3/s, 201.4m3/s, 239.1m3/s, 279.2m3/s. Sedangkan luas genangan banjir yang didapat dari hasil pemodelan banjir pada Software HEC-RAS berdasarkan banjir kala ulang Q2th, Q5th, Q10th, Q25th, Q50th, Q100th masing-masing adalah 2.339km2, 2.829km2, 3.424km2, 3.931km2, 4.327km2, 4.762km2.
Pemodelan Banjir Akibat Aliran Sungai Way Apu di Desa Waenetat Kecamatan Waeapo Kabupaten Buru Provinsi Maluku Kamis, Marlina; Priambodo, Yudit Agus
JURNAL SAINS SOSIAL DAN HUMANIORA (JSSH) Vol. 4 No. 1 (2024): JSSH : Jurnal Sains, Sosial dan Humaniora
Publisher : Lembaga Penellitian, Pengabdian dan Publikasi (LP3M), UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALUKU UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/jssh.v3i2.1894

Abstract

Di wilayah Provinsi Maluku khususnya pada Kabupaten Buru terdapat Sungai Way Apu yang merupakan salah satu sungai terbesar yang berada di Kabupaten tersebut yang sering banjir dan meluap menggenangi pemukiman serta sawah-sawah milik warga kecamatan Waepo yang tinggal disekitar bantaran sungai. Tujuan penelitian ini adalah adalah melakukan pemodelan banjir yang disebabkan oleh luapan sungai Way Apu khususnya di Waenetat Kecamatan Waeapo Kabupaten Buru Provinsi maluku serta melihat cakupan wilayah genangan banjir. Metode pemodelan banjir menggunakan pendekatan hidrolika dalam mensimulasikan debit air pada sungai menggunakan software HEC-HMS, serta melakukan visualisasi daerah genangan banjir serta area terdampak banjir menggunakan pendekatan GIS dengan software HEC-RAS. Besar debit banjir yang didapat berdasarkan analisa Hidrologi menggunakan HEC-HMS untuk kala ulang Q5th, Q10th, Q25th pada titik kontrol di Desa Waenetat masing-masing sebesar 570.3m3/s, 644.4m3/s, 705.5m3/s. Pemodelan genangan banjir menggunakan HEC-RAS berdasarkan banjir kala ulang Q5th, Q10th, Q25th memperlihatkan bahwa dampak banjir akibat luapan Sungai Way Apu sangat luas. Hal ini disebabkan luas DAS Sungai pada titik kontrol desa Waenetat yang sangat luas yaitu 1663.05km2. Oleh karena itu diperlukan tanggul sungai untuk melindungi pemukiman dari luapan air sungai.
Pemodelan Banjir Desa Wayaua Kecamatan Bacan Timur Selatan Kabupaten Halmahera Selatan Kamis, Marlina; Priambodo, Yudit Agus
JURNAL BIOSAINSTEK Vol 5 No 2 (2023): Jurnal BIOSAINSTEK
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALUKU UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/biosainstek.v5i2.1645

Abstract

Bencana banjir yang terjadi di Desa Wayaua Kecamatan Bacan Timur Selatan Kabupaten Halmahera Selatan pada 03 Oktober 2021 meredam ratusan rumah yang diakibatkan curah hujan yang tinggi sehingga air sungai meluap. Dan tanggal 30 Agutus 2022 terjadi lagi banjir yang sama menggenani rumah warga. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah melakukan pemodelan banjir yang disebabkan oleh luapan sungai di desa Wayaua serta melihat cakupan wilayah genangan banjir. Desa Wayaua termasuk desa di pesisir pantai dengan luas wilayah 98.5 km2. Metode pemodelan banjir menggunakan pendekatan hidrolika dalam mensimulasikan debit air pada sungai menggunakan software HEC-HMS, serta melakukan visualisasi daerah genangan banjir serta area terdampak banjir menggunakan pendekatan GIS dengan software HEC-RAS dengan interaksi pasang surut air laut. Besar debit banjir yang didapat berdasarkan analisa hidrologi pada Software HEC-HMS untuk kala ulang Q2th, Q5th, Q10th, Q25th, Q50th, Q100th masing-masing sebesar 25.9m3/s, 42.4m3/s, 53.2m3/s, 66.6m3/s, 77.3m3/s, 87.8m3/s. Sedangkan luas genangan banjir yang didapat dari hasil pemodelan banjir pada Software HEC-RAS berdasarkan banjir kala ulang Q2th, Q5th, Q10th, Q25th, Q50th, Q100th masing-masing adalah 9.33 hektar, 9.88 hektar, 10.33 hektar, 10.72 hektar, 11.14 hektar, 11.65 hektar.
Modeling and Visualization of Flooding in the Wai Lamo River, Kao Barat District, North Halmahera Regency Kamis, Marlina; Priambodo, Yudit Agus
JURNAL BIOSAINSTEK Vol 7 No 1 (2025): Jurnal BIOSAINSTEK
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALUKU UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/biosainstek.v7i1.2364

Abstract

In the North Maluku Province, specifically in the Kao Barat District of North Halmahera Regency, there is the Wai Lamo River which flows through five villages: Pitago Village, Bailengit Village, Soamaetek Village, Parseba Village, and Tuguis Village. These villages are often affected by flooding due to the river's overflow during heavy rainfall. The purpose of this study is to model the flooding caused by the overflow of the Wai Lamo River, especially in these five villages, and to assess the extent of the flood-affected area. The flood modeling method uses a hydrological approach to simulate water discharge in the river using the HEC-HMS software, and flood inundation areas and affected zones are visualized using GIS with HEC-RAS software. The flood discharge rates obtained from hydrological analysis using HEC-HMS (Hydrologic Modeling System) for return periods of 2, 5, 10, 20, 50, and 100 years at the flood-affected village control points are 115.8 m³/s, 324 m³/s, 550.2 m³/s, 848.5 m³/s, 1376.6 m³/s, and 1897 m³/s, respectively. The results of flood inundation modeling using HEC-RAS (River Analysis System) based on the return period floods show that the overflow of the Wai Lamo River impacts Pitago Village, Bailengit Village, Soamaetek Village, Parseba Village, and Tuguis Village due to their proximity to the riverbanks. Therefore, river embankments and riverbed normalization are required to protect the settlements from the overflow of the Wai Lamo River.
EFEK DAMPING EKIVALEN PADA METODE PERPINDAHAN LANGSUNG UNTUK STRUKTUR YANG MEMILIKI KETIDAKBERATURAN VERTIKAL Priambodo, Yudit Agus; Kamis, Marlina
JURNAL SIPIL SAINS Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v9i18.1120

Abstract

Metode Direct Displacement Based Design (DDBD) atau Metode Perpindahan Langsung sebagai metode alternatif dalam desain bangunan gedung tahan gempa. Beberapa metode untuk menghitung redaman ekivalen telah diusulkan. Salah satu kegagalan bangunan adalah disebabkan karena mekanisme softstory atau lantai lemah. Hal ini disebabkan karena perbedaan kekakuan lantai yang lebih rendah dibanding lantai yang lain. Makalah ini membahas tentang penerapan metode DDBD dengan tiga redaman ekivalen yang digunakan pada gedung bertingkat 4 (empat) lantai beton bertulang di Kota Ternate yang memiliki ketidakberaturan vertikal tipe 1a menurut SNI 1726-2012. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara keseluruhan struktur tidak melampaui dirft desain yaitu damage control (0.025) bahkan menghasilkan level kinerja yang lebih tinggi yaitu Serviceability. Hasil desain menggunakan redaman ekivalen menurut Priestley lebih ekonomis dibandingkan yang lain, hal ini disebabkan karena disain gaya geser yang diberikan adalah yang paling kecil.
ANALISIS LAJU SEDIMENTASI PADA HULU SUNGAI TOGURARA KOTA TERNATE Kamis, Marlina; Priambodo, Yudit Agus
JURNAL SIPIL SAINS Vol 11, No 1 (2021)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v11i1.3168

Abstract

Bencana sedimen merupakan salah satu bencana yang sering terjadi di daerah aliran Sungai Togurara Kota Ternate khususnya di daerah hulu dan hilir sungai. Salah satu penyebab banjir di Sungai Togurara adalah debit aliran yang besar dan kapasitas tampung sungai berkurang akibat adanya erosi/sedimentasi. Kondisi struktur Sabodam sta. 2+600 sudah mengalami patah dan kerusakan pada apron, yang disebabkan terjadinya pergeseran dimana tumpukan sedimen yang mengendap tidak kunjung dikeruk sehingga mempengaruhi laju aliran sedimen di hulu Sungai Togurara. Oleh karena itu perlu mengkaji besaran laju angkutan sedimen yang terjadi. Analisis angkutan sedimen dasar dan sedimen melayang yang tertampung pada Sabodam Sta. 02+600 hulu Sungai Togurara menggunakan rumus-rumus empiris yaitu metode Meyer-Petter Muller (MPM). Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah mendapatkan besaran angkutan sedimen dasar (bed load) dan sedimen melayang (suspended load) yang tertampung pada Sabodam sta. 02+600 hulu Sungai Togurara. Hasil analisis diperoleh hasil laju sedimen melayang (suspended load) sebesar 0.403 ton/hari atau 147.197 ton/tahun dan laju sedimen dasar (bed load) sebesar 8.28 ton/hari atau 3023.25 ton/tahun. Namun sungai Tugurara termasuk jenis sungai Ephemeral. Jika dihitung angkutan sedimen perharinya adalah 5.044 m3/hari. Nilai ini dapat dijadikan pertimbangan volume sedimentasi dikalikan jumlah hujan pertahun yang menyebabkan limpasan air di sungai.
METODE PERPINDAHAN LANGSUNG PADA GEDUNG BERTINGKAT BETON BERTULANG DENGAN KETIDAKBERATURAN VERTIKAL Priambodo, Yudit Agus; Kamis, Marlina
JURNAL SIPIL SAINS Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v9i17.1119

Abstract

Metode Direct Displacement Based Design (DDBD) sebagai metode alternative dalam desain bangunan gedung tahan gempa. Beberapa kegagalan bangunan disebabkan karena mekanisme softstory atau lantai lemah. Hal ini disebabkan karena perbedaan kekakuan lantai yang lebih rendah dibanding lantai yang lain. Makalah ini membahas tentang penerapan metode DDBD pada gedung bertingkat 4 (empat) lantai beton bertulang di Kota Ternate yang memiliki ketidakberaturan vertikal tipe 1a menurut SNI 1726-2012. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode DDBD memberikan level kinerja lebih tinggi dari desain rencana.