Ahmad Subagja, Kurnia Arfiansyah F., Kazhimah Rosyada, Mega Fatimah Rosana,
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KARAKTERISTIK PETROGRAFI LAVA SIANTU DAERAH SIJUK PULAU BELITUNG Ahmad Subagja, Kurnia Arfiansyah F., Kazhimah Rosyada, Mega Fatimah Rosana,
Geoscience Journal Vol 3, No 5 (2019): Padjadjaran Geoscience Journal
Publisher : Unpad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/pgj.v3i5.26322

Abstract

Salah satu keunikan Pulau Belitung adalah terdapatnya jejak gunungapi bawah laut purba berumurPerm-Karbon. Batuan gunungapi ini tersingkap di tepi pantai paling utara Belitung mulai dari TanjungSiantu, Tanjung Arabulan, Pulau Babi, Pulau Limaujering, Pulau Bira hingga ke Pulau Buluh.Penelitian ini mengkaji karakteristik batuan lava Siantu dengan pendekatan analisis petrografi sehinggadapat diinterpretasikan paragenesanya berdasarkan kenampakan tekstur dan komposisi mineralnya.Sebanyak empat belas sampel batuan digunakan untuk analisis petrografi menggunakan mikroskoppolarisasi. Kenampakan permukaan menunjukan bahwa batuan merupakan lava basaltik berstrukturmassif, autobreksi dan setempat menunjukan lava bantal. Secara mikroskopis, batuan berteksturafanitik-porfiritik, seriate, intergranular, dan glomeroporfiritik. Komposisi mineral terdiri atas olivin,plagioklas, piroksen, mineral opak, dan mineral sekunder berupa klorit, epidot, mineral lempung,karbonat, opak, oksida besi, kuarsa sekunder dan serisit. Batuan telah teralterasi kuat-sangat kuat. Jenisbatuan adalah basalt dengan seri magma tholeitik. Paragenesa mineral pada batuan secara berurutanadalah mineral opak, fenokris plagioklas, mikrofenokris plagioklas dan mikrofenokris piroksen, mikrolitplagioklas dan mikrolit piroksen. Kemudian, proses alterasi hidrotermal berlangsung dan menghasilkanmineral sekunder. Magmatisme yang membentuk lava Siantu menghasilkan dua tahapan kristalisasisehingga membentuk dua generasi fenokris, menjelang erupsi magma bergerak melambat, dan batuanmemiliki indikasi percampuran magma.Kata kunci: petrografi, tekstur, magmatisme, lava, Siantu, Belitung